
Sementara Kayla sendiri tengah berbinar bahagia saat mencoba beberapa kebaya pengantin yang akan dia kenakan saat pernikahan nya nanti bersama dengan Daniel.
"Bagaimana Mas,bagusan yang mana?"tanya Kayla setelah mencoba 6 kebaya untuk akad dan 6 gaun untuk resepsi seperti permintaan Daniel yang seakan tidak pernah puas dengan penampilan calon istrinya.
Bukan jelek hanya saja Daniel bingung memilih karena semua nampak bagus dan cocok dipakai oleh Kayla.
"Kita ambil semuanya saja sayang,semuanya bagus saar dipakai sama kamu"jawab Daniel yang membuat Kayla dan salah satu karyawan butik itu melongo.
"Tidak boleh begitu Mas,mau kapan dipake nya?sudah pilih satu kebaya Akad dan satu gaun buat resepsi"protes Kayla.
"Habis Mas bingung mau pilih yang mana,semuanya nampak.bagus saat dipakai oleh kamu"
"Kita ambil yang modelnya simple aja gimana?"saran Kayla dan itu disetujui oleh Daniel.
Keduanya pun kini sudah membawa kabaya dan gaun itu digenggaman nya.Lalu melanjutkan langkah kakinya menuju ketempat selanjutnya.
Sebuah hotel yang rencananya akan mereka berdua jadikan tempat acara pernikahan itu berlangsung.
__ADS_1
Dengan mengambil tema garden party saat acara resepsi maka tempat yang akan mereka tempati untuk acara itu adalah taman belakang hotel yang cukup luas dengan berlantaikan rumpunt hijau nan asri.
Daniel dan juga Kayla begitu fokus memperhatikan penjelasan dari orang pihak WO yang akan membantu mempersiapkan acara pernikahan itu dan segala sesuatunya.
Daniel ingin benar benar memberikan sesuatu yang spesial untuk hari bahagianya nanti bersama dengan Kayla.Bahkan demi memberikan yang terbaik untuk pujaan hatinya Daniel tidak segan segan mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk kelangsungan acara sakral antara dirinya dan juga Kayla nanti.
Keduanya nampak kompak dalam memilih segala keperluan untuk pernikahan itu.Senyum bahagia pun tidak pernah lepas dari wajah cantik dan tampan Kayla dan juga Daniel.
Namun tanpa keduanya sadari sepasang mata kini tengah menatap nanar ke araha mereka berdua.'Sakit tapi tidak berdarah' seperti itulah ungkapan yang cocok untuknya saat ini.
Kini Bagas dan Rizal pun tengah berada dihotel yang sama dengan Kayla dan juga Daniel.
Saat Bagas berjalan masuk menuju ke tempat dimana dia akan bertemu dengan rekan bisnisnya tiba tiba langkahnya terhenti saat netranya menangkap sepasang kekasih yang nampak berbincang serius dengan seseorang yang entah itu siapa.
Melihat atasan nya hanya diam Rizal pun mengikuti arah pandangan Bagas tertuju kemana dan begitu terlihat jelas dimana Kayla yang dirangkul mesra oleh Daniel tengah berbicara dengan seseorang.
"Rupanya Kayla mau menikah disini?"gumam Rizal yang cukup terdengar jelas oleh Bagas.
__ADS_1
"Menikah?"tanya Bagas yang langsung menoleh ke arah Rizal.
"Iya,sekitar 2 atau 3 mingguan lagi dia akan menikah dengan seorang Dokter.Ternyata disini dia mau ngadain acara pernikahan itu"lanjut Rizal lagi yang semakin membuat ulu hati Bagas terasa disundul bola.
Tidak tahan dengan pemandangan kemesraan antara Daniel dan juga Kayla,belum lagi ocehan Rizal yang membuat hati nya semakin panas Bagas pun pergi begitu saja tanpa peduli lagi dengan Rizal yang masih anteng memperhatikan Kayla dan kekasihnya.
*
*
Bagas menatap dingin ke arah wanita yang kini berdiri didepan nya.Seorang model cantik dengan pakaian super seksi namun sama sekali tidak membuat Bagas tergiur akan kemolekan tubuh wanita itu.
Bagas malah merasa jijik kala ingatan nya kembali pada hari dimana dia mendapati Sandra tengah bermesraan dengan kekasih gelapnya.
"Apa yang kamu lakukan disini?".
...****************...
__ADS_1