
EPISOD 46
Keesokan pagi nya putra sudah bangun seperti biasanya laki-laki itu bersiap ke kantor dengan setelah jas yang rapi melekat pada tubuhnya, laki-laki itu berjalan menuju meja makan yang sudah tersedia sarapan di atasnya dan jalan lupakan sang mama yang sudah berdiri di sana sampil mengoleskan coklat di atas roti.
“selamat pagi ma” kata putra menghampiri sang mama yang namapk sibuk “selamat pagi sayang mama, kamu tampan sekali sih” kata sang mama “harus dong aku kan anak mama” kata putra lagi, lalu ia duduk di kursihnya dan tak lama ayah dan adiknya datang dan mereka pun sarapan. Setelah selesai dengan sarapan mereka . putra dan sang ayah pergi ke kantor dan sang adik akan berangkat kuliah.
__ADS_1
Di perjalanan menuju kantor putra dan sang ayah Nampak serius membicaran tentang proyek yang akan mereka kerjakan bersama dengan kantor alfi papa naira. “atur waktu kita untuk bertemu om alfi dan dero anak laki-lakinya, untuk membahas tentang proyek ini put” kata sanga ayah “baik yah nanti berkasnya akan aku siap kan”. Sesampainya di kantor sang ayah langsung menuju ke ruanganya yang berada di lantai paling atas menjabat sebagai presedir utama.
Sedangkan putra yang baru keluar dari mobil sudah menjadi pusat perhatian terutama untuk kaum perempuan yang sangat menggumi ketampaan seorang putra, putra berjalan pasti dengan Langkah tegap. Tubuh nya sudah mulai berotot itu tentunya semakin membuat ia menjadi pusat perhatian dan jangan lupakan wajah tampanya yang sangat dingin itu di tempat kerja membuat ia terkesan dingin dan berwibawa.
Skip bertemu alfi dan dero, putra dan sang ayah sudah sampai di restoran temapt mereka bertemu, putra dan sang ayah samapai lebih dahun namun tak lama alfi dan yang anak dero juga sudah sampai, mereka focus membicaran tentang proyek yang akan mereka kerjakan bersama dan setelah mencapai kesepakana mereka berjabat tangan dan melanjukan ke acara makan. Setelah itu mereka berbincang layaknya teman terutama sang ayah dan om alfi.
__ADS_1
“bagaimana apa putra menyetuji perjodohan ini” kata om alfi dahulu “saya tidak menolaknya om karna saya juga tidak sedang dekat dengan siap pun” kata putra “anak om dia juga sekolah di tempat yang sama dengan kamu semasa sma loh put” kata om alfi lagi. “ia om aku tau kita teman semasa sekolah dulu” putra menjawab sopan “ kalo gitu bagus dong, tapi sepernya aku familiar dengan wajah mu” kata dero angkat bicara.
“saya juga salah satu teman istrimu zahra semasa sma, saya juga datang ke acara pernikahan kalian 2 minggu lalu” kata putra “yah sepertinya kalian memang berjodoh yah” kata sang ayah yang mendengar semuanya “bagus lah kalo begitu kalian tidak akan merasa canggung satu sama lain nya kalo begitu, baiklah bagaimana kalo akhir minggu ini kita adakan acara peremuan keluarga nya?” kata alfi “yah makin cepat makin bagus untuk apa di tundah bukan” kata sang ayah dan yang lain hanya tersenyum dengan keinginan alfi yang ingin secepatnya menjodohkan sang anak dengan anak teman baik nya itu
Bersambung ...........
__ADS_1