Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.45


__ADS_3

"Bawa Daniel keluar dari sini"titah Tomi pada beberapa anak buah yang ikut masuk kedalam gudang itu.


"Tidak Kak,jangan lakukan apapun.Ini kriminal Kak,Kakak bisa dihukum"seru Daniel yang terus berontak saat tubuhnya diseret keluar oleh anak buah Tomi.


Namun Tomi seolah tuli,dia tidak menghiraukan seruan Daniel agar tidak melakukan kekerasan pada Bagas.


"Apa maumu?dan siapa kamu?ada masalah apa sehingga kamu melakukan ini padaku?"tanya Bagas pada pria didepan nya.


"Kamu tahu aku begitu mencintai Sandra,tapi kehadiran kamu membuat hubunganku dengannya semakin rumit.Dia begitu memujamu dan menyanjungmu,dia bahkan berharap kau akan membantunya meraih cita-citanya.Tapi kenapa kamu membuang nya begitu saja,dia bahkan selalu menolak lamaranku demi bersama denganmu"jawab Tomi yang semakin marah saat mengingat kembali wajah sedih Sandra karena Bagas mencampakan nya.


"Aku mencampakan dia karena aku tidak mencintainya dan untuk dia bertahan denganku bukan kah sudah jelas itu semua karena uang yang aku miliki"jawab Bagas yang menyadari kalau selama ini dia telah mencintai wanita yang salah.


"Iya karena itulah kamu harus lenyap agar Sandra mau menerima kehadiranku"


Tanpa banyak kata lagi Tomi pun segera melayangkan beberapa pukulan diperut dan juga muka Bagas yang membuat Bagas merintih cukup keras karena rasa sakit yang dia terima karena pukulan Tomi.

__ADS_1


Daniel yang ada diluar pun begitu cemas namun tidak bisa masuk kerena semua pengawal Tomi menghalanggi pintu masuk agar siapapu tidak bisa masuk kesana.


Daniel puntidak kehilangan akalnya.Daniel berpura pura pergi dari sana dan keluar ke arah jalanan sembari berlaga tengah mencari kendaraan untuk membawanya pulang.


Namun saat semua anak buah Tomi lengah Daniel pun masuk kembali dengan meloncati pagar besi dari arah samping dan itu jauh dari pengawasan anak buahnya Tomi.


Setelah berhasil masuk dengan susah payah Daniel pun mencari celah agar bisa masuk kedalam ruangn dimana Tomi tengah memukuli Bagas.


Keberuntungan nampaknya ada dipihak Daniel saat dirinya mencari celah nampak sebuah lubang yang cukup besar berada dibelakang gedung itu.


Takut sang Kakak melukai Bagas Daniel pun bergegas berlari kearah keduanya dan tanpa diduga pisau yang tadinya akan diarahkan ke tubuh Bagas kini tertancap di perut Daniel.


Tomi yang sadar kalau telah salah menusuk orang pun segera mencabut pisau yang menancap diperut Daniel yang membuat perut Daniel mengeluarkan darah yang cukup banyak.


Emosi Tomi pun semakin tersulut saat bukan Bagas yang berhasil dia tusuk melainkan Daniel adiknya.

__ADS_1


Meraa kurang puas Tomi pun segera menyerang Bagas dan menusukan dua tusukan ditubuh Bagas


Namun saat akan kembali menyerangnya anak buah Tomi masuk dan mencegah atasan nya untuk membunuh keduanya.


Mereka pun akhirnya memutuskan untuk pergi begitu saja setelah kedua orang didepannya terkapar tidak berdaya.


Disisa tenaga yang Bagas punya Bagas membawa daniel kesebuah mobil yang tertinggal disana dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di ats rata rata.


Selain ingin segera menyelamatkan Daniel,Bagas juga sudah hampir kehilangan kesadarannya karena luka tusuk yang dia juga dapatkan dari Tomi.


dan setelah hampir beberapa saat mengemudikan mobil itu kesadaran Bagas pun mulai menghilang dan akhirnya menabrak sebuah truk didepan nya dan kemudian tertabrak truk yang ada dibelakangnya.


Itulah yang terjadi pada Bagas dan Daniel yang membuatnya harus berada dirumah sakit dan Daniel pergi untuk selama lamanya.


Flash Back End.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2