Cinta Pertama Naira

Cinta Pertama Naira
Episod 58 butik


__ADS_3

EPISOD 58


“tapi aku harap lola mau membuka hatinya untuk faisal, laki-laki itu tidak pernah dekat dengan Wanita mana pu asal kau tau, aku takut dia tidak menyukai Wanita” putra berkata . “biarkan mereka dekat dengan cara mereka sendiri, aku yakin kalo jodoh yah pasti Bersatu” kata naira. Iya jodoh pasti Bersatu kata putra dalam hati.


Setelah selesai menghabiskan makan siang mereka pun bergegas menuju butik yang sudah menjadi langganan sama mama, sepanjang jalan kedua insan itu banyak bertukar fikiran satu sama lain karna putra adalah seorang manejer perencanaan tentu laki-laki itu sangat fasih tentang bisnis.

__ADS_1


Sehingga banyak ilmu yang dia miliki, naira sangat antusias tentunya untuk menanyakan satu dan lain hal karna ia akan membuka toko rati yang baru, jadi ia fikir bertanya pada ahlinya tentu bukan ide yang buruk. Putra Nampak menyambut baik semua pertanyaan naira karna secara tidak langsung ia bisa membantu naira dalam bisnis nya.


Putra juga sangat kagum dengan sosok naira yang Nampak sederhana ternyata memiliki semua nya namun gadis itu Nampak menjadi sosok yang bersahaja, terlihat dari gadis itu yang mau melayani para mengunjung di café nya itu. Putra semakin sayang kepada naira tanpa di katakana pun pasti semua orang yang lihat tingkah dan tatapan putra pun pasti sudah tau.


Sesampainya mereka di dalam butik sudah Nampak kedua Wanita cantik yang sudah menunggu mereka, “hai sayang kalian sudah datang” kata ibu putra yang melihat kedua nya masuk kedalam butik. “maaf bu tadi di jalan sedikit macet, mukin karna jam makan siang sudah selesai” putra menyalimi tangan sang ibu di ikuti oleh naira juga.

__ADS_1


“aku suka kedua ini ma, aku yang model sederhana saja untuk kebaya akat nya ma, dan untuk resepsi aku mau gaun line A yang menggung nya sedikit terbuka, boleh kan ma” kata naira antusias. “coba tanya calon suami mu boleh atau tidak” bukan karna model pilihan naira jelek hanya saja memang dress untuk resepsi yang dipilih naira terbuka sehingga sang mama harus bertanya pada putra juga.


“apa aku boleh menggukan baju model ini, aku sangat suka” kata naira pada putra, laki-laki itu yang tadinya namapk tidak setuju medengar gadis nya sangat menyukai model itu hanya dapat menghembus kan nafasnya “iya boleh tapi jangan terlalu turun dan jangan berlebihan” kata putra. Sang ibu yang melihat anak yang mengalah begitu saja hanya bisa tersenyum.


Anaknya itu sangat mengukai naira itu lah yang di tangkap sang ibu dari sikap sang anak yang biasanya keras kepala itu. “oke kalo gitu tinggal ukur badan kalin dan pilih warnya” kata sang disainer yang akan bertanggung jawab dengan baju pengantin naira dan putra. Setelah selesai dengan kegiantan butik dan hari sudah petang mereka mutuskan untuk langsung pulang.

__ADS_1


Begitu juga putra laki-laki itu memang izin untuk masuk setengah hari berkerja hari ini, karna ia tau memilih model baju dan lainnya itu akan memakan waktu yang cukup lama. Namun laki-laki itu Nampak sangat senang dan tidak rishi menemani calon istri, ibu nya dan calon mertunya itu.


Bersambung …….


__ADS_2