
Kayla pun mulai mengerjapkan matanya setelah hampir dua jam dia pingsan.Selain karena shock dengan kabar meninggalnya Daniel,Kayla juga mengalami kelelahan san stres berlebih karena itulah saat ini Kayla membutuhkan bantuan infusan untuk membuat tubuhnya kembali bertenaga.
"Ibu..."lirih Kayla saat melihat sang ibu duduk disamping nya dengan tangan yang menggenggam erat tangan Kayla.
"Sayang kamu sudah bangun Nak?"tanya Bu Fatimah bangkit dari duduknya lalu mendekat ke arah Kayla yang masih terbaring lemah.
"Ma_Mas Daniel Bu,Mas Daniel"kini pecah sudah tangis Kayla saat teringat kalau Daniel sudah tidak ada lagi dan pergi meninggalkan nya untuk selama lamanya.
Tidak tega melihat kondisi anaknya,Bu Fatimah pun segera menarik Kayla masuk kedalam pelukkan nya dan mendekap erat tubuh Kayla yang bergetar hebat karena menangis.
"Ikhlaskan Nak,mungkin ini yang terbaik untuk Nak Daniel karena tuhan lebih menyayangi Nak Daniel"ucap Bu Fatimah yang tidak kalah terlukanya dengan Kayla saat harus merelakan pria sebaik Daniel yang selama ini sudah membantu dan selalu ada untuknya dan juga untuk Kayla.
"Lalu bagaimana pemakaman nya Bu?Kakaknya bahkan hingga kini tidak dapat dihubungi?"tanya Kayla setelah sedikit tenang dan berhenti menangis.
"Pemakaman nya sudah di urus oleh Bu Rianti dan juga Pak Barata.Karena tidak ada pihak keluarganya yang bisa dihubungi maka semua di urus oleh Pak Bara dan Bu Rianti"jelas Bu Fatimah.
__ADS_1
"Kayla mau kepemakaman nya Bu,Kayla ingin mengucapkan selamat tinggal untuk terakhir kalinya"lirih Kayla.
"Tapi pemakaman nya sudah selesai Nak,besok kita kesana ya sekarang lebih baik kamu istirahat.Kamu terlalu lelah makanya tadi kamu pingsan,karena badan kamu terlalu lemah.Jadi lebih baik sekarang kamu istirahat dulu dan besok kita datang ke makamnya Nak Danil ya"bujuk Bu Fatimah karena memang sangat tidak mungkin untuk Kayla pergi kepemakaman dengan keadaan yang lemah seperti saat ini.
*
*
"Assalamualaikum Mas,maaf Kayla baru bisa kemari.Maafkan Kayla ya Mas jika selama ini Kayla selalu membuat Mas repot dan kesusahan,kini Mas bisa tenang disana"lirih Kayla yang kembali menangis disamping pusara Daniel yang masih basah dengan dipenuhi oleh bunga segar.
Bu Fatimah pun membiarkan Kayla mengeluarkan semua kesedihan nya agar Kayla bisa merasa tenang setelah semua beban dan kesedihan nya dikeluarkan oleh sebuah tangisan.
Lain Kayla yang tengah berduka lain juga dengan Bagas yang baru saja membuka matanya setelah dua hari dipindahkan keruang rawat inap.
"Mamah"lirih Bagas saat sudah membuka matanya.
__ADS_1
"Kamu sudah sadar Nak?bagaimana apa yang kamu rasakan?"tanya Mamah Rianti pada saat Bagas sudah membuka matanya.
"Ke_kepalaku pusing Mah"lirihnya lagi.
Mamah Rianti pun bwergegas memanggil dokter untuk memeriksakan kondisi anak semata wayangnya itu.
Dan kedua orang tua Bagas pun merasa lega saat mengetahui keadaan Bagas sudah mulai membaik hanya tinggal pemulihan saja.
"Mah,lalu bagaimana dengan Daniel?apa dia baik baik saja?"tanya Bagas pada akhirnya keluar juga dari mulutnya saat mengingat teman yang juga satu mobil dengan nya saat kecelakaan bahkan saat mengalami perampokan yang membuat Daniel dan juga Bagas menderita luka tusukan yang membuat Daniel meninggal dunia.
"Maaf Nak tapi Dokter Daniel tidak bisa diselamatkan meski segala upaya sudah dilakukan tapi luka Dokter Daniel terlalu parah dan tidak bisa bertahan"jawab Mamah Rianti sendu dan membuat Bagas menitikan air mata karena teman sekaligus orang yang dulu pernah menolongnya itu kini sudah tidak ada lagi.
"Kayla"
****************
__ADS_1