
...****************...
Dua bulan sudah key dan syifa menikah,namun semuanya masih tetap sama tak ada yang berubah
Syifa yang masih tidur di sofa dan hanya menyiapkan pakaian key dan membersihkan apartement
Sejak saat pertama kali masak dan mendapatkan penolakan key,syifa tidak pernah masak lagi
hanya sesekali saja ia masak untuk dirinya sendiri
Bahkan keadaan mereka tak berubah,key masih selalu pulang setelah larut malam dan dalam dua bulan ini key sudah 3kali ganti pacar
Syifa dengan sabarnya menahan semua perlakuan key kepadanya,selalu memarahinya jika syifa melakukan kesalahan bahkan hanya karena masalah sepele
syifa hanya bisa menangis tanpa bisa melawan
Key masih tidak perduli dengan syifa,bahkan semenjak mereka menikah key tidak pernah menafkahi syifa
Syifa bertahan hidup dengan mengandalkan gajinya dari cafe termasuk membiayai keluarganya di kampung
Key masih bersikukuh dengan pendiriannya tentang enggan mencintai lagi wanita, masalalu yang membuatnya membenci yang namanya cinta
Sikap key berubah setelah kejadian itu terjadi,pandanganya terhadap cinta seketika berubah. sang papahlah yang membuat ia bertahan dengan pernikahannya,Ancaman Mahendra membuat key tidak punya pilihan selain bertahan
Hari ini syifa berkerja lembur karenya suasana cafe begitu rame di tambah seseorang telah mereservasi cafe untuk acara pesta,sehingga syifa harus standbye di cafe sampai acaranya selesai
Bonus besar yang di janjikan sang bos membuat syifa langsung menerima tawaran bosnya untuk lembur
syifa pun sibuk dengan pekerjaannya
jam 22.00 syifa sampai di apartement nya
__ADS_1
syifa membuka pintu apartement kemudian langsung masuk ke kamar untuk mengambil pakaiannya
Tak lama sifa keluar dari kamar mandi dan berjalan menuju sofa
Namun tanpa syifa sadari seseorang sedang memperhatikannya
" Enak banget ya jam segini baru pulang,abis keluyuran dari mana aja lo ? tanya key dengan tatapan tajam
" Hari ini cafe ramai banget mas jadi saya harus lembur , maaf tidak ijin mas dulu " jawab syifa sambil menundukan kepala nya
"Ceehh alesan aja lo,bilang aja lo pergi kencan sama cowo lo " Key masih menatap tajam wajah syifa sambil tanganya bersidekap di dada
"Maksud mas apa? " Syifa tidak mengerti kenapa key bisa berkata seperti itu
"Alah gak usah ngeles lo, gue udah tau lo tuh cewe gak bener "
Syifa terkejut dengan ucapan key, hatinya terasa sesak menahan emosi
badannya terasa panas
jelas syifa dengen nada gemetar menahan tangis
"Alah dasar cewe murahan, di tawari bonus dikit aja langsung mau "
plak
Syifa menampar pipi key
Emosinya sudah tidak bisa ia tahan lagi,
air matanya mengalir di kedua pipinya
__ADS_1
" Cukup mas, mas boleh hina saya tapi jangan pernah mas anggap saya wanita murahan seperti wanita-wanita mas di luar sana. Apa salah saya mencari pengahasilan tambahan, saya hanya butuh uang mas untuk bertahan hidup. Saya harus membiayai hidup saya dan keluarga saya.. Saya harus bekerja keras demi hidup saya sendiri . Apa pernah mas peduli sedikit saja dengan pernikahan ini, apa pernah mas memikirkan kewajiban mas sebagai seorang suami..menafkahi saya sebagai seorang istri,dan apa pernah saya meminta hak saya sebagai seorang istri ? "
Teriak syifa sambil menangis
deg
Hati key merasa tidak enak mendengar ucapan syifa
Ada rasa sakit di dadanya mengingat apa yang dikatakan syifa semuanya benar.
Selama ini ia tidak pernah peduli sedikitpun dengan istrinya,bahkan ia tidak pernah menjalankan kewajibanya sebagai suami yang menafkahi istrinya
" Aku selalu sabar dengan sikap mas kepadaku, mas tidak pernah menganggapku ada..mas tidak pernah melihat keberadaanku, aku hanya ingin berusaha mencari uang mas, tidak pernah terfikir sedikitpun untuk aku mencari laki-laki lain. Walaupun pernikahan ini terpaksa tapi bagiku ini adalah pernikahan ku yang pertama dan terakhir walaupun pada akhirnya kita harus berpisah..Aku tau kamu membenciku tapi aku mohon mas janga pernah kamu menghinaku lagi dengan menganggap aku wanita murahan.
Sehina itukah aku dimatamu mas "
Key tidak menjawab, ia tidak berkata sedikitpun
Key hanya diam melihat syifa yang begitu emosi dan menangis
" Apa yang harus aku lakukan mas agar kamu bisa melihat aku sedikit saja, aku tidak meminta kamu mencintaiku karena aku sadar aku hanya orang miskin yang tidak sepadan denganmu mas tapi aku hanya meminta sedikit saja kepedulianmu kepada ku..." ucap syifa yang suaranya semakin melemah
Tak ada satu katapun yang keluar dari mulut key,tak dipungkiri memang semua yang dikatakan syifa itu benar tapi keegoisan masih menyelimuti hati key
" Aarrgghhtt........"key menjambak rambutnya sendiri kemudian meraih kunci mobil
Brak
key membanting pintu apartementnya dan pergi keluar apartement
Syifa duduk di lantai,badannya terasa lemas ia masih menangis sesegukan mengingat pertengkarannya dengan key
__ADS_1
Sesakit inikah hidup bersamamu mas,,,,, batin syifa
...****************...