Cinta Pertama Naira

Cinta Pertama Naira
Episod 69


__ADS_3

EPISOD 69


Jam berganti hari tidak terasa hari ini adalah hari pernikahan naira dan putra, naira sudah bersiap sehari pagi buta untuk di rias oleh MUA yang memang sudah di siapakan oleh sang mama, gadis itu sedari bangun dari tidur nya tidak banyak bicara membuat sekitarnya mengerti bahwa gadis itu sedang tegang, takut, khawatir namun juga Bahagia.


Semua itu Nampak seakli di raut wajah naira, “anak mama jangan degang dong, rilex aja sayang” kata sang mam memncoba menenengkan sang anak. “iya ma naira aku coba sedikit rilex” sambil sedikit di pijat oleh salah satu anggota mua yang ada di sana mencoba membuat naira santai sedkit.


Setelah selesai di dandani dan berganti pakaian pengantin untuk acara akan nikah naiara begitu cantik sangat cantik gadis itu mangat menawan siapa pun yang ada di ruangan rias naira pasti akan memuji Wanita itu tampa hentinya. Lola yang berada di sana juga sudah Nampak heboh bersama zahra yang saat ini juga sudah di sana.

__ADS_1


Sebelum menuju ruangan akad ketiga gadis itu asik berfoto bersama keluarga tertelebih dahulu dan naira foto untuk dokumentasi nya juga. Tak terasa waktu menuju akad sudah dekat keluarag putra bersam rombongan sudah hadir di sana pula namun naira tidak di izinkan keluar sampai kata sah terucup dari penghulu dan para saksi.


Naira melihat kehadiran putra bersama para rombongan melalui televisi yang sudah di sambungkan dengan keadaan di dalam ruangan akad. Terlihat putra sangat gagah dan tampan dengan baju setelan jas putih nya yang menambahkan kesan tampan dan berkarisma nya.


Laki-laki itu memasuki ruangan dengan Langkah pasti bersama seluruh rombonganya, dengan senyum terbaiknya. Laki-laki itu di temani oleh sahabatnya juga membahawa berbagai macam seserahan.


Ia duduk di hadapan penghulu dan juga para saksi bersama sang ayah yang mendapi diri nya, sebelum acara akad aka nada sedikit wejangan dari ustad untuk memberikan wejangan pernikahan pada kedua calon mepelai untuk menajalanakn biduk rumah tangga kedepanya.

__ADS_1


Baik putra atau pun naira yang tidak berada di ruangan teresebut mendengarkan dengan baik dan menyerap ilmu yang di berikan olah pak ustad, tak lama acara akad pun berlangusung dengan mengawali dengan kata bismilah di pandu oleh penghulu.


“saya nikah kan dan kawinankan engkau dengan putri saya naira maura gunawan dengan maskawin seperangkat alat sholat di bayar tunai”


Bersambung …….


Catatan : kita sudah mau di penghujung cerita ku, aku tau kalian pasti ngerasa cerita ku monoton banget, tapi aku selalu berusaha semaksimal mungkin. Setelah cerita ini tamat nanti aku bakal buat cerita yang baru yang lebih baik lagi sebisa ku, aku mohon kalian semua selai mendukung aku kedepanya

__ADS_1


Maaf juga kalo cerita ku banyak typo dan kalian kesulitan dalam membaca nya. Semoga kekurangan ku ini akan semakin membaut aku lebih baik lagi di kemudian hari. Tolong berikan like dan komentar untuk Ki biar aku ngerasa dekat dengan pembaca ku terima kasih ❤️


__ADS_2