Cinta Pertama Naira

Cinta Pertama Naira
Episod 52 bakery


__ADS_3

EPISOD 52


Setelah menenpuh perjalan yang lumayan memakan waktu kedua gadis itu sudah sampai ke lokasi pembangun bakery milik naira, bangunan itu kini sudah hampit 80% selesai tinggal menyelesaikan beberpa hal dan mengisi ruangan saja.


Rencananya bakery ini akan di jalankan oleh lola sebagai manager dan naira sebagai pastry chef nya nanti, namun mengingat sekarang café dan resto nya sangat ramai pengunjung naira sengaja memilih lokasi yang tidak jauh dari café dan restonya itu, bakery nya berdiri hanya beda 1 blok dengan café dan restonya itu agar mempermudah perkerjaan naira.

__ADS_1


Setelah selesai melihat bangunan kedua gadis itu masuk lagi ke dalam mobil karna mereka akan menuju ke tempat penjual dekorasi dan mencari alat-alat serta kebutuhan bakery mereka itu. Mereka sampai di salah satu toko furniture yang sudah menjadi langganan naira dan keluarganya.


Mereka sampai dan lansugng memilih beberapa temapat duduk, meja,dekorasi, etalase dan lainya yang di butuhkan, namun belum selesai mereka memilih mereka bertemu dengan kiki “hei kalian kah itu naira dan lola” kata kiki berjalan mendekat kearah kedua gadis itu


“oh hai kiki”kata lola dan naira bersama “ada yang bisa di bantu” tanya kiki yang selalu ramah “apa kamu berkeja di sini?” tanya naira yang memnag tak tau apa lagi lola “oh ini milik keluarga ku saat ini aku lah yang menjalakanya” kiki menjelaskan. “oh itu Nampak sangat bangus, aku dan naira akan membuka bakery jadi bantu kami milih furniture dan dekorasi yang cocok yah” kata lola

__ADS_1


Kedua gadis itu merasa sangat puas apa lagi kiki sangat membatu mereka dalam memilih furniture yang tentunya sangat berkualitas dan semua dengan konsep bakery mereka nanti, “terimakasih ki atas bantuanya, kapan barang nya bisa di kirim” kata naira “mungkin minggu depan nai kanra ada revisi cat dari kalian jadi aku harus mengurus ke pabrik dulu” kata kiki.


Waktu sudah menujukan pukul 12 siang itu artinya jam makan siang, naira dan lola memang berencana akan makan siang di café milih naira di titik tinggi.merka pun mengajak kiki sebagai ucapan terimaksih atas bantuan laki-laki itu.


“ki mau makan siang bersama kami” kaya lola “gua ada janji dengan putra dan anak- anak lain nya di café dan resto titik tinggi” kata putra “oh kebetulan kami juga akan ke sana ayo kita sama-sama saja” kata lola lagi “oh benarkah baik lah kalo begitu” kiki mengiyakan dan mereka pun pergi menuju café naira yang belum di ketahui oleh kiki itu.

__ADS_1


Bersambung……


Catatan: maaf kalo cerita ku suka gak nyambung atau membonsai kan tapi aku akan coba per baiki lagi tulisan ku agar lebih menarik, terus dukung aku yah dengan banyak hal. Aku juga akan berusaha untuk terus up sebanyak yang aku bisa agar kalian semua suka dan tidak melupakan cerita ku, aku buruh suport dari kalian semua terimakasih


__ADS_2