Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.49


__ADS_3

"Sebenarnya ada masalah apa?kamu bisa cerita padaku jika ada masalah"saat ini keduanya sudah duduk santai di sofa yang ada diruangan itu.


Setelah hampir setengah jam berdiri dengan Bagas yang masih setia memeluk Kayla akhirnya Bagas bersedia duduk setelah Kayla mengeluh sakit dibagian kakinya karena terlalu lama berdiri dengan menggunakan sepatu hak tinggi.


"Papah sakit keras Kay dan beliau meminta aku untuk segera menikah"jawab Bagas lirih.


Deg...


Entah mengapa ungkapan Bagas barusan membuat Kayla merasa sesak.Kayla pun menghela nafas panjang demi menetralkan perasaan nya saat ini.


"Lalu apa yang kamu pikirkan?bukankah lebih baik menuruti apa yang Papahmu inginkannselagi beliau masih ada"jawab Kayla manahan sesak didada.


Entah mengapa baru membayangkan Bagas berdiri dipelaminan bersama dengan perempuan lain membuat Kayla merasakan sesak dan juga sakit.


Namun untuk memulai pun masih merasa takut.Dua kali gagal menikah bukan perkara yang mudah untuk dilupakan dan cukup menjadi trauma untuk Kayla.


"Tapi aku belum bisa menemukan wanita yang menurutku pas dan nyaman"keluh Bagas lagi.

__ADS_1


"Apa mau aku kenalkan pada temanku?atau kenapa tidak coba dengan yang tadi?malah mengakuiku sebagai kekasihmu,aneh"


"Dia itu menyebalkan Kay dan aku tidak menyukainya.Entahlah,mungkin aku terlalu nyaman dengan mu hingga sulit menemukan wanita lain yang bisa membuat aku nyaman selain kamu Kay."


Ungkapan Bagas itu membuat Kayla membuang muka karena malu dan juga merasa terharu.Rona merah seketika muncul diwajah cantiknya,namun tidak mau ke ge'eran juga,pasalnya selama ini Bagas tidak pernah lagi membahas apapun tentang perasaan keduanya.


Kedekatan mereka pun mengalir begitu saja tanpa ada ungkapan perasaan.Saling menjaga dan memperhatikan sudah jadi satu hal yang biasa mereka lakukan tanpa diminta atau pun dirusuh.Semua berjalan secara alami.Dan jujur Kayla jauh lebih nyaman dengan Bagas saat ini.


"Dicoba saja dulu buat mengenal salah satu dari mereka,siapa tahu ada yang cocok"ujar Kayla lagi mencoba memberi Bagas ruang untuk memiliki bahagianya sendiri.


"Baiklah,setidaknya aku sudah mencoba"jawab Bagas dijawab sebuah anggukan oleh Kayla.


*


*


Lagi lagi Kayla harus menahan rasa sesak dan panas diseluruh wajah hingga matanya pun berembun saat melihat kedekatan Bagas dengan gadis bernama Raisa.

__ADS_1


Tapi itulah yang dia inginkan?lalu kenapa rasanya begitu sakit dan menyesakkan.Sudah hampir satu bulan ini Bagas begitu intens berhubungan Raisa.


Wanita cantik teman kuliahnya dulu,keduanya dipertemukan oleh Mamah Rianti untuk penjajakan berharap kali ini Bagas akan bisa menerima wanita lain dan melupakan Kayla.


Bukan tidak suka atau tidak setuju Bagas dengan Kayla,hanya saja Mamah Rianti tidak ingin memaksakan jika Kayla masih belum bisa membuka hati setelah dua kali gagal menikah didetik detik hari sakral itu akan digelar.


Namun permintaan sang suami yang tengah sakit keras membuatnya tidak punya pilihan lain selain mengenalkan Bagas pada salah satu anak dari teman nya yang kebetulan teman kuliah Bagas.


Dan itu cukup membuat lega karena selama satu bulan ini hubungan keduanya berjalan dengan baik.Bagas pun nampaknya sudah bisa menerima Raisa dengan baik.


Terbukti saat ini Bagas lebih sering menghabiskan waktunya dengan Raisa dibanding Kayla.


"Kamu kenapa melamun Nak?ada Masalah?"tanya Bu Fatimah saat melihat Kayla yang sedari pagi menghabiskan waktu liburnya dengan melamun.


"Bu,bagaimana kalau kita pulang kampung saja?".


...****************...

__ADS_1


__ADS_2