Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.32


__ADS_3

"Nanti kita adakan lamaran secara resmi,sekarang antara aku dengan mu saja dulu.Bagaimana mau tidak jadi nyonya Daniel Adijaya?hhmm"lanjut Daniel tangan nya terulur membenahi helai helai rambut yang menutupi wajah cantik Kayla lalu menyelipkan nya dibelakang telinga Kayla.


"Mmm"


"Mmm apa?"


"Mmm,i_iya"


"Iya apa?"


"iihh mas ih,jangan ledekin terus malu"


"Siapa yang ledekin sayang?Mas cuma mau jawaban yang lebih jelas,bukan cuma mmm dan iya tapi lebih jelas lagi"


"Iya Mas Daniel Adijaya,Kayla mau dan menerima lamaran Mas Daniel"jawab Kayla mantap menerima lamaran pria yang selama ini begitu baik dan begitu mencintainya.


Suasana bahagia pun begitu menyelimuti sepasang kekasih yang sebentar lagi akan meresmikan hubungan itu.


Meski keduanya baru berpacaran beberapa bulan saja namun sosok Daniel sudah ada disamping Kayla sejak 2 tahun yang lalu dimana Kayla masih bersama dengan Bagas.

__ADS_1


Daniel yang tidak bisa menyembunyikan rasa bahagia nya itu pun segera menyatukan kedua bibir mereka.


Dan pergulatan lidah pun dimulai dengan begitu minat dan menuntut dan tanpa keduanya sadari dibalik pintu nampak seseorang dengan mata yang berkaca kaca menatap sendu pada sepasang kekasih yang tengah asik berciuman mesra tanpa peduli lagi dengan sekitarnya dan dimana mereka saat ini.


Karena sudah tidak tahan lagi menyaksikan keromantisan sepasang kekasih itu orang itu pun segera berlari meninggalkan ruangan Daniel.


Tempat yang membuatnya sesak nafas dan menyakitkan kala menyaksikan pria yang dia cintai sedari dulu tengah melamar wanita lain.


*


[Flash Back End]


*


"Ya ampun Bagas,kamu bisa nggak sih kalau masuk ruangan orang itu ketuk pintu dulu?main nyelonong aja"gerutu Rizal sembari mengusap ngusap dadanya yang berdenyut karena ulah sang atasan.


"Sewot amat,lagi pula kenapa bukan kamu yang jemput dibandara malah nyuruh supir lain.Kamu tahukan kalau aku tidak menyukainya"balas Bagas yang tidak kalah sewot.


"Maaf tapi hari ini kerjaan aku benar benar banyak karena Kayla ijin selama 2 hari jadi untuk dua hari ini kerjaan nya aku yang handle"

__ADS_1


"Ijin?memang dia kemana kok sampai ijin dua hari?"


"Dia lagi ngadain acara pertunangan,oh iya nanti sore kita juga di undang ke acara syukuran nya kalau mau datang kita bareng saja"jawab Rizal santai tanpa tahu kalau seseorang tengah sakit dan juga kecewa mendengar kabar bahagia Kayla dan Daniel bertunangan.Tanpa kata lagi Bagas pun meninggalkan ruangan itu dengan membawa rasa sesak didada.


"Mau kemana woy?"tanya Rizal yang melihat Bagas pergi begitu saja dari ruangan nya setelah mendengar kalau Kayla tengah bertunangan.


"Pulang"seru Bagas tanpa menoleh ke arah Rizal lagi dan menghilang dibalik pintu.


"Atasan aneh"Rizal pun kembali melanjutkan pekerjaan nya tanpa menghiraukan lagi Bagas yang selalu saja mebuatnya repot dengan segala perintah dan ulahnya.


Sementara Bagas terus berjalan menelusuri lorong kantor menuju kesebuah lift yang akan membawanya turun ka lantai bawah.


"Sesakit dan sesesak inikah yang kamu rasakan dulu Kay?maafkan aku yang kala itu benar benar dibutakan oleh cintaku pada Sandra sampai tega meninggalkan mu dihari pernikahan kita,semoga kamu bahagia Kayla"gumam Bagas setiba nya dia didalam lift.


Bagas begitu merutuki tindakan nya satahun yang lalu.Seandainya dia pergi secara baik baik mungkin Kayla tidak akan merasa sekecewa dan sebenci ini padanya.


Dan mungkin saja Kayla akan memberikan nya kesempatan kedua karena setelah apa yang dia alami yang dia rasakan,kini Bagas tahu dan sadar siapa yang sebenarnya dia cintai.


Namun sem,ua sudah terlambat,saat ini Kayla telah menemukan pria yang akan membuatnya semakin jauh bahkan tidak akan pernah bisa terjangkau lagi.

__ADS_1


Bagas pun berjalan gontai memasuki mobilnya dan dengan perasaan yang begitu hancur Bagas melajukan mobilnya menuju kesebuah rumah yang sudah satu bulan lalu dia dapatkan alamatnya dari orang suruhan nya.


__ADS_2