
EPISOD 49
Skip ke pertemuan keluarga om bara dan om alfi. Kelaurga putra sampai ke restoran tempat peretemuan kedua belah pihak keluarga itu lebih dahulu putra menggunakan atasan kemeja dengan balutan jas berwarna navy yang melekat dengan sempurna di tubuhnya malam itu, ia juga merapikan rambut nya agar terlihat makin tampan.
Tak lama pintu ruangan mereka di ketuk dari luar dari ekor matanya putra sudah melihat sosok yang akan masuk ke ruangan tersebut adalah om alfi bersama sang istri dan di ikutin dengan dero bersama istrinya zahra yang ikut dalam acara malam itu dan tidak lupa dengan naira yang berjalan paling belakang.
__ADS_1
“selamat malam semua nya maaf kami sedikit terlambat jalan sedikit macet mala mini” kata om alfi tak enak pada kelurga om bara “oh tak apa kami juga baru sampai beberapa menit lalu” kata om bara sambil menjabat tangan sahabatnya itu. “loh put lu ngapain di sini” kata zahra yang sadar akan sosok putra di sana. Dan sukses membaut naira mengalihkan padangan nya ke depan setelah dari tadi sibuk dnegan hpnya.
“loh kalian saling kenala, ini anak om yang akan di jodohkan dengan naira” kata om bara lagi. Naira yang menyadari itu langusung membuat jantunya berdetak dengan kecang deg deg deg bunyi nya dalam dada nya. “kalian udah saling kenal yah” kata mama naira kali ini “sudah tante aku, naira dan zahra merupakan teman semasa sekolah” kata putra. “oh bagus dong kalo gitu jadi kalian enggak susah untuk pendekatan” kali ini bunda putra yang berkata.
“hahahahah memang kalo jodoh enggak kemana yah” kata om alfi dan om bara bersamaan, akhirnya mereka duduk dengan tenang entah mengapa naira merasa takut dengan keadaan ini, tidak di pungkiri ia amat ngata senang namun masih ada keraguan di hatinya tentang putra setelah kejadian semasa sma mereka itu, walaw sepertinya putra biasa-biasa saja.
__ADS_1
Cantika yang duduk di sebelah naira pun langusung menggandeng tangan naira dan merapatkan duduk nya di sebelah gadis itu “iya aku senang bunda, aku akan punya kakak perempuan” katanya yang sangat senang itu. Yang lain melihat tingka cantika yang seperti anak-anak pada hal sudah masuk kuliah hanya bisa tertawa sedangkan naira hanya tersenyum ia merasa di terima secara baik oleh kelurga putra.
Selesesai makan, mereka langsung membahas tentang perjodohan ini yang akan di langsungkan dengan acara lamaran terlebih dahulu 1 minggu lagi “ bagai mana pendapat kalian berdua” tanya mama tika pada putra dan naira “aku menurut saja” kata putra yang namapk senang namun ia berusaha menyembunyikanya “eeemm boleh kah aku berbicara dulu berdua dengan putra, aku rasa kami butuh waktu” kata naira yang masalh Nampak tak nyaman”
“oh tentu saja, kalian bisa ngobrol dan pergi berdua sekarang biar sisa nya kami yang akan membatu kalian” kata bunda nurul pada naira dan menatap yang lainnya. “putra ajak naira mencari udara segar di luar dan jangan lupa antar ia Kembali ke rumah yah nanti” kata om alfi pada putra
__ADS_1
Bersambung ……….