Cinta Kayla

Cinta Kayla
Bab.34


__ADS_3

Sebelum mulai Othor mau minta maaf kalau para reader merasa ada yang aneh dengan cover dan juga dengan judul nya.


Tenang saja ya,ini masih cerita tentang Kayla,Bagas dan Daniel hanya saja Othor rubah cover sama judulnya.


Karena setelah ditelisik dan di amati judulnya agak aneh dan jujur dari awal buat merasa kurang srek sama judul itu.


Dan ternyata apa yang tidak sesuai dengan hati kalau dipaksakan tetap ya jadi berasa ada yang kurang.


Dan insya allah setelah ini,cover sama judul sudah pasti dan tidak akan berubah lagi kecuali dicover ya karena kadang suka diganti sama pihak NT dan itu diluar kuasa Othor.


Sekali lagi mohon maaf atas ketidak nyamanan nya dan.....


🌸 Happy Reading... 🌸


.


Sementara didalam mobil.Bagas kembali menatap nanar kearah rumah Kayla yang kini sudah nampak sepi.


Dadanya kembali sesak kala netranya menangkap sosok Kayla yang tengah dipeluk mesra oleh Daniel calon suaminya.

__ADS_1


Dengan perasaan hancur dan juga sakit akhirnya Bagas pun pergi meninggalkan tempat itu lagi setelah tadi kembali kesana untuk kembali melihat wajah Kayla.


Namun nampaknya kini Bagas harus benar benar melepaskan Kayla demi melihat wajah cantik itu kembali tersenyum meski senyuman itu bukanlah untuknya.


*


*


"Selamat ya atas pertunangan kalian,aku ikut bahagia"suara bariton itu tiba tiba masuk kedalam indra pendengar Kayla saat dirinya tengah fokus dengan pekerjaan nya.


Kayla pun mendongakkan kepalanya yang sedari tadi menunduk untuk melihat ke sumber suara.Kayla nampak terpaku saat melihat wajah Bagas yang tersenyum sendu.


Kayla pun segera mengalihkan pandangan nya kesembarang arah agar tidak tertipu lagi dengan pesona Bagas.Apalagi disaat Bagas menampakan wajah sedihnya,sungguh Kayla tidak sanggup untuk itu.


"Iya Pak terima kasih"jawab Kayla singkat dan kembali melanjutkan pekerjaan nya tanpa peduli lagi dengan Bagas yang masih menatapnya sendu.


Merasa terus diabaikan Bagas pun akhirnya pergi dan masuk kembali kedalam ruangan nya.Setelah Bagas pergi Kayla pun menghela nafas sepenuh dada.


Ingin melupakan dan mengubur rasa itu dalam dalam namun nyatanya semua rasa itu masih tersimpan apik didasar hati yang terdalam.

__ADS_1


Sehingga masih saja menimbulkan rasa sesak dan sakit kala bersitatap dengan wajah yang teramat dirindukan itu tapi tidak bisa juga untuk menerima nya kembali setelah luka yang dia berikan teramat dalam.


Tidak jauh berbeda dengan Kayla yang galau akan perasaan nya,Bagas jauh lebih dilanda ke galauan yang hakiki.Pasalnya Bagas sudah kehilangan kesempatan untuk memulai kembali dengan Kayla.


Sakit memang namun jika itu yang terbaik untuk membuatnya bahagia maka Bagas pun akan mencoba merelakan Kayla bersanding pria yang akan jauh bisa membahagiakan nya.


"Jika dia membuatmu jauh lebih bahagia maka aku akan berusaha ikhlas Kay,berbahagialah maka aku akan merelakan mu bersama dengannya.Namun jika satu kali saja aku melihatmu menangis karena nya maka aku tidak akan pernah melepaskanmu untuk yang kedua kalinya,meski aku harus menjadi seorang pembinor sekali pun aku tak peduli asal kamu kembali menjadi milikku"gumam Bagas sebelum dirinya benar benar menutup kisahnya bersama dengan Kayla.


*


*


Keduanya pun kini larut dalam dunia masing masing,dimana Bagas yang kembali menjadi si gila kerja dan Kayla disibukan dengan persiapan pernikahan nya.


Hubungan keduanya pun kini kembali normal dan murni sebagai karyawan dan atasan.Mereka hanya akan berbincang seputar pekerjaan dan jika dibutuhkan saja.


Selebihnya mereka akan kembali seperti orang asing yang tidak saling mengenal satu sama lain nya.Meski di awal awal begitu berat untuk Bagas namun seiring berjalan nya waktu semua nampak baik baik saja.


Atau lebih tepatnya Bagas terus berusaha baik baik saja.Setidaknya kini Kayla bisa tersenyum dan berbicara secara santai tidak setegang dulu lagi.

__ADS_1


Meski yang mereka bahas dan mereka bicarakan adalah masalah pekerjaan namun kini Kayla sudah lebih bersahabat dengan Bagas yang menjaga jarak dengan nya.


__ADS_2