Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
# Siapa dia ?


__ADS_3

...Allah memberikan pertolongan di waktu yang tepat ......


..._Syifa Az-zahra_...


...****************...


syifa terus berjalan menyusuri jalanan yang lumayan ramai,keluar masuk pertokoan bahkan tak jarang ia pun memasuki toko klontong dan warung nasi


Namun hasilnya masih sama,semuanya menolak


Waktu sudah mulai sore,langit mulai menampakan senja


Syifa bergegas kembali ke rumahsakit


Tiba di ruangan sang ayah,syifa langsung masuk


Melihat sang ayah masih tertidur di ranjang dengan alat-alat yang masih menempel di tubuhnya di ditemani sang ibu yang duduk di kursi samping ranjang


Syifa menghampiri sang adik yang sedang duduk di lantai beralaskan karpet


"Kak,bagaimana apa kaka sudah mendapatkan kerja sampingan?"


"Belum dek,insyaAllah besok kaka akan mencari lagi..kamu do'ain kaka ya" jawab syifa sambil mengusap kepala sang adik


Mereka terus mengobrol,bercerita sambil sesekali tetawa


tok..


tok..


"Permisi bu, kami mau jemput pasien untuk menuju ruang operasi " ucap sang perawat


semua terkejut tak ada yang mengeluarkan suara,


syifa yang mendengar perkataan perawat masih diam mencerna kata-kata suster.


"Ma..maaf sus,maksudnya apa ya ? " tanya syifa masih belum merngerti


"Iya mbak, pasien harus segera siap-siap untuk menuju ruang operasi karena jadwal operasi sebentar lagi "


"Ta..tapi sus saya belum punya uang untuk biaya operasi ayah saya "


"Semua biaya nya sudah di bayar mbak,termasuk biaya perawatan inap " jelas perawat


semuanya terkejut


"Maksud suster sudah ada yang membayar? siapa yang sudah membayarnya ? " tanya syifa

__ADS_1


"Saya tidak tahu mbak,coba mbak tanyakan saja pada bagian administrasi "


syifa menggangguk mengerti


Suster mendorong blankar menuju ruang operasi,di susul syifa,ibu dan adiknya.


Syifa,ibu dan adiknya duduk di kursi depan ruang operasi menunggu proses operasi sang ayah


beberapa jam kemudian pintu terbuka,nampak seorang dokter keluar dari ruangan


"Bagaimana ayah saya dok " syifa langsung berdiri dan menghampiri dokter


"Alhamdulillah operasinya berjalan lancar,tapi pasien belum sadar masih dalam pengaruh obat bius. sebentar lagi pasien akan di pindahkan ke ruangan kalian bisa menemuinya di sana."


"Alhamdulillah terima kasih dokter " jawab syifa sambil mengatupkan kedua tangannya di dada


"Sama-sama, mari saya permisi dulu " ucap dokter kemudian meninggalkan ruangan


..................


Pagi hari suasanna rumahsakit terlihat sepi,hanya beberapa petugas kebersihan dan para suster yang berlalu lalang


di ruangan Ayah Syifa semuanya tampak bahagia karena sang ayah perlahan membuka matanya


syifa bergegas memberitahukan dokter,


tak lama dokter jagapun datang memeriksa sang ayah dan memeberitahukan bahwa keadaan ayahnya semakin membaik dan bisa dipastikan beberapa hari lagi bisa pulang


"Alhamdulillah yah semuanya lancar,semoga ayah bisa cepat sembuh ya yah " ucap sang ibu


"iya bu, Alhamdulillah" jawab ayah sambil tersenyum


"Oh iya ka,siapa ya yang sudah membayar biaya operasi dan rawat inap ayah , Apa kakak tahu ?" ucap sang adik


syifa hampir lupa tentang orang yang sudah membayar biaya ayahnya


"Astaghfirullah dek, kaka lupa harus ke administrasi untuk menanyakan nya.. Bu,yah syifa pergi dulu ya Assalamu'alikum "


" Wa'alaikumsalam " jawab semuanya


syifa bergegas keruangan administrasi dan langsung bertanya kepada petugas


Kemudian petugas memberitahukan bahwa ada seseorang yang sudah membayarnya dan menitipkan kartu nama untuk syifa


Tak lama syifa mengambil kartu nama tersebut


syifa terus memperhatikan kartu nama tersebut

__ADS_1


...Alhamdulillah Ya Allah engkau telah mengirimkan seseorang untuk memberikan pertolongan kepada kami di waktu yang tepat,semoga aku bisa bertemu orang tersebut untuk membayar hutang kami "...


..._batin syifa_...


"Mahendra CEO Pratama.Corp " gumam syifa


"Siapa beliau ini? Apa beliau mengenal ayah ? tapi kenapa alamat kantornya di Jakarta ya."


syifa nampak bingung


"Sebaiknya besok aku temui beliau di kantornya untuk mengucapkan terimakasih dan meminta waktu untuk ku bisa membayar semuanya "


gumam syifa kemudian beranjak meninggalkan ruangan


*****


Di sebuah apartement seorang laki duduk di kursi depan tv dengan penampilan acak-acakan


"Arrggghhttt........" teriaknya sambil menjambak rambutnya


"brengsek....."


"Berisik lu cung diem napa,pusing pala gua dari tadi dengerin teriakan lu..udah kaya monyet di hutan aja lu "


"Sialan lu ngatain gua monyet " ucap key sambil melemparkan bantal sofa yang ia pegang


"Sorry..sorry...gua becanda .Lagian elu sih udah beberapa kali gua ingetin supaya ga main di kantor,eh kagak di denger lah kan jadi kacau gini "


"Gue ga tau kalo bokap bakal dateng nyet,lagian bokap gua yang salah masuk ruangan gue gak pake ngetok dulu "


"Eh si bego,seenaknya nyalahin orang. Bokap lu tuh bebas mau masuk ruangan siapa juga tanpa harus ngetok pintu dulu orang dia yang punya perusahaan...Lah elu mh cuma anaknya doang "


"Oh iya gua lupa kalo dia yang punya hehe" key sambil menggaruk tengkuknya


"Lagian masih untung lu kaga di gantung di pohon toge sama papah "


"Lah gua mh mendingan di gantung di pohon toge dari pada harus nikah sama cewe yang kaga gua kenal "


Dimas menoyor kepala key


"Gebleg banget sih otak lu,mendingan lu nikah sama cewe, bego.. lu tar bisa enak enak sama tuh cewe lah kalo lu di gantung yang ada lu di enak enakin sama kuntilanak . Mau lo??"


"Eh berani lu nyet sama gua,mau gua pecat "


"Gue kagak takut cung sama ancaman lu, selama masih ada papah...gua aman " Jawab dimas bangga


"Sialan lu beraninya ngumpet di ketiak bokap gua ..udah lah serah lo, gua cape mau tidur "

__ADS_1


Key langsung berlari menuju kamar dimas dan merebahkan badannya di kasur dimas


...****************...


__ADS_2