
Hari mulai menunjukan sore, key buru-buru membereskan berkas-berkas yang berada di atas meja.
Hari ini ia ingin segera pulang ke apartement untuk bertemu sang istri.
Semenjak kejadian itu key mulai berubah,
Rasa cinta dan sayang mulai tumbuh diantara mereka berdua, 2 hal yang dulu sangat mustahil bagi key namun seiring berjalannya waktu semua pandangan key tentang perempuan dan cinta mulai berubah.
Key sekarang sudah mulai memperlihatkan rasa cinta dan sayangnya kepada syifa, terbukti sudah beberapa hari ini key selalu tepat waktu pulang kerja demi bertemu dengan sang istri.
syifa merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya dalam berumahtangga.
Sebelumnya ia tidak pernah membayangkan bahwa key akan menyayangi dan mencintainya,
Mengingat sikap key dulu kepadanya selalu tidak peduli,dingin dan arogan.
Namun sekarang sikap key berbanding terbalik dengan key yang dulu,sekarang ia begitu hangat dan romantis.
ceklek..pintu terbuka, key membuka pintu dan langsung masuk kedalam apartement
"Assalamu'alaikum " ucap key
namun tak ada jawaban
"Sayang......" key pun berjalan mencari sang istri namun tetap tidak ada jawaban
key segera pergi ke dalam kamar namun ketika pintu terbuka , kamarpun tampak kosong
hanya suara gemericik air terdengar dari dalam kamar mandi,menandakan ada seseorang di dalam
"pantesan dipanggil kagak nyaut-nyaut lah dia ada di kamar mandi " batin key
Key duduk di sofa pojok kamar sambil mem buka kancing atas kemejanya dan melonggarkan dasinya.
Ia menyenderkan punggunya ke sofa,
ceklek
__ADS_1
tak lama pintu kamar mandi terbuka
Syifa keluar dengan menggunakan handuk yang terlilit di tubuhnya.
kaki jenjang dan punggungnya yang putih bersih terlihat jelas dengan buliran air yang masih menetes.
Rambutnya terlihat masih basah tergulung handuk,memperlihatnkan lehernya yang begitu mulus
Key terpesona melihat penampilan syifa ,
Syifa mulai membuka lemari dan mengambil pakaiannya
Dengan santai ia melepas handuknya dan memperlihatkan semua bagian tubuhnya tanpa terbalut satu helai benangpun.
Glek...key menelan salivanya dengan susah payah
Matanya masih melotot melihat kedepan
"Gila...body bini gue ancaman banget, gak nyangka body dia mulus kaya jalan tol nyesel kagak gue jamah dari dulu ,so sexy honey." batin key
dengan perlahan-lahan ia mengelus bagian tersebut
"Ah lu tong tau aja kalo didepan ada sarang elu langsung dah lu bangun,,sabar tong sabar belum waktunya lu masuk sarang " batin key
syifa telah selesai memakai bajunya ia membalik badannya namun ia sangat terkejut ada seseorang yang sedang memperhatikannya
"Arrgghhhtt......."
"Mas sejak kapan duduk disitu ?" tanya syifa dengan gugup
"Dari semenjak kamu mandi " jawab key santai
kemudian ia beranjak dari duduknya dan menghampiri syifa
"Hah, berarti tadi mas li..liat aku .."
ucap syifa namun langsung di potong key
__ADS_1
"iya lihat semuanya,,emangnya kenapa kalo mas liat "
blusshh
pipi syifa langsung merah merona
"iihh mas ko gak ngomong, kan aku jadi malu "
key menarik pinggang syifa
"Kenapa harus malu kan yang liat suami sendiri "
"Ya tapi kan aku tetep malu diliatin kamu lagian kamu sih bukannya negur aku" syifa cemberut
"idih itu bibirnya biasa aja jangan di monyong-monyongin kayak bebek gitu " goda key sambil mencubit bibir syifa
"Iihh mas jahat banget samain aku kaya bebek, emangnya mas mau punya istri kayak bebek " syifa merajuk
"uluh..uluh...ada yang marah, becanda sayang gitu aja ngambek lagian itu bibir jangan kaya gitu dong "
"emangnya kenapa "
"Mas gak tahan jadi pengen cium " ucap key
"ih mas mesum "
"biarin, abisnya bibir kamu tuh candu banget sih " dengan cepat key langsung menempelkan bibirnya di bibir syifa
Dengan lembut ia melu*** dan menghi*** bibir syifa
ia menyusuri seluruh dalam mulut syifa
di tariknya tengkuk syifa agar bisa lebih memperdalam ciumannya
lama key mencium syifa,melu*** dan menghi*** bibir key hingga mereka berhenti karenya mulai kekurangan oksigen.
...****************...
__ADS_1