
Bagas menatap sendu sepasang kekasih yang nampak begitu bahagia dihari bahagia mereka.Dimana hari ini kaduanya sudah telah meresmikan hubungan keduanya.
Dan tinggal satu langkah lagi untuk keduanya menuju sebuah ikatan suci pernikahan.Bagas begitu menggeram kesal saat melihat Daniel yang terus memeluk tubuh Kayla yang begitu nampak cantik dan menawan dalam balutan kebaya yang senada dengan jas yang dipakai Daniel.
Tidak ingin lagi menambah rasa sakit dan sesak Bagas pun segera melajukan kembali mobilnya meninggalkan rumah Kayla yang nampak ramai oleh tamu undangan yang sengaja Kayla dan Daniel undang untuk ikut serta dihari bahagia mereka.
Sementara Kayla dan Bagas sendiri begitu bahagia menyambut dan menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.
Bahkan saking bahagianya Kayla mengabaikan lingkungan sekitar dan seseorang yang terus saja memeperhatikannya dari dalam mobil mewahnya.
"Selamat ya,akhirnya sebentar lagi kalian akan menuju sebuah pernikahan"ucap seorang pria bertubuh kekar dan berwajah tampan sekilas mirip dengan Danile hanya saja kulitnya sedikit gelap berbeda dengan Daniel yang memiliki warna kulit putih.
"Terima kasih Bang,sayang kenalin ini Bang Tomi yang kemarin aku ceritakan.Syukurlah kemarin dia pulang dan bisa hadir diacara kita ini"jawab Danile sembari menarik pinggang Kayla agar bisa lebih mendekat dan memperkenalkan nya kepada sang kakak yang sudah jarang dia temui karena kesibukan keduanya.
Belum lagi dengan Tomi yang memang tinggal diluar kota untuk mengurus bisnisnya dan hal itu menambah eksistensi pertemuan keduanya bertambah jarang bahkan setahun penuh mereka bisa tidak pernah bertemu sama sekali.
Tidak adanya lagi orang tua membuat keduanya larut dalam dunia masing masing dan disibukan oleh dunia kerja yang selama ini mereka geluti.
__ADS_1
Danile yang seorang Dokter tentu lebih banyak menghabiskan waktunya dirumah sakit sedangkan Tomi yang adalah seorang pembisnis tentu sibuk disebuah kantor sama seperti Bagas.
"Terima kasih sudah hadir diacara kita berdua kak"ucap Kayla menunduk hormat pada calon kakak iparnya itu.
Disambut dengan senyuman ramah dari seorang Tomi yang terkenal begitu dingin pada lawan jenisnya tiodak berbeda jauh dengan Danile.
(ya maklum kan satu pabrik ya pasti diantara keduanya pasti memiliki kesamaan,selain wajah keduanya pun memiliki sipat yang hampir sama ðŸ¤)
*
*
Dan setelah dilakukan diskusi dengan Bu Fatimah dan juga Tomi selaku wakil dari keluarga Daniel,akhirnya keputusan pun disepakati kalau acara sakral itu akan dilakukan dua bulan dari acara lamaran.
Meski awalnya Daniel menolak karena menurutnya itu terlalu lama namun setelah banyaknya pertimbangan akan proses persiapan yang akan membutuhkan waktu maka dengan berat hati Daniel pun menerima keputusan yang diambil oleh calon mertua dan kakaknya.
Usai berdiskusi dan karena malam juga sudah cukup larut maka Daniel serta Tomi pun pamit undur diri dari kediaman Kayla.
__ADS_1
"Besok tunggu Mas ya kita berangkat bekerja sama sama"ucap Daniel saat berpamitan dengan sang kekasih.
"Iya Mas,hati hati dijalan kalau sudah sampai jangan lupa kabari aku ya"
"Iya sayang siap,Mas pulang dulu ya"
"Iya Mas,hati hati"
Daniel pun segera meninggalkan rumah Kayla dan sebelum benar benar pergi Daniel tidak lupa meninggalkan jejak sayang di kening dan juga dibibir Kayla.
Kayla pun kembali melangkahkan kaki nya masuk kedalam rumah namun langkahnya terhenti diambang pintu kala netranya menangkap sebuah mobil yang begitu dia kenali terparkir agak berjarak namun masih terlihat oleh Kayla.
Sejenak Kayla menatap sendu ke arah mobil itu dan beberapa saat kemudian Kayla pun mulai menutup pintu rumah itu rapat rapat.
Ada rasa sesak yang masih dirasa didalam hati Kayla namun Kayla juga tidak mau lagi mengungkit atau mengingat masa lalu yang suram itu.
Kini tegadnya sudah bulat dengan mengubur masa lalu dan membangun masa kini untuk masa depan yang jauh lebih baik lagi.
__ADS_1
Biarlah masa lalu itu terkubur dengan luka yang teramat dalam yang dia dapatkan dan jangan samai dia menjadi orang bodoh dalam hal cinta dengan mengulang hal yang sama dan akan kembali terluka dengan orang yang sama.