
EPISOD 50
Setelah mendapat izin dari keluarga nya mereka pun keluar dari ruangan tersebut berdua saja dan para orang tua dan yang lain akan membahas tentang acara pertunangan mereka. Sertelah masuk ke dalam mobil putra dan naira Nampak tidak banyak bicara, putra melajukan mobilnya mencari tempat yang nyaman untuk mereka berbicara berdua saat ini. “ma uke pantai ?” tanya putra “iya boleh”jawab naira sedanya.
Tak memkan banyak waktu mereka telah sampai di pinggir pantai dan putra keluar terlebuh dahulu dari dalam mobil setelah memarkirkan mobilnya. Ia keluar dan memutari mobilnya untuk membuka kan pintu bagi naira. Mereka berjalan menuju temapt duduk setelah membeli minuman di toko dekat sana “ ini pakai jas ku, angin malam tidak baik untuk kesahatan” kata putra
__ADS_1
“Makasi yah” kata naira, mereka Nampak diam sesat tidak tau mau memulainya dari mana namun putra mencoba mengawali obrolan itu “kamu nampaknya kecewa dengan perjodohan ini apa kamu akan membatalkanya”, putra mencoba mencari kebenaran dan berkata lembut pada naira “malah aku yang takut kamu gak nyaman denagn perjodohan ini, setelah masalah sarah aku takut kamu masih menyalahkanku” kata naira napak menundukan kepala.
“ maafkan sikap dan sifat ku saat itu nai, aku sadar kamu hanya tidak mau menyakiti siap pun dan itu bukan salah mu.jadi biar lah yang lalu menajdi masa lalu” putra sambil mencoba menggenggam tangan naira “apa kamuy akin ?, aku tak mau nanti ada penyesalan” tanya naira lagi “yang membuat ku menyesal adalah karna tidak mendengarkan penjelasan mu terlebih dahulu, dan mementingkan ego ku saat itu”
katanya sambil menatap naira “asal kamu tau nai begitu kamu pergi entah mengapa itu membuat ku lebih takut, jadi jagan pergi lagi. Aku tak tau sejak kapan tapi aku mencintai kamu nai” kata putra dengan tulus dan naira mencoba mencari kebohongan di dalam mata putra namun ta kia temukan dan naira pun hanya tersenyum, ia sangat beryukur dengan keadaan saat ini.
__ADS_1
“kemarilah” jawab naira yang merentangkan tanganya. Naira maupun putra mala mini Nampak sangat sennag dan bernyukur tak lupa mereka mengabari keluarganya kalo mereka akan melangusngkan pertunanang, dan tentu saja di sambut sangat baik dan heboh oleh kelaurag mereka masing-masing terutama mama dan ibu mereka yang namapk sangat antusias dengan kabar itu.
Setelah merasa sudah cukup larut malam putra pun mengantra kan naira pulang ke rumahnya, dengan santai karna ia tidak mau momen ia bersama naira cepat berlalu serta tanganya yang tidak mau melepaskan gengaman dari naira, naira hanya menurut saja dengan tingkah putra yang Nampak berbeda sekali saat ini
Bersambung.........
__ADS_1
Catatan: maaf kalo cerita ku monoton atau tidak menarik yah, tapi aku selalu berusaha lebih baik lagi aku butuh dukungan dari kalian semua. Tolong tinggalkan jejak kalian yah dengan menentukan komentar dan like serta vote nya makasi semua nya