Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.56


__ADS_3

"Kami pamit ya Bu,maaf karena saya harus membawa Kayla ikut bersama saya"ujar Bagas saat ke esokan harinya minta ijin pamit pulang dengan membawa Kayla bersama dengan nya.


"Iya Nak tidak apa apa,pergilah doa ibu menyertai kepergian kalian"jawab Bu Fatimah sendu.


"Kenapa Ibu tidak ikut saja bersama kami,kita bisa menempati rumah yang sudah saya siapkan"lanjut Bagas lagi.


Sementara Kayla hanya bisa menangis didalam dekapan sang Ibu.Berat rasanya meninggalkan sang Ibu seorang diri namun Kayla sadar betul akan tanggung jawab dan kewajiban nya kini sebagai seorang istri.


"Iya Bu kenapa nggak ikut saja dengan kami?"tanya Kayla disela isak tangisnya.


"Ibu lebih suka tinggal disini Nak,disini banyak saudara yang bisa Ibu ajak bicara dan menghabiskan waktu bersama.Berbeda dengan disana yang Ibu akan mengalami kebosanan.Pergilah,jalani hidup barumu dengan suamimu ibu akan selalu mendoakan kebahagiaan untuk kalian berdua.Kita juga masih bisa berkomunikasi lewat telpon kan?jadi jangan risau,ibu akan baik baik saja"


Drama perpisahan antara ibu dan anak itu pun kini usai dengan sebuah lambaian tangan sebagai penutup perpisahan antara keduanya.


Selama beberapa saat perjaqlanan mereka di isi dengan kesunyian karena Kayla masih dirundung rasa sedih berpisah dengan sang ibu yang selama ini selalu ada dan menemaninya.


"Mas kita sekarang akan pulang kemana?"tanya Kayla yang akhirnya membuka suara nya setelah beberapa jam terdiam.


"Kita pulang kerumah Mamah dulu untuk membawa barang barang aku,setelah nya kita pulang kerumah kita sendiri.Mas sudah siapkan satu rumah untuk kita gunakan membangun rumah tangga kita"

__ADS_1


"Baiklah kalau begitu"


"Istirahatlah perjalanan nya masih panjang dan lama"


Keduanya pun terkekeh bersama.Kini Kayla pun sudah mulai bisa tersenmyum dan banyak bercerita.


Rasanya terlalu sayang perjalanan nya bersama dengan suami untuk pertama kalinya hanya di isi dengan kesedihan karena berpisah dengan sag ibu.


Toh ibunya masih ada dan sehat mereka bisa bertemu kembali dilain waktu jadi kenapa harus bersedih.


Perjalanan pun tidak terasa saat Kayla sudah kembali ceria dan cerewet.Dan tanpa disadari keduanya kini mereka telah sampai dikediaman kedua orang tua Bagas.


Dengan menggandenga sang istri Bagas langsung membawa Kayla masuk kedalam kamar pribadinya.


Dan ini untuk pertama kalinya Bagas mambawa seorang wanita masuk kedalam ruang pribadinya dan ini untuk pertama kalinya juga untuk Kayla melihat ruang pribadi Bagas.


"Istirahatlah dulu,mungkin nanti malam kita baru pulang kerumah kita atau besok saja jika kamu merasa lelah"Ujar Bagas sembari mengambil sebuah koper besar dari dalam ruangan ganti yang ada didalam kamarnya untuk mengemasi barang barang yang akan dia bawa pindah menempati rumah barunya dengan Kayla.


"Aku ngikut Mas saja,besok juga tidak apa apa kita menginap saja dulu jika Mas lelah"

__ADS_1


"Baiklah jika begitu,kita menginap saja ya?"


"Baiklah"


Kedua pasutri baru itu pun nampak sibuk membereskan barang barang Bagas yang akan dibawa saat menempati rumah baru mereka.


*


*


Setelah makan malam yang dilakukan mereka berdua dirumah besar itu keduanya pun kembali masuk kedalam kamar.


Karena ternyata kedua mertuanya langsung pergi keluar kota untuk perjalanan bisnis setelah menikahkan anaknya.


Jadi kini dirumah besar dan mewah itu hanya ada pasangan pangantin baru saja dan juga dua orang art,satu satpam dan satu lagi seorang supir keluarga yang sudah lama bekerja dengan keluarga Pramono Aji.


"Ayo lebih baik kita istirahat karena besok pasti lelah dengan acara pindahan kita"Ujar Kayla yang sudah bersiap melangkah menuju ke arah ranjang super besar milik Bagas.


Namun langkahnya terhenti saat Bagas menarik tangan nya dan langsung mempertemukan dan menyatukan bibir keduanya nya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2