
...***Kebahagian tidak harus di ukur dari kemewahaan,tapi kebahagiaan juga bisa tercipta dari kesederhanaan...
..._Syifa Az-zahra*** _...
...****************...
Hari yang dinantipun tiba, di kediaman Mahendra tampak ramai
Keluarga besar Mahendra sedang mempersiapkan acara untuk pernikahan Key dan syifa
Halaman depan sudah terpasang Tenda putih di hiasi bunga-bunga cantik..meja-meja makananpun telah tertata dengan rapi
Mahendra sengaja mengadakan Pesta pernikahan sederhana di rumahnya karena permintaan syifa, syifa yang tidak ingin menggelar pesta mewah karenya ia tidak suka dengan kemewahan
cukup dengan berkumpul bersama keluarga saja sudah membuatnya bahagia
Mahendra menyadari bahwa calon menantunya itu memang sederhana,Mahendra hanya mengundang karyawan serta kolega terdekat saja
Syifa duduk di depan cermin di kamar kontrakannya,ia memandang wajahnya tak ada senyuman di wajahnya hanya ada rasa khawatir. Ia sungguh takut nanti suaminya tidak mau menerimanya
Syifa mengakui bahwa prbedaan mereka sangatlah jauh,ia tidak yakin bahwa calon suaminya akan menyukainya
Ia hanya bisa berharap semuanya akan baik saja.
tok
tok
"maaf mbak sudah waktunya berangkat "
ucap sang perias
syifa menganggukan kepalanya
Syifa masuk kedalam mobil menuju kediaman Mahendra
Sementara di kediaman Mahendra semua keluarga dan para tamu sudah bersiap.
Key duduk di depan penghulu dan ayah syifa bersiap melaksanakan ijab qobul
__ADS_1
Tak lama terdengar suara mobil datang
penghulu langsung mempersilahkan key untuk menjabat tangan sang mertua
"Sodara Keynan Putra Pratama saya nikahkan engkau dengan anak kandung saya Syifa Az-Zahra binti Abdullah dengan maskawin seperangkat alat solat dan emas 50gram dibayar tunai "
key menarik nafasnya
"Saya terima nikahnya Syifa Az-zahra binti Abdullah dengan maskawin tersebut dibayar tunai "
"Bagaimana saksi sah ?" tanya penguhulu
" SAH "
"Alhamdulillah " ucap semua
penguhulu memepersilahkan pengantin perempuannya untuk masuk
Syifa berjalan perlahan di dampingi sang ibu dan adik
Semua terpesona dengan kecantikan sang pengantin perempuan, aura kecantikan yang terpancar membuat syifa terlihat begitu sempurna
Balutan baju pengantin berwarna putih serta warna hijab yang senada menambah keanggunannya
"Cung itu beneran bini lu? " tanya dimas sambil berbisik
"Iya kali " ucap dimas datar
"Lah si bege kaga tau bini sendiri,,asli cung cakep bener bini lu kaya bidadari keluar dari surga "
"Paan sih lu,biasa aja "
"Ah elu cung, mata lu katarak ya kagak bisa bedain yang cakep sama yang kaga "
"Berisik lu nyet "
Syifa kemudian duduk di samping key, mereka saling memakaikan cincin
syifa meraih tangan key lalu menciumnya dan key pun mencium kening syifa
__ADS_1
****
Syifa dan key berada di atas pelaminan menyambut semua tamu
Walaupun tamu tidak terlalu banyak tapi semua tetap berjalan dengan meriah di mata syifa
"Selamat ya cung akhirnya lu kawin juga " ucap dimas
"Nikah nyet bukan kawin " jawab key sambil mendelikan matanya
"Oh iya bener nikah,tar malem baru kawin hehe jangan lupa cung livestreeming ya biar tar gue bisa nonton "
"Kampret lu,,bacot lu nyet minta di sumpel pake duit segepok "
"haha beneran cung gua mau dah kalo sama duit segepok lumayan lah buat nambahin biaya nikah tar "
"Lah si bege mau nikah sama siapa lo, emang ada yang mau sama lo ? " tanya key menautkan sebelah alisnya
"Hehe...calon masih otw cung "
jawab dimas sambil menggaruk tengkuknya
"Tapi tenang aja cung kalo udah siap elu orang pertama yang gua kasih tau "
"Alah bacot lu,udah sono pergi kaga liat noh di belakang banyak yang ngantri "
.......
Hari menjelang sore ,semua tamu telah pulang
tinggalah keluarga Mahendra dan keluarga syifa yang duduk di meja makan
"Nak syifa mulai sekarang kamu sudah menjadi keluarga kami jadi kamu jangan sungkan ya sama kami..rumah kami rumah mu juga " ucap Mamah Ana sambil menggenggam tangan syifa
"Iya mah,terimaksih karena mamah dan papah sudah mau menerima syifa " ucap syifa kemudian menunduk
"Nak kami sangat menyayangi kamu,jadi apapun keadaan kamu kami tidak peduli yang terpenting kamu mau menjadi anak kami jadi mulai sekarang kami juga orangtua kamu " jelas Mahendra sambil menatap menantunya
Semuanya langsung menyantap makanan yang sudah tersedia di atas meja sambil mengobrol bercerita tentang kedua keluarga tersebut.
__ADS_1
...****************...
...Haii reader's terus dukung ya,,jangan lupa saran,like and vote😘😘...