
"Kayla"lirih Bagas saat mendengar berita tentang kepergian Daniel.
"Kayla dan Ibu nya sedang pergi kemakam Nak Daniel karena saat acara pemakaman mereka tidak bisa kesana karena kondisi Kayla yang drop dan membuatnya harus dirawat"jelas Mamah Rianti pada Bagas.
"Lalu bagaimana dengan keadaan Kayla sendiri Mah?"tanya Bagas lagi pada sang Mamah.
"Kayla masih lemah karena kondisinya benar benar drop.Sekarang saja pergi kemakam ditemani satu orang suster dan menggunakan kursi roda karena kondisinya masih benar benar lemah tapi begitu memaksa ingin kesana"
"Apa Kayla akan dirawat kembali setelah dia pulang dari sana?"
"Iya dan itu juga atas syarat dari Dokter kalau Kayla boleh pergi namun harus kembali untuk menjalani perawatan agar kondisinya kembali pulih seperti biasa.Fokuslah dengan kesembuhan mu sendiri dulu setelah itu baru kamu pikirkan orang lain"
"Iya baik Mah,terima kasih dan maaf selalu membuat Mamah repot"
__ADS_1
"Tidak masalah tapi lain kali gunakan jaga supir agar jika terjadi apa apa setidak nya kamu punya teman,jangan seperti kemarin.Tapi,sebenarnya apa yang terjadi pada kamu dan juga Dokter Daniel?kenapa kalian bisa kecelakaan dan tertusuk juga?"tanya Mamah Rianti yang tiba tiba teringat akan kecelakaan yang menimpa anaknya itu.
"Siang itu aku dan Daniel makan siang bersama,kami membahas tentang apa yang selama ini kami alami termasuk aku yang menitipkan Kayla padanya karena aku melihat Kayla begitu bahagia bersama dengan nya.Meski aku mencintai kayla tapi akau sadar aku hanya selalu menyakitinya dan jika bersama dengan Daniel Kayla akan bahagia maka akupun akan merelakan itu.Tapi tidak disangka saat kami akan pulang tiba tiba ada seseorang yang memukul kepalaku hingga aku tidak sadarkan diri dan saat membuka mata aku sudah ada ditempat yang entah itu apa yang pasti itu sebuah gudang dan disitu juga ada Daniel dalam keadaan terikat sama seperti diriku"jelas Bagas.
"Lalu apa yang terjadi setelah itu?"
"Setelah itu ada seorang pria yang pernah aku lihat dikamar apartemen Sandra menghampiri kami dan mulai memukulku namun Daniel berusaha menghalangi pria itu namun dia seolah tidak peduli dan terus memukulku lalu saat akan menusukku Daniel tiba tiba saja menghalanginya dan pisau itu mengenai tubunya"lanjut Bagas.
*
"Maaf aku terlambat"ucap Daniel yang baru saja datang untuk memenuhi janjinya bertemu dengan Bagas.
"Tidak masalah,aku juga baru tiba.Lebih baik kita makan dulu baru bicara"jawab Bagas sembari menyerahkan daftar menu makanan yang ada direstoran itu.
__ADS_1
Keduanya pun makan bersama dalam diam dan larut dalam pikiran masing masing.Daniel yang begitu mencintai Kayla tentu sangat takut jika Bagas akan meminta Daniel mengembalikan Kayla padanya.Sedangkan Bagas sungguh berat sesungguhnya merelakan gadis yang begitu dia cintai untuk bahagia bersama dengan pria lain,namun harus dia lakukan demi melihat Kayla selalu tersenyum.
Bahkan bisa kembali menerima dirinya sebagai seorang teman bukan pasangan.Meski begitu itu sudah cukup untuk Bagas,setidaknya Kayla sudah bisa tersenyum padanya sebagai seorang teman.
"Lalu apa yang ingin kamu bicarakan?"tanya Daniel setelah kedianya selesai makan siang.
"Pertama tama aku mau mengucapkan terima kasih,terima kasih karena sudah ada disampaing Kayla selama ini,aku tahu aku adalah pria pengecut yang sudah menyakitinya.Namun aku juga tidak ingin memendam ini jujur aku begitu mencintai Kayla dan ingin bersama dengannya"jawab Bagas yang membuat kedua tangan Daniel terkepal dibawah meja.
Bagas pun menghela nafas panjang dan dalam saat akan melanjutkan ucapannya.
"Namun kamu tenang saja,aku hanya ingin mengatakan perasaanku bagaimana kepada Kayla tapi tidak ada niat untuk merebutnya"lanjut Bagas.
"Maksud kamu apa sebenarnya?aku tidak mengerti?"tanya Daniel yang sudah tidak sabar mendengar Bagas mengatakan apa yang ingin dia bicarakan.
__ADS_1
"Aku titip Kayla padamu Niel,tolong bahagiakan dia.Meski berat untukku melepaskan nya tapi dia terlihat jauh lebih bahagia bersama denganmu maka aku merelakannya untuk bersama denganmu".
...****************...