
key sudah berada di kamar bersama syifa,mereka duduk bersandar pada punggung kasur.
key merangkul syifa agar lebih dekat dengannya.
syifa pun dengan nyaman menyenderkan kepalanya pada dada bidang sang suami.
dengan penuh kebahagiaan dan kehangatan mereka saling bercerita dan tertawa.
Mereka saling memahami dan mendalami satu sama lain,karena sampai saat ini key belum terlalu mengetahui sepenuhnya kehidupan sang istri sebelumnya begitupun syifa yang ingin mengetahui lebih jauh sifat sang suami.
key mengusap lembut kepala syifa
"mmm.....sayang " ucap key ragu
syifa mengangkat kepalanya mengarah ke wajah key
"iya mas "
"mmm...mas boleh tanya gak "
tanya key dan di balas anggukan syifa
"Mmm...apa mas boleh minta hak mas sebagai suami ?" tanya key dengan ragu,sungguh ia takut syifa akan tersinggung dan marah kepadanya
syifa terkejut dengan pertanyaan key,namun ia juga sadar bahwa sekarang ia adalah seorang istri yang mempunyai kewajiban melayani sang suami.
walaupun dalam hatinya ia merasa takut,namun sudah waktunya ia melaksanakan kewajibannya sebagia istri
Syifa takut key akan kecewa jika ia menolaknya, dan syifa juga sungguh takut key akan berpaling lagi dengan perempuan lain
__ADS_1
"I..iya mas boleh " ucap syifa gugup dan langsung menunduk
key kaget tidak menyangka dengan jawaban syifa, ia langsung bangun dan duduk tegap d hadapan syifa
tangannya meraih kedua tangan syifa
"Kamu beneran sayang, aku boleh minta sekarang? tapi sayang aku gak maksa ko,kalo kamu belum siap aku bisa nunggu kamu siap " ucap key
"Gak apa-apa mas, aku udah siap..lagian ini udah jadi kewajibanku sebagai seorang istri. Aku juga takut dosa kalo nolak keinginan kamu mas " balas syifa
"Yakin sayang, sekarang ???" ucap key meyakinkan syifa
dan syifa pun mengangguk dengan wajahnya yang berubah merah merona.
"Makasih sayang " key langsung menghujami syifa dengan ciuman di seluruh wajahnya
tak lama merekapun larut dalam kehangatan,saling meluapkan kenikmatan yang selama ini mereka pendam
kegiatan yang mereka lakukan hingga malam hari hingga mereka tertidur karena kelelahan.
***********
Mentari telah memperlihatkan cahayanya, memaksa masuk melalui celah-celah jendela kamar apartement key.
syifa membuka matanya perlahan,
ia merasakan ada tangan kekar yang melingkar pada perutnya
ia membuka selimutnya dan melihat badannya tanpa terbalut benang sehelaipun.
__ADS_1
ia kembali teringat kejadian semalam bersama suaminya rasanya malu,bahagia dan masih tidak percaya.
syifa tersenyum bahagia karena akhirnya ia bisa merasakan cinta sang suami
syifa memperhatikan wajah sang suami, perlahan ia menelusuri wajah key
mengusap bibir key dengal ibu jarinya.
key pun merasakan ada tangan yang membelai wajahnya
dengan senyum manis ia membuka matanya.
dilihatnya wajah sang istri yang polos tanpa make up.
Cup..
"Morning kiss " dengan tiba-tiba key mencium bibir syifa sekilas
"Mas ih jorok, belum cuci muka sama gosok gigi juga " ucap syifa yang kaget dengan yang dilakukan key
"Gak apa-apa sayang, cuma dikit ko "
"Udah ah ayo bangun mandi " balas syifa sambil bangun namun gerakannya terhenti ketika ia akan berdiri
"Aww..."
"kenapa yank, sakit ya " tanya key yang langsung bangun dan menggendong syifa menuju kamar mandi.
syifa pun berusaha menolak karena malu namun karena tenaga key lebih besar hingga syifa tak mampu melawannya
__ADS_1
akhirnya syifa pun hanya bisa pasrah dengan apa yang key lakukan.
...****************...