Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.44


__ADS_3

"Aku titip Kayla padamu Niel,tolong bahagiakan dia.Meski berat untukku melepaskan nya tapi dia terlihat jauh lebih bahagia bersama denganmu maka aku merelakannya untuk bersama denganmu"ujar Bagas sendu menahan sakit dan sesak didada,namun berusaha tetap terlihat tegar.


Bagaimana pun ini adalah balasan atas apa yang pernah dia perbuat dulu pada Kayla.Meski berat Bagas harus tetap rela dan mengikhlaskan Kayla bersama dengan pria lain.Pria yang jauh bisa membuat Kayla bahagia


"Kamu tidak usah khawatir aku berjanji akan selalu membuat dia tersenyum dan bahagia karena hidupku saat ini hanya untuk Kayla"jawab Daniel meyakinkan Bagas


Daniel tahu bagaimana perasaan Bagas yang sebenarnya pada Kayla.Betapa cintanya Bagas pada Kayla,hanya saja semesta seolah tidak mengijinkan keduanya untuk bersama.


Dan bagi Kayla sendiri mungkin masih terlalu sakit jika harus kembali bersama dengan Bagas


Dan menerima Bagas kembali setidaknya saat ini Kayla sudah berdamai dengan keadaan dan juga memaafkan Bagas sepenuhnya.


Bahkan Kayla sudah bisa menerima Bagas meski bukan sebagai pasangan tapi setidaknya Kayla sudah mulai bersahabat kembali.


Tidak ada lagi kebencian dimatanya saat melihat Bagas.Dan Bagas pun harus ikhlas saat tatapan penuh cinta milik Kayla kini bukan lagi untuknya tapi untuk pria lain.


"Terima kasih,aku akan selalu mendoakan kalian"Lanjut Bagas lagi.


Keduanya pun merampungkan acara makan siang itu dan berjalan beriringan menuju keparkiran dimana mobil keduanya berada.


Mereka berpisah menuju mobil masing masing namun saat akan memasuki mobil tiba tiba Daniel mendengar suara rintihan Bagas dan betapa terkejutnya Daniel saat melihat Bagas sudah tidak sadarkan diri dan dibawa oleh 4 orang berperawakan tinggi dan juga menyeramkan.

__ADS_1


Daniel pun segera mencegar ke empat orang itu untuk membawa Bagas namun naas,Daniel pun harus kehilangan kesadaran nya saat akan menelpon polisi karena seseorang memukul kepalanya cukup keras sama halnya dengan Bagas.


Keduanya pun dibawa kedalam satu mobil yang sama lalu bergegas meninggalkan area perkiran restoran yang terlihat sepi itu.


*


*


"Bagas,hey bangun.Bagas bangun"bisik seseorang tepat ditelingan Bagas saat ini.


Bagas pun mulai membuka matanya saat seseorang berbisik ditelinga nya.


Bagas mencoba menggerakkan tubuhnya namun karena terikat Bagas jadi tidak bisa bergerak dengan leluasa


Bagas mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru ruangan yang nampak begitu asing dan juga kotor


"Di mana ini?"gumamnya namun dapat terdengar jelas oleh Daniel yang ada di sampingnya


"Aku juga tidak tahu,kenapa kita ada di sini?"jawab Daniel yang juga dalam keadaan yang sama dengan tangan terikat ke belakang sama halnya seperti Bagas


"Apa kamu mengenal mereka?"tanya Bagas pada Daniel

__ADS_1


"Tidak,aku tidak mengenal mereka.Bahkan ini pertama kalinya aku melihat orang orang itu"jawab Daniel


"Lalu apa yang mereka inginkan?Kenapa mereka membawa kita kemari?"tanya Bagas lagi


"Entahlah aku juga tidak tahu"


Kreekkk...


Disaat Bagas dan juga Daniel berbincang tentang keadaan mereka tiba-tiba terdengar suara pintu gudang itu terbuka


Daniel membulatkan matanya saat melihat sesosok orang yang di sangat dia kenali berjalan masuk menghampiri keduanya


"Kakak apa yang kamu lakukan?"tanya Daniel pada pria yang kini berdiri tepat di depan Daniel dan juga Bagas


"Kakak?dia Kakakmu?"tanya Bagas yang mendengar Daniel menyebutkan Kakak pada pria yang baru saja masuk itu.


Namun pria itu bergeming dan hanya menatap tajam pada Bagas yang masih kebingungan dengan situasinya saat ini.


Pasalnya Bagas sama sekali tidak mengenal pria itu.Yang Bagas tahu dia adalah kekasih gelap mantan kekasihnya.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2