Cinta Pertama Naira

Cinta Pertama Naira
Episod 54


__ADS_3

“kenapa kamu melihat ku begitu lola” tanya naira “tak apa gua hanya terharu dan sedih saja”. “Kamu sedih kenapa?”, “pada hal gua yang bilang mau cepat menikah dan tidak mau berkerja eh malah keduluan elu” kata lola cemberut sambil bercanda.


“bukan nya kamu menunggu verdinan?” tanya naira “oh ia aku menggu verdiana saja heheh” lola Nampak tersenyum Kembali. Faisal yang melihat lola tersenyum membayangkan laki-laki lain pun Nampak tidak suka. “lu yakin, jangan-jangan si verdianan itu sudah Wanita lain di sana”


“wah benar kah begitu, apa gua harus bersedih tapi sepertinya tidak” lola tanya jawab dengan diri nya sendiri “aku rasa verdinan bukan laki-laki yang seperti itu deh” naira membelah verdianan. “orang busa saja berubah kan” faisal menakuti. “hey perasaan lu dari tadi menjelek-jelekkan calon suami gua yah” lola Nampak tak suka


“bukan menjelek kan hanya menasehati” kata faisal yang Nampak makin emosi mendengar lola mengajakn verdianan adalah calon suaminya. Tak sadar kan gadis itu ia menyukai diri nya. “sudah lah kalo elu suka dengan lola lu bilang” kata putra “ia gua suka sama lu jadi jangan membicarakan laki-laki lain”

__ADS_1


“dih orang gila” kata lola yang tak perduli dengan ucapan failsa dan berlalu pergi begitu saja tidak ia perdulikan ucapan faisal tadi namun sedangkan yang lain Nampak terkejut seorang faisal mengungkapkan perasaan nya seperti itu.


Namun seolah tau denga nisi hati failsa putra hanya melirik sekilas dan tersenyum mengejek, setelah acara makan siang itu mereka pun memuruskan untuk pulang ke kantor masing-masing. “aku pergi dulu, jangan lupa besok kita harus mencari cincin” kata putra sambil berjalan bersama naira.


“oke baik lah, mau janjian atau bagaimana?”. “aku akan menjemout kamu di sini besok” naira hanya menjawab dengan anggukan kepala dan putra berasa naira sangat menggemaskan langsung mebelai kepala dan memeluk gadis itu. Naira hanya menurut tidak mengelek sama sekali karan ia pun suka. Setelah semua pergi ia menjutkan perkerjaan nya pula hari itu.


Tapi menurut putra itu lah caranya untuk mendukung perempuanya secara tidak langsung. setelah selesai mereka pun langsung bergegas ke toko perhiasaan untuk mencari cincin yang cocok untuk kedua nya.

__ADS_1


Sesampainya di mall mereka langsung masuk ke toko perhiasaan tidak lupa dengan tangan putra yang selalu menggandeng tangan naira sedari mereka turun dari mobil tadi, naira melihat etalase yang terpajang beberpa model cicin itu “apa kah yang ini bagus?” kata naira pada putra


“yah bagus aku suka” putra Nampak suka dengan pilihan naira yang terlihat simple namun juga mewah itu “tapi yang ini juga bagus” kata naira mengkat satu lagi cicin yang dia anggap bagus itu “yah sudah beli saj kedua nya sepasang-sepasang”. “tidak kah itu boros”


Putra tidak menjawab langsung menyuruh pelayang membungkus nya. “tidak boros kok, satu nya akan di pakai di acara pertuangan kita dan satunya untuk mas kawin” kata putra. Naira hanya menurut saja dengan putra ia tidak membantah walaw ia tau harga cincin itu tidak lah murah apa lagi putra membeli lasung dua.


Bersambung ………

__ADS_1


__ADS_2