
"Kenapa disini?kita masuk yuk,disini dingin"ujar Bagas saat melihat Kayla tengah duduk termenung seorang diri dibangku taman rumah sakit.
"Kamu dari mana?tadi pas aku bangun kamu nggak ada dikamar"jawab Kayla yang balik bertanya pada Bagas yang membuat Bagas tersenyum.
"Aku beli makanan buat kamu,ini"jawab Bagas sembari menunjukan plastik berisi kotak makanan.
"Masuk Yuk,kita makan"Bagas pun bangkit lalu mengulurkan tangan nya pada Kayla.
Dan tanpa rasa ragu atau pun canggung Kayla pun meraih tangan Bagas.Keduanya pun nampak bergandengan tangan memasuki kamar rawat yang sudah satu bulan menjadi tempat Bagas dan Kayla tinggal.
Hubungan Kayla dan Bagas pun kini semakin membaik dan semakin dekat.Paham akan kondisi Kayla Bagas pun kini hadir sebagai seorang teman dan sahabat.
Tinggal menuntut lagi untuk Kayla membalas perasaan nya.Toh dengan begitu hubungan keduanya jadi jauh lebih baik lagi.
Pelaku kejahatan yang merupakan Kakak dari Daniel sendiri yaitu Tomi sudah ditangkap polisi dan sudah dipenjarakan.
Untuk Sandra kini tengah menghadapi kemerosotan karir karena terseret dalam kasus pembunuhan berencana untuk Bagas.
Namun naas bukannya Bagas yang tewas melainkan Daniel adik dari Tomi sendiri.Marasa bersalah pada adiknya Tomi pun hanya bisa pasrah saat polisi menangkapnya.
"Aku mau pulang Gas,sudah tidak betah.Pengobatan dirumah saja bisakan?"tanya Kayla disela makan siang keduanya.
__ADS_1
"Boleh,tapi kamu harus nurut dengan minum obat dengan teratur dan tetap menjaga agar tidak drop lagi.Gimana,sanggup?"
"Iya aku akan mematuhinya tapi aku mau dirawat dirumah saja"
"Ok,nanti aku urus kepulangan kamu ya"
"Terima kasih"
"Sama sama sayang,eh maaf keceplosan"jawab Bagas segera memukul mulutnyq yang lancang.
Kayla sendiri hanya tersipu malu saat Bagas menyebutkan dengan kata 'sayang'.
*
*
Dengan di antar oleh supir yang dikirim khusus dari rumah Bagas Kayla pun pulang dengan selamat kerumahnya dan disambut oleh Bu Fatimah.
"Assalamualaikum Bu"ucap Kayla saar memasuki rumah sederhana miliknya.
"Wa'alaikumsalam,alhamdulillah kamu sudah sampai Nak"jawab Bu Fatimah yang menyambut kepulangan sang anak dengan pelukan hangatnya.
__ADS_1
"Iya Bu"jawab Kayla dengan binar bahagia karena sudah kembali lagi kerumahnya.Tempat ternyaman untuk dirinya.
"Ayo Nak Bagas masuk dulu"ujar Bu Fatimah pada Bagas yang baru datang dengan Kayla.
"Tidak Bu saya langsung pamit saja,besok kalau ada waktu saya datang lagi kemari"jawab Bagas menolak untuk masuk.
Melihat Bagas yang menolak untuk masuk Kayla pun reflek menolah ke arah Bagas dengan wajah bingung nya.
"Kenapa nggak masuk dulu?istirahat dulu sebentar didalam"ucap Kayla yang kembali lagi keluar rumah dan menghampiri Bagas.
"Tidak perlu,nanti saja dirumah.Baik baik dirumah ya,ingat jangan lupa minum obat.Aku pulang dulu ya?"jawab Bagas membelai sayang rambut Kayla yang terurai indah dikepalanya.
Kayla pun hanya mengangguk patuh pada ucapan Bagas.Kayla pun masuk kedalam rumah setelah memastikan mobil yang Bagas pakai sudah pergi meninggalkan rumahnya.
Perhatian Bagas selama merawat Kayla dirumah sakit ternyata mampu mengobati luka hati Kayla yanh ditinggal pergi oleh Daniel.
Meski awalnya ragu dan sempat menolak kehadiran Bagas namun lambat laun Kayla pun mulai terbiasa dan kini sudah mulai menerima kehadiran Bagas.
Karena selama bersama dengannya Bagas tidak pernah membahas tentang perasaan nya atau pun perasaan Kayla sendiri.
Bagas melakukan semua nya kini murni sebagai teman meski harus sekuat tenaga menekan rasa yang bergejolak didalam hatinya untuk mrmiliki Kayla kembali.
__ADS_1
Namun kali ini Bagas ingin membuat Kayla nyaman berada didekatnya terlebih dahulu dengan harapan suatu hari nanti Kayla bisa kembali menerima perasaan cintanya.
...****************...