Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
# Awalnya...


__ADS_3

Duduk di kursi kebesaran dengan pandangan yang tidak lepas dari layar laptop adalah satu pemandangan yang sudah biasa ketika pertama kali masuk ke dalam ruangan sang Direktur Utama Keynan Putra Pratama.


Selalu fokus terhadap pekerjaan serta otaknya yang jenius dalam berbisnis membuat Pratama.corp semakin maju


Campur tangan Key dalam menjalankan perusahaan sangat lah berpengaruh sehingga banyak perusahaan-perusahaan kecil berlomba-lomba untuk bekerja sama dengan Pratama.corp


tok


tok


tok


"masuk..."


"Selamat pagi menjelang siang pak direktur"


"Hmm.."


"Yaelah pa dirut irit banget ngomongnya lagi sariawan ya pak"


"Ada perlu apa ?" Sorot tajam mata keynan


"Santuy bos...santuy...ga takut noh mata copot dari tempatnya hehe " Ucap Dimas


Dimas adalah asisten sekaligus sahabat keynan,


mereka sudah lama berteman sejak dari Smp


Keynan yang sulit mempercayai orang sehingga memaksa Dimas untuk menjadi asistennya


Walaupun Dimas menolak namun dengan sedikit ancaman keynan yang akan membocorkan kelemahannya akhirnya membuat Dimas mengalah dan menerima tawaran Keynan


"To the poin't " tegas Rey


"oke bos sorry...sorry nih ada berkas yang harus lu tandatangan"


"taro aja di meja "


"tar jam 2 kita ada meeting sama klien di caffe bunga "


"ok"


tok


tok


tok


"masuk"


"maaf pak ada tamu yang maksa mau bertemu bapak,udah saya usir tapi maksa terus " Nita sang sekertari memberitahu keynan


"tamu siapa? emang gue ada janji nyet? " tanya keyna kepada dimas


"Perasaan kaga ada,lu lupa kali punya janji sama orang atau sama barisan para mantan lu"


"kagak ada lah nyet gua mh pantang buat ketemuan lagi sama mantan"


"alah...cung palingan cewe lu atau salah satu mantan elu udah lah suruh masuk aja "

__ADS_1


tak lama masuk seorang wanita cantik,tinggi,putih bak seorang model dengan pakaian seksinya


"Hallo keynan,,," berjalan menghampiri keynan langsung memeluk keynan dan mencium pipi keynan


"Reta ,ngapain kamu kesini?"


"Etdah...udah kaya bebek aja nyosor nyosor,tu mulut kagak ada remnya napa maen cium² aja..sama tu baju kayanya kurang bahan pas lagi jahit noh di luar ada spanduk partai mau gue ambilin ga buat nambahin bahan baju lo"


"Kamu ngomong apa barusan? syirik ya sama keynan pengen di cium juga kan sama aku..terus juga ini baju aku limited edition harganya mahal hasil rancangan designer terkenal enak aja dibilang baju kurang bahan"


"Busyet....amit² dah meningan di cium sama ema gua lah daripada di cium sama bebek."


"Apa...kamu ngatain aku apa barusan, bebek??? Berani kamu sama aku,sini maju kalo berani "


"udah..udah...nyet sono lu balik ke asal lo"


"Heh bebek gue ga takut ya sama lo,iihhh..amit² dah mending gue pergi daripada kudu liat lu "


"Heh mancung jangan lupa tar ada meeting sama klien,gue balik "


.....


"kamu ngapain kesini ta"


"Aku kangen sama kamu sayang,ko kamu ga nelpon aku sih kamu ga kangen sama aku" ucap Reta manja


"Aku sibuk ta,lagi banyak kerjaan "


Sebenarnya keynan tidak suka jika ada wanita yang datang ke perusahaanya karena ia tidak suka di ganggu jika sedang bekerja


Namun para wanita itu selalu maksa masuk ke ruanganya


"Tapi kan aku kangen sayang,masa kamu ga bisa luangin dikit aja waktu buat nelpon aku atau kamu ga kangen ya sama aku "


Reta semakin mengeluarkan senjatanya dengan merayu keynan dan duduk di pangkuan keynan


"Aku kangen ko sama kamu tapi ak...hhmmm"


Reta langsung memotong kata keynan dengan menempelkan bibirnya ke bibir keynan


Dengan segera ia menc*** dan melu*** bibir keynan


keynan pun terpancing dan membalas ciuman reta membalas Lum*** kemudian menjelajahi seluruh mulut reta


ciuman yang cukup lama hingga harus berhenti karena keduanya lehabisan nafas


keynan melepaskannya kemudian memulai kembali, terbuai suasana hingga tanpa henti terus menerus melakukannya


"Eemmhh...sa...yang ,aku kehabisan nafas"


"maaf,,habisnya kamu yang goda aku duluan " keynan melepaskan ciumannya kemudian kembali menatap layar leptopnya


"Sayang...jalan yuk aku kangen pengen jalan-jalan sama kamu "


"aku sibuk ta,banyak kerjaan lain kali aja"


Keynan berbicara tanpa melihat ke arah Reta


Pandanganya fokus dengan layar yang berada di depannya

__ADS_1


"Tapi sayang..." ucap Reta manja,memgalungkan kedua tanganya di leher keynan


"Aku ada meeting,kamu bisa pulang sekarang kan nati aku kabarin lagi."


"tapi sa..." dengan cepat keynan memotong ucapan reta "pliiss


..."


"Ok deh tapi janji ya tar hubungi aku "


"iya " jawab keynan dengan datar


cup


Reta mencium pipi keynan


"Ya udah deh aku pulang dulu yah,,bye sayang"


tut


tut


"nyet keruangan gue"


Keynan langsung menutup kembali telponnya tanpa menunggu jawaban Dimas


tak lama Dimas masuk keruangan Key


"Paan...cung manggil gue"


"kita berangkat sekarang" key langsung berdiri dari kursi kebesaranya menghampiri dimas yang duduk di sofa


"berangkat kemana? "


"Lah..ketemu klien ogeb,kan lu tadi yang bilang sekarang ada meeting sama klien "


Dimas menepuk keningnya


"oh iye gue lupa"


"Sekalian kita makan dulu, gue laper gara² si Reta jadi telat jadwal makan siang gue "


"Yaelah...udah ga ada ja orangnya langsung lu marah² lah tadi pas ada orangnya lu manis banget ,lagian ngapain tuh si reta pake kesini segala emang kaga ada kerjaan apa pake ganggu² orang segala"


"Dia kangen sama gue,secara gue ganteng...pasti ga ada cewe yang tahan kalo ga ketemu sama gue "


"preettt....pede banget lu,lagian tumben lu belum mutusin si reta padahal ni udah 2bulan lu pacaran sama tuh bebek"


"Gue belum sempet mutusin dia,kerjaan lagi banyak banget jadi gue belum ada waktu buat mikirin cara mutusin dia"


"jangan-jangan lu cinta sama dia"


key langsung menatap tajam dimas


Key selalu emosi jika ada orang yang bilang ia jatuh cinta


"Ampun..ampun cung,gue becanda doang yuk ah cabut "


...****************...

__ADS_1


__ADS_2