Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
# Gara-gara bakso


__ADS_3

Siang menjelang key masih menunggu syifa di rumahsakit, Ana dan Mahendra pulang kembali ke rumah untuk menyiapkan semua keperluan key dan syifa.


Sedangkan Dimas setelah mendengar penjelasan dokter tadi langsung pulang karena harus bekerja menggantikan key yang tidak bisa datang ke kantor.


Key duduk di samping syifa sambil mengelus-elus rambut syifa yang tertutup hijab.


Key terus membujuk syifa yang dari pagi tidak mau makan,


Tadi pagi ia menyuapi syifa bubur namun baru 2 sendok syifa memuntahkannya kembali.


"Sayang makan ya " bujuk key namun syifa masih menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Masa kamu gak makan-makan sih yank, kasian dong sama dede bayi nya. .Makan ya dikit aja,biar kamu ada tenaga."


"Gak mau mas,,,,eneg " ucap syifa manja dengan mata berkaca-kaca


kalau sudah begini menyerahlah key, ia tidak mau membuat syifa menangis lagi.


"Ya udah deh kalo gak mau makan, nanti aja kalo kamu mau makan apa bilang langsung tar aku beliin "


"mmm...mas..." ucap syifa manja


"iya sayang " jawab key lembut


"Mau bobo di peluk mas " ucap syifa memelas


dengan senyum manis key langsung berdiri dan naik ke atas ranjang


"Dengan senang hati beibehhh..." key langsung merebahkan tubuhnya di sisi syifa dengan posisi sedikit bersandar pada sandaran ranjang.


Syifa langsung menghadap ke arah key namun ketika akan memeluknya syifa memgerutkan keningnya


"Kenapa yank " tanya key

__ADS_1


"Baju nya bau, gak mau pake baju " ucap syifa sambil memajukan bibirnya


"Hadeuuhh mulai dah ni bumil banyak maunya,,,tar kalo suster masuk pas liat gue kagak pake kaos gimana, kan repot dia juga tar yang ngambek karena dada gue diliat cewe lain. Lahhh..ribet banget dah,kalo kagak diturutin lebih ribet "_batin key


Dengan segera key membuka kaosnya,syifa tersenyum dan langsung memeluk suaminya ia menempelkan hidungnya di dada key dan mengendus-ngendusnya.


" Yank, diem ya jangan kaya gitu "ucap key


" emang kenapa ?mas ga mau aku peluk-peluk mas "


"bukan gitu yank, kalo kamu kaya gak diem mas bisa tergoda. Plis diem ya mas gak kuat tar kalo kebablasan gimana "


"iihh...mas kok gitu sih,yaudah deh ah terserah mas..syifa ngantuk " ucap syifa kesal


"cuup...cuup...jangan ngambek gitu donk yank,yaudah kamu bobo ya" key mengelus-elus punggung syifa dengan lembut.


Tak lama terdengar dengkuran halus, syifa tertidur pulas.


ia mengecek hp nya .


Ia juga mengirimkan pesan kepada Dimas agar istirahat nanti datang ke rumahsakit membawa makanan,karena key tidak bisa pergi kemana-mana.


Syifa dari tadi tidak mau di tinggalkan oleh key walaupun hanya sebentar saja.


Seperti tadi ketika key di toilet syifa memanggil-manggil key sambil menangis.


Keypun dengan sabar mengikuti keinginan syifa untuk tetap berada di sampingnya.


2jam sudah syifa tidur dengan posisi memeluk key, key pun tadi ikut tertidur


key merasakan pergerakan badan,kemudian ia membuka matanya.


"Kamu udah bangun sayang " ucan key

__ADS_1


"Kenapa?" tanya key yang melihat syifa bangkit.


"pengen pipis " jawabnya


"Yuk mas gendong " syifa menggelengkan kepalanya namun key memaksanya karena key melihat syifa yang masih lemas, ia takut syifa jatuh saat ke toilet.


syifa pun tidak bisa menolak lagi jika key sudah menatapnya dengan tajam.


"Yank makan ya !" ucap key setelah membaringkan kembali syifa di kasur.


"gak mau bubur, syifa maunya makan bakso yang deket pertigaan jalan ke apartement " ucap syifa penuh harap


"Lah kok bakso sih, kamu kan gak boleh makan yang aneh-aneh dulu yank "


"gak mau pokoknya syifa mau bakso " syifa merajuk


"gak ya, kamu gak boleh makan yang kaya gitu dulu..nurut sama mas, tar kalo kenapa-kenapa sama kamu dan dedek bayi gimana ? pokoknya gak " tegas key


syifa yang mendengar ucapan key ,dadanya menjadi sesak,matanya terasa panas, taka lama air menetes di kedua pipi syifa


"Mas jahat marahin aku, mas gak sayang sama syifa. Yaudah syifa gak mau makan,gak mau deket mas, sana mas pergi,syifa benci sama mas hiks...hiks..." akhirnya tangis syifa pecah tak terbendung lagi


Key yang melihat istrinya menangis ,frustasi mengacak-acak rambutnya.


"Hadeuhh...gini amat dah bini gue,tadi ngelarang gue pergi lah sekarang ngusir gue...hadeuh...nasib-nasib,,sabar key " batin key


"udah ya sayang jangan nangis lagi, ok..ok...kamu boleh makan bakso,tar mas suruh dimas beli bakso yang kamu mau.


Udah lah kalo air mata buaya udah keluar dari mata ibu negara,


key pun menyerah dan memilih mengalah daripada ibu negara makin parah lebihbaik di turuti saja.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2