
Tetap melangkah walaupun terasa berat,jangan pernah berkata menyerah..
_Syifa Az-zahra_
...****************...
Di sebuah Rumahsakit X suasana
begitu ramai,seorang gadis berjalan dengan terburu-terburu
menyusuri lorong rumah sakit
tak lama syifa tiba di ruangan
"Ayah...." lirih syifa melihat sang ayah terbaring di blankar rumahsakit dengan beberapa alat terpasang pada tubuh sang ayah
"Nak,," ibu yang tak kuasa menahan kesedihannya langsung memeluk syifa
"Ayahmu nak,,," lirih ibu
"Kita harus kuat bu demi ayah,syifa yakin ayah pasti sembuh"
Syifa menahan sesak di dalam dadanya,memahan tangisnya di depan sang ibu
Syifa mencoba menguatkan dirinya karena ia lah yang harus menjadi penguat sang ibu dan adiknya
"kakak...." adik syifa berlari menubruk tubuh syifa dan ibu nya
"kaka...hiks..hiks...,kaka a..yah ayah harus segera di operasi "
" Tenang dek jangan nangis terus lebih baik kita banyak berdo'a supaya ayah cepat sembuh "
" Tapi ka ayah harus di operasi dan itu biayanya sangat besar,kita harus bagaimana jangankan untuk biaya operasi untuk makan saja kita pas-pasan "
"Tenang dek insyaAllah pasti akan ada jalan,percaya sama kaka semuanya pasti baik-baik aja kamu jangan banyak fikiran kamu cukup jaga ayah dan ibu saja masalah biaya biar kaka yang cari "
" Tapi mau cari kemana ka uang segitu "
"Adek jagain ayah aja ya,kaka pasti bakal cari uangnya. Kaka mau ke administrasi dulu untuk menanyakan semua biayanya "
"Baik ka.."
Dengan langkah gontai syifa berjalan keluar ruangan
Tes..
air mata syifa tak bisa terbendung lagi dadanya teramat sesak
seketika kekuatannya menghilang tak lagi sekuat tadi,tubuhnya bergetar langkahnya begitu berat
Duduk di bangku taman yang sepi syifa tak kuasa menahan semua bebannya
__ADS_1
Menangis sesegukan terdengar begitu pilu
...*Ya Alloh begitu sayangnya Engkau kepadaku hingga Kau memberikan cobaan yang begitu berat untuk kami,sekuat apapun aku menahan tapi rasanya tidak kuat aku terlalu lemah ...
...Ya Allah berikan terus aku kekuatan agar aku bisa melewati semua ini..Berikan kami jalan,dan tolong Ya Allah sembuhkan ayah......
..._batin syifa*_...
"Hiks...hiks....apa yang harus aku lakukan,kemana aku harus mencari biaya sebanyak itu"
"Apa aku coba pinjam ke om roni,tapi apa om roni mau membantu kami " gumam syifa
syifa terus menangis,meluapkan semua kegundahannya.
Tanpa diketahui seseorang memperhatikannya,mengambil foto-foto syifa ketika menangis
Syifa berdiri dari duduknya,mengahapus airmatanya kemudian berjalan meninggalkan rumahsakit.
.................
Disebuah ruangan perusahaan besar Pratama.corp
Mahendra menerima telpon dari anak buahnya
"Awasi terus gadis itu dan coba cari tahu berapa biayanya "
kemudian menutup telponya
Mahendara memperhatikan telpon yang dia pegang
...mungkin ini adalah kesempatanku untuk membalas kebaikanmu dulu nak,dan akan kupastikan kamu akan segera mendapatkan kebahagiaan ...
..._batin Mahendra_...
.....................
taxi berhenti tepat di depan sebuah rumah besar dan di kelilingi pagar besar
syifa kemudian turun dari taxi setelah memberikan uang kepada sang sopir
tok
tok
"Maaf pak satpam om roni nya ada? "
"Eh neng syifa, ada neng di dalam sebentar saya buka gerbangnya "
Satpam pun membuka gerbang kemudian mengantarkan syifa kedepan pintu
tok
__ADS_1
tok
"Assalamu'alaikum"
tak lama pintu terbuka
"wa'alaikumsalam,eh neng syifa masuk neng " pelayan membukakan pintu dan mempersilahkan syifa masuk
"Om roni nya ada bi "
tanya syifa kemudian ia duduk di sofa ruang tamu
"Ada neng,sebentar bibi panggil neng mau minum apa?
" tidak usah repot-repot bi syifa cuma sebentar kok"
pelayan menganggukan kepala kemudian pergi
tak
tak
terdengar suara sandal
"Eh kamu syifa,ngapain kamu kesini ?" ucap sang bibi istri dari Om roni
"Syifa ada perlu sama om roni, bi"
"Ada urusan apa kamu sama mas roni,paling-paling soal uang " tanya sang bibi jutex
"Syifa mau minta tolong bi , mau minjem uang untuk biaya operasi ayah "
"Hah apa minjem uang, enak banget kamu mau pinjam-pinjam uang segala emang nya cari uang tuh gampang apa "
"Tapi bi syifa mohon tolong pinjamkan kami uang, ayah harus segera di operasi kami tidak tahu harus kepada siapa lagi meminta tolong " ucap syifa memohon
"itu urusan kamu, saya tidak peduli ayah kamu di operasi atau tidak yang jelas saya tidak sudi meminjamkan uang kepada kalian "
"Bi syifa mohon to.." syifa berjongkok di depan sang bibi sambil mengatupkan kedua tangannya di dada namun perkataan syifa langsung di potong sang bibi
"Ga ada..ga ada...mendingan sekarang kamu pergi dari rumah saya. Saya tidak sudi membantu kalian dari dulu kalian hanya bisanya menyusahakan mas roni saja. Kamu tuh harus tau diri syifa kalo kamu tuh ga pantes dianggap saudara oleh mas roni. Keluarga kamu tuh miskin ayah kamu penyakitan bisanya cuma ngerepotin orang. Lebih baik ayah kamu mati aja dari pada harus menghabis-habiskan uang " teriak bibi
deg.
Hati syifa sakit mendengar hinaan sang bibi
dadanya terasa sesak
air mata menetes di pipi syifa
"cuku bi, bibi boleh hina syifa tapi jangan pernah bibi menghina keluarga syifa, bibi benar-benar keterlaluan apa bibi tidak punya hati hingga tega mendo'akan ayah meninggal, syifa kecewa sama bibi " jawab syifa penuh emosi kemudian pergi meninggalkan rumah sang bibi
__ADS_1
...****************...
...Haii reader's janga lupa like n vote ya๐๐...