Cinta Pertama Naira

Cinta Pertama Naira
Episod 59 rooftop


__ADS_3

EPISOD 59


Ke esokan harinya naira dan lola sudah berada di bangunan yang akan mereka gunakan sebagai bakery nantinya, bangunan itu sudah jadi dan sudah banyak prabotan yang di susun dan di tata di tempatnya. Kiki juga hadir di sana untuk mengecek furniture yang di kirim dari tokonya ke bakery naira dan lol aitu.


“apa kah sudag semunya di antarkan” kata kiki berbicara pada kurir yang bertuga mengatarkan prabotan pesanan kedua gadis itu “hamper semua pa tinggal beberpa kursih saja sedang perjalan ke sini” jawab orang itu “oke kalo gitu nanti jangan lupa secalin cek Kembali barang-barangnya jangan ada yang terlewat” kata kiki pada orang tersebut

__ADS_1


Lola yang meiliah kiki sangat berbeda saat berkerja pun langusng memuji laki-laki itu “ wiiih pak bos kalo lagi kerja aura nya beda bener yah” lola bercanda “ harus dong wibawa itu harus di miliki” lola yang mendengar itu langusng mengancungkan jempol nya saat itu juga. Ia kagum dengan kiki yang sangat berbeda ssat berkerja.


“gua gak bisa lama-lama yah guys, nanti barang-barang kalian akan di urus sama kurir. Gua harus ke pabrik lagi nih” kata kiki menghampiri lola dan naira “oh iya gpp kok ki kamu hati-hati di jalan yah, Makasi pertolongannya” kata naira “iya Makasi banyak yang pak bos udah capak\=capek bantu kita hari ini” lola bersuara.


Setelah pamit dengan kedua gadis itu kiki langsung keluar dari bangunan 3 lantai itu, bangunan bakery memang di buat 3 lantai karna lantai satu akan di jadikan dapur, etalase berserta kasih, sedangkan lantai dua ada kantro dan juga tampat duduk untuk pengunjung dan lantai tiga untuk rooftop.

__ADS_1


Hp naira pun berdering tidak lama dari kepergian kiki, “halo put ada apa?” tanya naira pada sang penelefon yang ternyata adalah putra “kamu di mana ?, kata nya kita mau makan siang di dekat kantor ku hari ini?” kata putra “oh yah ampun hamper saja aku lupa, saat ini aku sedang ada di bakery put, nanti aku akan ke sana 30 menit lagi” kata naira yang melirik jam di tanganya sudah menunjukan pukul 11:00 siang.


“aku tunggu di kantor yah nanti kita bareng aja ke restonya” kata putra lagi. “oke sampe ketemu nanti yah” kata naira berbicara sambil tersenyum. Gadis itu pun langsung mematikan hp nya dan Kembali melanjutkan aktifitasnya. “ciiieee yang mau makan siang sama calon suami” kata lola mengejek naira “apa sih kamu tuh iri yah” naira menjawab


“iya aku iri banget kamu udah punya calon suami bentar lagi nikah, zahra udah nikah mungkin bentar lagi bakal punya anak, nah aku jomblo terus” lola berekspresi sedih “kenapa kamu tidak mencoba dengan faisal sepertinya dia serius dengan mu” naira memberi saran “aku baru sebentar mengenal nya nai terlebih hati ku masih untuk verdinan, walaw dia jauh di sana” kata lola memikirkan verdinan “yang jauh akan kalah dengan yang dekat lola, apa kah kamu dan verdinan masih saling berkirim pesan?” tanya naira lagi, namun seketika lola ingat laki-laki itu sudah 1 minggu ini tidak mengabarinya, terakhir laki-laki itu bilang akan pulang ke rumah orang tuanya namun sampai saat ini tidak ada kabar lagi.

__ADS_1


“sudah lah coba kamu membuka hati mu, aku sudah lama menganal faisal ia laki-laki yang baik” naira memegang tangan lola seolah-olah menyalurkan aura positifnya pada gadis itu. “nanti akan aku fikir kan tapi saat ini aku akan focus ke bakery dulu saja”


Bersambung ……


__ADS_2