
Episode 31
Di landasan udara internasional soekarno hatta, zahra dan dero sudah berdiri menunggu di pintu keluar kedatangan luar negeri, zahra Nampak semakin cantik gadis itu sekarang menggunakan hijab sebenarnya sudah 1 tahun lama nya gadis itu memutuskan untuk berhijab dan lebih mendekatkan diri ke agama. Namun kelakuan nya tidak kunjung berubah zahra tetap lah zahra tapi dero selalu mendukung semua keputusan zahra selama itu baik bagi perempuanya.
“di mana yah mereka sayang, kok lama sekali” kata zahra memandang dero sekilas
“sabar ay mungkin mereka sedang menunggu bagasi mereka” kata dero sambil tersenyum melihat calon istrinya itu yang Nampak sangat tidak sabaran itu
__ADS_1
“iya tapi lama banget, kan kita harus ke butik untuk mencocokan ukuran baju naira dan lola” kata zahra yang sangat bersemangat dan dero hanya terkekeh saja melihat nya, tak lama kemudia banyak penumpang pesawat yang sudah keluar dari mengambil bagasi Nampak lah kedua gadis yang sangat cantik dan modis berjalan sambil tersenyum melihat sahabat mereka itu. Kedua nya melambaikan tangan layaknya model yang berjalan di run way.
“aku kangan banget sama kamu nai, hai lola akhirnya kita bertemu juga kamu cantik sekali” kata zahra kepada kedua gadis di hadapanya itu, bagaimana tidak kedua gadis itu Nampak seperti model dengan pembawaan dan gaya mereka yang tentunya bukan kaleng-kaleng.
“aku juga kangen sama kamu zah. Sekalinya ketemu udah mau nikah aja nih sama kakak ku yang yaj gitu lah” naira memeluk zahra dan menyindir kakaknya itu dengan lirikan mata nya
“kau tidak mau memeluk kakak mu yang tampan ini nai, nanti sebentar lagi kamu tidak bisa memeluk ku karna istri ku akan marah” kata dero dengan pede nya sambil memeluk adik nya naira, dan lalu menjabat tangan lola dan sekedar menanyakan kabar saja pada gadis itu.
__ADS_1
Setelah sedikit bercengkarama dan melepas rindu akhirnya mereka memutuskan untuk menuju parkiran untuk pergi menuju butik yang sudah di pesan oleh dero untuk mengukur baju kedua gadis itu yang mana mereka akan menjadi pendamping mempelai perempuan, ketiga gadis itu sepanjang perjalanan hanya sibuk mengobrol dan melupakan kehadiran dero di mobil itu, namun dero tidak mengmabil pusing dan focus menyetir saja demi keselamatan mereka juga.
Sesampainya di butik sudah ada yang menunggu kehadiran mereka dan para gadis langsung di suruh masuk untuk mencoba gaun mereka masih-masih yang di bantu oleh stylis yang ada di sana, naira memilih gaun dengan model yang simple dan Panjang hanya saja atasnya berbentuk sabrina tidak terlalu rendah yang memperlihatkan pundaknya yang cantik itu.
Sedangkan lola memilih gaun yang memperlihatkan punggungnya dan juga sepanjang gaun naira membuat kedua gadis itu Nampak sangat cantik dan elegan dengan model gaun yang terkesan sederhana namun elegan itu. Melihat kedua sahabatnya zahra senyum dan memeluk kedua nya “ terimakaih sudah ada di hidup ku kalian berdua sangat cantik dengan gaun kalian” kata zahra yang merasa beruntung memiliki kedua sahabtanya terutama naira
Bersambung ……….
__ADS_1
Maaf aku telat up sate yah Guys