
Senyum dan binar bahagia tidak pernah lepas dari wajah tampan Daniel semenjak Kayla mengungkapkan perasaan nya yang sudah lama ditunggu tunggu oleh Daniel.
Bahkan daniel sempat pasrah jika pun Kayla sampai tidak pernah mengatakan kata kata kramat itu Daniel tidak akan mempermasalahnya karena yang terpenting untuknya Kayla akan selalu bersama dengan nya.Hingga tadi siang hal tak terduga di alami olehnya.
Saking bahagianya Daniel sampai membawa senyuman itu ke tempatnya bekerja dan hal itu membuat semua penghuni rumah sakit tempatnya bekerja terheran heran dibuatnya.
Pasalnya Daniel dikenal dengan Dokter dingin dan tidak cuek.Selama bertugas Daniel adalah Dokter yang tidak pernah tersenyum.Ekspresi wajah datarnya sudah menjadi ciri khas dari seorang Daniel Adijaya.
Lain Daniel yang memulai kembali aktifitas kerjanya dengan senyum bahagia,lain juga dengan Bagas yang tiba tiba saja moodnya berubah menjadi jelek padahal dia baru saja melakukan makan siang dengan sang kekasih.
Bahkan entah karena alasan apa Bagas begitu kesal saat Kayla cuek dan bersikap dingin padanya.Saat melihat Sandra keluar dari ruangan nya pun Kayla nampak tak peduli dan hanya fokus dengan pekerjaan nya.
Kayla hanya bangun dan membungkuk dengan wajah datar saat melihat Bagas tengah mengantarkan sang kekasih sampai depan pintu ruangan nya dan berpelukan mesra sebelum Sandra meninggalkan kantornya.
"Kenapa aku jadi kesal begini ya?dan lagi apa dia sudah benar benar melupakan aku?sampai bersikap tidak peduli seperti tadi?"gumam nya saat melihat wajah Kayla yang nampak biasa saja saat melihatnya bersama dengan Sandra.
__ADS_1
"Tunggu,memang apa yang kamu harapakan Bagas?berharap dia akan berlari memelukmu dan bilang aku kangen kamu setelah apa yang kamu lakukan?oh ya ampun sungguh tidak tahu malu kamu Bgas,Bagas.Seharusnya kamu minta maaf padanya bukan nya marah hanya karena dia bersikap acuh saat kamu bersama dengan Sandra"gerutunya dalam hati.
Tidak ingin larut dalam permasalahan yang cukup rumit itu Bagas pun memutuskan untuk kembali fokus dengan pekerjaan nya saqat ini.Karena itulah yang mampu membuat Bagas lupa diri dan lupa akan permasalahan yang tengah dia hadapi saat ini.
*
*
Enam bulan sudah berlalu dari kejadian itu dan hubungan di antara Daniel dan juga Kayla pun nampaknya semakin mesra dan semakin serius.
Kayla terus saja menatap wajah cantiknya yang baru saja selesai di makeup oleh salah satu MUA terbaik dikota.Dengan mengenakan kebaya berwarna peach Kayla nampak begitu anggun untuk menyambut kedatangan sang calon suami.
"Ya ampun kamu cantik sekali Nak,Ibu ikut bahagia lihat kamu bahagia"ujar Bu Fatimah pada sang putri yang sebentar lagi akan dilamar oleh kekasihnya.
"Aku gugup sekali Bu"ujar Kayla meraih tangan sang Ibu untuk memberinya sedikit kekuatan agar rasa gugupnya berkurang.
__ADS_1
"Tenanglah,semua akan baik baik saja dan pasti berjalan dengan baik"ujar Bu Fatimah mencoba menenangkan Kayla yang begitu terlihat gugup hingga tangan nya terasa begitu dingin dan basah oleh keringat.
"Maaf Bu Fatimah mengganggu,itu rombongan calon suaminya Kayla sudah tiba"ucap salah satu kerabat yang sengaja datang untuk membantu dan menyaksikan acara lamaran itu memberi tahukan kalau rombongan Daniel dan keluarga nya sudah tiba dirumah sederhana milik Kayla.
"Baik mbak terima kasih,kamu tunggu disini sampai nanti dipanggil baru kamu keluar ya Nak"
"Iya baik Bu"
"Bismillah sayang,semua akan baik baik saja"
"Iya Bu"
Bu Fatimah pun bangkin dari duduknya dan bergegas keluar untuk menyambut kedatangan calon menantunya itu.
Sementara Kayla menunggu dengan gelisah didalam kamar.Rentetan acara pun nampaknya sudah dimulai.
__ADS_1
Mulai dari kata sambutan dan pembacaan doa hingga kini acara pokoknya pun tiba,dimana Kayla sudah dijemput untuk keluar menemui sang calon suami yang sudah menunggu kehadiran nya.