Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
# Semakin Aneh


__ADS_3

Syifa masih nyaman dalam pelukan sang suami yang tidak memakai kaos, waktu sudah hampir magrib namun syifa masih enggan untuk beranjak.


key yang melihat kelakuan sang istri hanya bisa pasrah karena ia tidak mau mengecewakan syifa.


Ia takut syifa menangis seperti tadi padahal ia hanya meninggalkan syifa ke kamar mandi.


Key merasakan istrinya tambah aneh, apalagi ketika ia tadi menyodorkan bubur ayam pesananya.


Syifa hanya memakannya dua sendok kemudian ia enggan memakannya lagi dan akhirnya key lah yang menghabiskannya.


Key menggerak-gerakan badannya karena terasa pegal, dengan perlahan ia berusaha bangun namun belum sempat bangun syifa sudah membuka matanya


"Mas mau kemana?" tanya syifa dengan suara serak


"Udah mau magrib sayang,bangun yuk " ucap key sambil menyelipkan rambut syifa.


"Gak mau!" tegas syifa


"Sayang gak baik lo magrib tidur, bangun dulu yuk bentar aja udah sholat magrib baru tidur lagi " bujuk key


"Tapi mas gak boleh kemana-mana, mau bobo sambil meluk lagi " ucap syifa dengan nada manja


"iya sayang nanti mas peluk lagi,tapi sekarang bangun dulu yuk ."


Syifa pun menyetujui bujukan key,ia langsung bangun dan pergi ke kamar mandi.


"Ampun dah...bini gue kenapa sih,aneh banget. Duh tangan gue....badan gue....rasanya remuk semua " batin key


**********


Malam hari syifa masih setia di depan tv menonton drama korea kesukaan nya.


Karena siang ia tidur sangat lama membuat ia tidak bisa tidur malam hari.


Dengan sabar key menemani sang istri,

__ADS_1


Dengan laptop di pangkuannya key menemani sang istri sambil mengerjakan pekerjaan kantornya yang terbengkalai.


Walaupun syifa sempat protes namun key terus memberikan pengertian kepada syifa hingga akhirnya syifa mengijinkan key mengerjakan tugas kantornya.


Saat key sedang fokus dengan laptopnya tiba-tiba key mendengar suara isakan tangis seketika ia mengalihkan pandangannya ke arah syifa


Key terkejut melihat istrinya menangis,dengan cepat ia menyimpan laptopnya di meja kemudian memeluk sang istri.


"Yank kamu kenapa? ko nangis?" tanya key panik


"itu mas...itu...kenapa harus meninggal hiks...hiks..." ucap syifa sambil nangis sesegukan


"Meninggal ?siapa yang meninggal ???" key terkejut mendengar ucapan syifa


"itu....mas,dia...dia meninggal huhuhu......"


" Dia siapa sayang, yang jelas dong ngomongnya mas gak ngerti jangan bikin mas tambah bingung " ucap key sambil mengusap punggung sang istri


"itu mas....liat sama mas " jawabnya sambil menunjuk ke arah tv


Key melototkan bola matanya melihat adegang di depan matanya.


"Kamu nangis gara-gara itu " tanya key sambil menujuk ke arah tv


Dan syifa pun menjawab dengan anggukan


Seketika key langsung menyenderkan badannya pada kursi


ia masih menatap tidak percaya ke arah sang istri,


dengan gemas ia mengacak-acak rambutnya sediri dengan sesekali menjambaknya


"Astaga bini gue....kenapa jadi aneh kaya gini .Ah kalo kagak cinta udah gue tinggal molor dah "batin key


Setelah puas menangis syifa kembali tenang melanjutkan kembali menonton

__ADS_1


Namun tiba-tiba ia merasa lapar


" Mas..."


"hmmm" jawab key


"laper " jawab syifa dengan wajah memelas


"Mau makan? mas ambilin ya "


namun syifa hanya menggelengkan kepala nya


key pun menaikan alisnya sebelah


"terus ?"


"Pengen nasi goreng tapi mas yang masak "


"hah !! mas kan gak bisa masak yank " jawab key sambil menggaruk tengkuknya


"Ya Tuhan apalagi ini !!" lirih key frustasi


"gak mau tau pokonya mau nasi goreng buatan mas " ucap syifa sambil cemberut.


" Tapi nanti kalo gak enak gimana yank, mas beneran gak bisa masak..makan yang ada aja ya yank tar deh kalo mas udah bisa masak baru mas bikinin "


"Gak mau syifa maunya nasi goreng sekarang " ucap syifa dengan mata yang berkaca-kaca


keypun yang tak tega melihat sang istri sedih akhirnya terpaksa mengikuti keinginan sang istri


ia beranjak ke dapur untuk memasak, ia menyiapkan bahan-bahan sesuai arahan syifa.


Walaupun untuk pertama kalinya ia masak namun key tidak menyerah demi sang istri ia melakukannya dengan sabar.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2