Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.53


__ADS_3

"Ka_kamu?"


Set...


Bruggkkk...


Tidak ada kata yang terucap dari orang itu hanya sebuah pelukkan erat ditubuh Kayla yang begitu erat hingga Kayla merasa sesak.


Kayla yang awalnya memberontak dan ingin melepaskan diri dari pelukannya urung dia lakukan setelah mendengar lirihan nya.


"Jangan pergi lagi,aku mohon.Jika kamu lakukan itu lagi lebih baik bunuh aku dulu Kay"lirih Bagas tepat ditelinga Kayla.


Kayla yang tadinya meronta ingin melepaskan pelukan Bagas pun akhirnya urung dia lakukan setelah merasakan tubuh kekar pria itu bergetar karena menangis.


"Ba_Bagas"


"Iya sayang aku disini,aku datang untukmu Kay"


"Ka_kamu bukannya harus bertunangan?kenapa disini?"


"Bagaimana bisa aku bertunangan sementara cintaku pergi?"


"Maksud kamu apa Gas?lepas dulu malu dilihatin orang"


"Biarin,biar kepergok Pak RW sekalian biar langsung dinikahin"


"Bagas Ih,astaghfirullah jangan gitu.Lepas dulu kita bicara baik baik tapi jangan begini,malu"lirih Kayla yang sempat jadi pusat perhatian orang orang yang tengah berlalu lalang melewati jalan itu.


"Ok,tapi janji kamu ga kabur lagi?"


"Iya janji,tapi cepat lepas,malu"

__ADS_1


"Ok"


*


*


"Sebenarnya apa yang terjadi?kenapa kamu ada disini?bukan nya kamu harus menyiapkan pernikahan kamu dengan Raisa?"tanya Kayla setelah sekian menit keduanya hanya terdiam.


Kini Bagas dan Kayla tengah duduk dibangku taman yang tidak jauh dari rumah Kayla yang dulu.


Namun setelah tiba ditaman dan duduk berdampingan Kayla dan juga Bagas malah terdiam seribu bahasa.


Bagas yang sudah menempuh perjalanan jauh tentu masih merasa lelah dan butuh istirahat namun itu tidak Bagas lakukan demi menemui Kayla dan mempertegas hubungan keduanya.


Kali ini Bagas bertekad membawa Kayla kembali dengan status baru yaitu istrinya bukan lagi karyawan atau sekertaris namun seorang nyonya Bagasditya Prasmono Aji.


Sementara Kayla sendiri terdiam karena bingung dengan kedatang Bagas yang tiba tiba.Padahal yang Kayla tahu Bagas kini tengah disibukan dengan persiapan pernikahan nya dengan Raisa.Setelah kemarin melakuka pertukaran cincin diantara keduanya.


Mendengar jawaban dari Bagas sontak membuat Kayla menoleh ke arah Bagas dengan wajah kebingungan.


"Maksud kamu apa Gas?jangan ngawur kamu"kesal Kayla karena merasa dipermainkan dengan jawaban yang Bagas ucapkan.


"Gas,Gas,Gas emang aku tukang gas?ganteng dan juga kaya raya gini masih dipanggil tukang gas"gerutu Bagas.


"BAGAS"


"Iya,apa sayang.Aku disini ga usah teriak teriak"


Bagas terkekeh saat melihat wajah kesal Kayla yang begitu menggemaskan dimatanya.Dengan lembut Bagas merangkul pundak Kayla dan membawanya kedalam dekapan.


"Bagas,jangan begini?"Kayla pun kembali melepas pelukkan Bagas lalu menggeser duduknya memberi jarak.

__ADS_1


Sumpah demi apa,jangung Kayla kini seolah olah melompat dari tempatnya.Antara senang dan juga sedih binti galau.


Senang karena bisa melihat wajah yang begitu dia rindukan namu juga sedih karena pria itu sudah milik wanita lain(Pikirnya).


"Kenapa sih?kenapa,ga boleh meluk calon istri sendiri?"Bagas pun kini sudah merubah posisi duduknya jadi menghadap Kayla.


"Sebenarnya ada apa ini?tolong jelaskan Bagas,aku nggak ngerti"kesal Kayla yang melihat tingkah dan ucapan Bagas yang aneh.


"Bagas terus nyebutnya?panggil dulu aku dengan sebutan Mas baru aku jelasin"


"Bagas"


"Tuhkan?mau dijelasin nggak?"


"Bagas"


"Ya udah aku diam kalau gitu"


"Ya udah,Ok"


"Apa?"


"Ma_Mas"


"Apa sih ga kedengeran"


"Mas Bagas"


"Iya sayang,aku disini"


"Ih,kesel..."

__ADS_1


...****************...


__ADS_2