
kebahagiaan itu hanyalah semu....
... _keynan Putra Pratama_...
...****************...
Key dan syifa siap-siap berangkat,sore ini mereka langsung pindah ke apartement key
Jarak apartement dengan rumah orangtua key lumayan jauh,key sengaja memilih tempat yang agak jauh agar ia bisa sedikit bebas dari kedua orangtuanya
mobil terparkir rapih di basement apartement
Syifa keluar kemudian mengambil tasnya
mereka berjalan menuju lift dan langsung menuju lantai 7 dimana apartement key berada.
ting
pintu lift terbuka,key langsung keluar dari lift di ikuti syifa dari belakang
key memijit pin apatement nya,tak lama pintu terbuka
key bergegas masuk kemudian duduk di sofa tepat depan tv
key melempar jaketnya sembarang
syifa masih berdiri mematung di belakang key,ia bingung kepalanya melihat sekitar
dilihatnya hanya ada satu kamar
"Ngapain lo diem disitu,udah sono lo beresin barang lo di kamar "
usir rey
syifa mengerti menganggukan kepalanya kemudian berjalan menuju kamar
membuka pintu perlahan kemudian dengan hati-hati masuk ke dalam kamar
syifa berhenti di depan sebuah lemari besar kemudian membuka pintu lemari
melihat rak lemari yang kosong syifa langsung menyusun pakaiannya di lemari
Setelah selesai syifa mengambil pakaiannya da pergi ke kamar mandi,membersihan dirinya
ceklek
pintu kamar mandi terbuka
syifa keluar dan duduk di depan cermin,
Ya Allah kenapa aku merasa tidak nyaman tinggal disini...gumam syifa
syifa berjalan keluar kamar,ia tidak melihat sang suami
kemudian syifa menuju dapur,tapi ia pun tak melihat suaminya
syifa memegang perutnya,ia merasa lapar
__ADS_1
ia baru ingat kalau iya belum makan,ia hanya sarapan sedikit
syifa membuka kulkas namun ia hanya melihat kulkasnya kosong tidak ada apa-apa
syifa bingung ia ingin keluar tadi ia tidak tau nomer pin pintu kamarnya
ia berlari ke kamarnya mengambil dompetnya,tapi nihil dompetnya kosong ia ingat bahwa ia belum sempat mengambil gaji nya
syifa duduk di sofa
"Aku harus gimana,perutku benar-benar lapar mana mas key gak ada " gumam syifa
kemudian ia berdiri dan berjalan menuju dapur lagi
syifa membuka semua rak di dapur akhirnya menemukan kopi instan dan satubungkus cookis kecil
"Alhamdulillah akhirnya ada juga makanan yang bisa di makan "
syifa menyeduh kopinya dan memakan kuenya
waktu sudah menunjukan pukul 22.30
Key belum juga pulang ,syifa terus menungggu kepulangan key
Syifa duduk di sofa,,
1jam
2jam
3jam
ia sudah tidak bisa menahan kantuknya lagi tak lama syifa tertidur di sofa dengan tv yang masih menyala
pukul 02.00 key tiba di apartement,
pintu apartement terbuka,key berjalan masuk namun langkahnya terhenti ketika melihat syifa tertidur di sofa
" ck,,ngapain dia tidur di situ,apa dia nungguin gue pulang..Ah bodo amat lah "
key pergi meninggalkan syifa,
ia langsung menuju kamar mandi untuk mandi
tak lama ia keluar kamara mandi dan langsung merebahkan badannya di kasur
*******
Suara adzan subuh berkumandang, syifa membuka matanya
beberapa saat ia tersadar dan langsung bangun
"Astaghfirullah, aku ketiduran jam berapa sekarang ? Apa mas key tidak pulang "
syifa langsung pergi ke kamar mandi untuk mengambil wudhu
setelah itu ia mengambil mukena dan sejadahnya
__ADS_1
syifa melihat ke arah kasur key sedang tidur dengan selimut yang menutupinya
"Mas key pulang jam berapa semalam ? kenap dia ga bangunin aku ?" gumam syifa
pukul 06.00 syifa membangunkan key
"Mas bangun mas udah siang "
namun tidak ada respon dari key
syifa menggoyangkan lengan key "Mas..mas key bangun udah siang "
"hmm ,paan sih lu ganggu oramg tidur aja "
"Mas ga kerja ? ini sudah jam 6 mas " ucap key lembut
" Ah...berisik lo, iya gue bangun udah sono lu pergi " ketus key
tanpa menjAwab syifa langsung pergi meninggalkan key
key telah siap dengan pakaian kerja nya, key mengambil tas dan konci mobilnya
ia berjalan menuju keluar,tapi langkahnya terhenti ketika syifa memanggilnya
"Mas tunggu "
key menoleh
"Maaf mas aku mau minta ijin "
" Paan ? cepetan gue mau berangkat kerja udah siang " ucap key dengan nada ketus
"Boleh ga saya tetap kerja di cafe, saya masih harus membiayai ayah dan adik di kampung " jelas syifa
"Serah lo, itu bukan urusan gue lagian gue ga peduli sama hidup lo...lo mau kerja atau gak bukan urusan gue, Lo mau makan atau gak bahkan lo mau mati sekalipun gue gak peduli "
brakk
key keluar dan membanting pintu
tes.
tes.
Air mata syifa mengalir di kedua pipinya
dadanya yang terasa sakit mendengar ucapan key barusan
syifa tak bisa lagi menahan air matanya
ia duduk di sofa,menangis sesegukan
" Ya Allah kenapa engkau memposisikan ku di situasi seperti ini, sungguh aku tidak kuat dengan keadaan ini hiks..hiks..."
" jika ini adalah jalan hidupku yang Kau Ridhoi maka berikan aku keikhlasan dan kekuatan untuk menjalani nya "
_ batin ayifa _
__ADS_1
...****************...