
EPISOD 65
Naira pun sudah berada di dalam kamar inap lola dengan membawakan pakaian ganti untuk nya dan juga lola, mami lola pamit untuk pulang kerumah karna sang suami akan pulang nanti malam dan baru akan ke rumah sakit lagi ke esokan hari bersama sang suami papi lola juga nantinya. “nih aku bawain makan ke sukaan kamu” kata naira membuka bungkusan berupa seblak yang memang merupakan makan kesukan lola.
“uuucccchhh Makasi banyak sayang ku” kata lola di buat selebay mungkin namun naira hanya tersenyum dengan tingka lola itu paling tidak sahabatnya itu tidak mogok makan walaw sedang sakit, mereka pun makan dengan hikmat sambil menonton menggunak leptop yang juga naira bawak untuk mereka nonton bersama.
__ADS_1
Keadaan di dalam kamar rawat inap yang di tempati oleh lola tidak seperti rumah sakit namun seperti kamar hotel yang fasilitas nonton dan makan serta snac yang banyak. Kedua gadis itu seakan lupa mereka sedang ada di mana, terutama lola gadis itu lupa kalo ia sedang di rawat di rumah sakit. Begitu lah mereka berdua.
Saat suster masuk dan mengcek infus yang terpasang di tangan lola pun sang suster hanya bisa tersenyum melihat kedua gadis itu, bahkan kedua gadis itu memberikan sang suster jaga donat 1 box untuk suster dan juga yang lainya. Sang suster tentu menerima box donat itu dengan senang hati. Setelah suster kerluar dari kamar lola tiba-tiba lola menjadi sedih.
“maaf in gua yah nai, gara-gara gua sakit elu harus siap-siap untuk pembukaan bakery sendiri deh” kata loal sedih “aku gpp kok, kamu harus banyak isitrahat biar cepet pulih nanti kalo udah sembuh kan biasa langsung bantu aku” . “iya gua bakal cepet sembuh gua bakal bosen banget juga di sini apa lagi gak ada cahabat unyu gua ini” kata lola sambil memeluk naira dengan erat. Ia sangat beuntung mempunya sahabat seperti naira saat ini.
__ADS_1
“entah lah tapi akan gua coba sepertinya pak dokter tidak terlalu buruk” kata lola mencoba membuka hatinya “nah gitu dong, lagian nih yah kalo kamu sama faisal kan kalo berobat gratis nanti aku juga berobat gratis” kata naira bercada “apa putra kurang kaya sehingga kamu mau yang gratis” lola namapk aneh dengan naira “kalo ada yang garats kenapa harus bayar hahahahah” tawa keduanya terdengar sampai luar.
Tampa mereka sadari sedari tadi faisal yang akan melakukan pengecekan saat malam hari mendengar ucapan keddua gadis itu dan tersenyum di balik pintu kamar inap lola.
Mereka akhirnya sibuk dengan kegiatan mereka masing-masing, hari pernikahan naira dan putra pun semakin dekat, namun karna perkerjaan mereka masing-masing yang mana naira mempersiapkan pembukaan bakery nya yang hanya beberapa hari lagi itu makan sibuk untuk mempersiapkan semua nya serta putra yang juga sibuk dnegan proyek nya bersama perusahan papa naira juga sangat sibuk.
__ADS_1
Bersambung……