
"Pagi sayang"
"Pagi juga Mas suami.Ayo bangun lalu mandi habis itu kita sarapan"
"Siap Ibu Negara"
Bagas pun langsung bangun dan menyingkap selimut yang menutupi tubuh polosnya dan hal itu membuat Kayla vq w rmemekik kaget lalu menutup wajahnya dengan selimut.
"Astaghfirullah Mas,kenapa ga pake baju sih"
"Kenapa kaget?kan sudah lihat semuanya juga"
"Iya tetap saja,sudah sana cepetan mandi"
Tawa lepas mengiringi langkah Bagas memasuki ruang tempat untuk dirinya membersihkan diri.Sementara Kayla langsung membereskan ranjang yang berantakan.
Lalu mengganti sprey yang kotor dengan yang baru dan membawa sprey kotor ke tempat cuci baju yang terletak di bagian belakang rumah mewah itu.
"Loh kok dicuci sendiri Non?sini biar Bibi aja"seru art yang tadi memasak dengan Kayla saat melihat kayla tengah memasukan sprey kedalam mesin cuci dan mengisinya dengan air.
"Nggak usah Bi,ini biar saya aja ya"
Art yang sudah cukup berumur itu pun seketika mengerti saat melihat rona merah diwajah cantik menantu baru dirumah itu dan membiarkan si Nyonya muda nya mencuci sprey itu sendiri.
__ADS_1
Setelah selesai mencuci dan menjemur sprey Kayla pun kembali kedalam dan menuju keruang makan dan ternyata sudah ada Bagas yang menunggu disana.
"Dari mana?kok ngilang?"
"Habis cuci sprey dulu"
"Loh kok nyuci sendiri?kan ada Bibi?"
"Iya cuma ini aja kok,sudah lebih baik kita sarapan habis itu kita pulang.Katanya mau lihatin rumah baru kita"Kayla pun mencoba mengalihkan pembicaraan tentang sprey dengan Bagas.
Malu,sungguh Kayla merasa malu dan tidak ingin ada pembahasan yang bersangkutan dengan malam pertama mereka.
Kedua pasutri itu pun memulai sarapannya sembari berbincang ringan tentang apa saja yang akan mereka lakukan setelah resmi menikah dan tinggal dirumah baru mereka.
*
*
Setelah berpamitan dengan art dirumah itu Bagas membawa Kayla pulang kerumah pribadinya yang sudah dua tahun Bagas beli namun belum Bagas tempati.
Hanya orang kepercayaan nya lah yang ditugaskan untuk tinggal dan merawat rumah mewah itu dan hanya sesekali Bagas datang hanya untuk sekedar melihat kondisi rumahnya.
Setelah melalui perjalanan yang cukup memakan waktu agak lama karena keadaan jalanan yang macet,akhirnya mobil Bagas tiba disebuah bangunan yang lumayan besar meski tidak sebesar rumah kedua orang tuanya namun untuk dihuni dua orang rumah itu nampak cukup besar dan luas.
__ADS_1
Setelah memarkir mobilnya Bagas membawa Kayla masuk kedalam rumah itu untuk pertama kalinya dan mengenalkan Kayla dengan artnya juga dengan tukang kebun yang kebetulan sepasang suami istri.
Pasutri itu sudah lama bekerja untuk keluarga Bagas namun karena Bagas memilih memiliki rumah sendiri maka keduanya diminta untuk ikut Bagas dan membantu menjaga dan merawat rumah itu.
"Ayo masuk,mulai sekarang kita akan tinggal disini"ujar Bagas menuntun tangan kayla dan membawanya masuk.
"Assalamualaikum"ucap Bagas dan juga Kayla secara bersamaan saat keduanya memasuki rumah itu.
"Waalaikum'salam,eh Den Bagas pulang?eh Aden bawa teman ya?"jawab Mbok Jumi yang sudah dua tahun tinggal dirumah itu dan merawat rumah milik majikan mudanya.
"Bukan teman Mbok,kenalin ini istri aku namanya Kayla"
"Woalah,si Aden nikah kok nggak bilang bilang?tapi bukan nya kemarin baru tunangan ya Den?kok udah nikah ajah?"
"Yang kemarin itu ga jadi Mbok alias gagal total dan sudah dibatalin.Kalau yang ini Alhamdulillah sudah resmi dan sah"
"Woalah,alhamdulillah kalau begitu"
"Ayo mari sini masuk Non,selamat datang ya semoga betah tinggal disini"
"Aamiin"
"Aamiin".
__ADS_1
...****************...