Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.48


__ADS_3

Satu tahun kemudian...


Bagas nampak serius dengan pekerjaan kantornya hingga sebuah ketukan pintu membuyarkan fokusnya dari berkas ke arah pintu ruangan nya.


"Masuk"seru Bagas pada orang yang tengah mengetuk pintu itu.


Bagas menatap tidak suka pada seorang wanita berpenampilan cukup seksi dan terbuka tengah memasuki ruangan nya.


"Mau apa kamu kesini?"tanya Bagas dengan nada bicara yang tidak bersahabat.


"Loh kok mau apa?akukan sudah bilang mau ajak kamu makan siang,kamu lupa ya?"jawab gadis itu dengan percaya dirinya menghampiri Bagas dan duduk diatas meja kerja Bagas dan mempertontonkan paha mulusnya didepan Bagas.


Bagas yang jengah dengan tingkahnya mencoba menggeserkan kursi kerja nya dan memberi jarak dengan tatapan yang tidak bersahabat.


Beruntung saat gadis itu akan mendekat lagi Kayla masuk kedalam ruangan itu dengan membawa berkas yang perlu ditanda tangani oleh Bagas sebagai penanggung jawab di perusahaan itu.


"Bagas ini berkas yang harus kamu tan___"ucapan Kayla terpotong saat melihat seorang wanita cantik dan seksi tengah duduk dimeja kerja Bagas dan itu membuat Kayla terkejut dan juga sedikit kesal.

__ADS_1


"Maaf,aku kira tidak ada tamu.Aku permisi dulu nanti aku balik lagi ya"lanjut Kayla dengan segera membalik tubuhnya berniat meninggalkan ruangan itu.


Namun langkahnya terhenti saat merasakan seseorang tengah menabrak tubuhnya dan memeluk erat dari arah belakang.


"Jangan pergi,bantu aku"bisik Bagas tepat ditelinga Kayla yang membuat tubuh Kayla meremang.


"Kamu mau kemana sayang,jangan marah dia bukan siapa siapa.Dia hanya seorang teman"ucap Bagas membalik posisi hingga aksi mesranya dengan Kayla terlihat jelas dimata gadis itu dan sedikit mengencangkan suara nya agar terdengar oleh gadis yang masih betah ditempatnya.


Mendengar ucapan bagas Kayla hanya menatap bingung ke arah wajah tampan Bagas yang menatap penh permohonan agar Kayla bisa membantunya dari jerat ulat bulu yang satu itu.


Gemas dengan reaski Kayla yang masih nampak kebingungan Bagas pun reflek mendaratkan sebuah kecupan gemas dibibir Kayla yang membuat Kayla semakin terkejut dibuatnya.


Seorang gadis yang Bagas temui saat mengantarkan Mamah Rianti pergi arisan bersama teman teman nya.


Meski sudah berulang kali Bagas menolaknya namun gadis itu nampaknya begitu gigih dan pantang menyerah untuk mendelati Bagas dan mendapatkan Bagas.


Bahkan gadis itu nekad mendatangi Bagas kelantornya karena semua pesan dan juga telpon darinya tidak Bagas hiraukan.

__ADS_1


Melihat kemesraan Bagas dan Kayla membuat Srela kesal kesal dan pergi keluar ruangan dengan menghentakan kakinya berulang kali namun hal itu tidak membuat Bagas tergerak


Bahkan dengan santai dan cueknya menjatuhkan wajajnya dibahu Kayla dan semakin erat memeluk tubuh Kayla.


"Bagas"


"Apa,hhhmmm"


"Jangan begini"lirih Kayla yang sudah tidak menahan degup jantungnya yang berpacu dengan begitu cepatnya karena Bagas masih memeluknya meski Stela sudah tidak ada diruangan itu lagi.


"Sebentar saja ya"lirih Bagas yang menyiratkan sebuah rasa lelah yang mendera dirinya saat ini.


Mendengar ucapan Bagas yang begitu lirih,Kayla pun hanya bisa membiarkan Bagas tetap memeluknya meski harus menahan degup jantung yang sudah tidak karuan dibuatnya.


"Kenapa?apa ada masalah?"tanya Kayla mengusak rambut Bagas dengan lembut membuat Bagas semakin membenamkan wajahnya diceruk leher Kayla.


"Aku lelah Kay,aku cape"lirih Bagas lagi.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2