Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
#Melamar Nayla


__ADS_3

Disinilah ,di taman belakang rumah key.


Dimas dan nayla duduk di sebuah kursi di pinggir taman.


di temani indahnya langit sore hari dan bunga-bunga warna warni menambah keindahan dan keromantisan di antara mereka.


Nayla begitu gugup saat ia duduk di samping dimas, baru kali ini mereka duduk berdua di luar kantor.


karena biasanya mereka hanya bertemu di kantor saat makan siang ataupun saat dimas mengantar nayla pulang.


"Nay " ucap dimas


"iya mas " jawab nayla sambil menengok ke arah dimas


"Ada yang mau aku omongin sama kamu " Dimas langsung membalik badan nya menghadap nayla


"mm..mas mau ngomong apa " nayla merasa tambah gugup,karena baru kali ini ia melihat wajah serius dimas

__ADS_1


"Sebelumnya aku mau ngucapin makasih karena kamu udah sedia hadir dan mau bertemu dengan orang tua angkat aku , seperti yang kamu tau mereka adalah keluarga angkat ku tapi selama ini mereka tidak pernah sedikitpun membedakanku sebagai anak angkat mereka. Yang aku rasakan kasih sayang mereka begitu tulus. Maka dari itu aku ingin cepat-cepat mengenalkanmu kepada mereka "


ucap dimas,namun nayla hanya diam mendengarkan cerita dimas. Ia cukup faham apa yang dimas alami dan rasakan.


karena sebelumnya dimas sempat cerita tentang statusnya


"Apapun yang aku lakukan aku harus seijin mereka,karena buat ku ijin dan do'a mereka melebihi segalanya dan selama ini memang apapun yang mamah katakan atau lakukan itu selalu baik buat aku termasuk soal jodohku. Apapun penilaian mamah dan keputusan mamah itu pasti yang terbaik buat aku. Makanya pas tadi mamah nanyain kapan aku lamar kamu ,aku tuh bahagia banget karena itu artinya mamah setuju dengan pilihan aku karena selama ini mamah selalu meminta waktu untuk berfikir kalo aku dan key minta ijin tapi sama kamu mamah langsung setuju. Itu buat aku jadi tambah yakin sama kamu kalo kamu itu calon makmum yang Allah kasih buat aku " ucap dimas dengan nada lembut dengan sorot mata penuh cinta


blush...kata-kata dimas yang terakhir membuat pipi nayla merah merona,ia merasa tersanjung dengan apa yang dimas katakan


Kemudian dimas beranjak dari duduknya kemudian ia berlutut di hadapan nayla dan mengeluarkan sesuatu di kantung kemeja batiknya.


Nayla terkejut dengan sikap dimas ,matanya tak berkedip sedikitpun saat melihat dimas membuka sebuah kotak berisi cincin sederhana namun terlihat indah.


"Nayla walaupun kita belum lama kenal dan dekat,tapi entah kenapa aku begitu yakin sama kamu. Aku yakin kalo kamu wanita yang selama ini aku tunggu..Nayla Will you marry me ?" ucap dimas sambil menatap nayla penuh cinta dan harapan.


Nayla benar-benar tidak menyangka seorang Wakil Direktur di perusahaan tempat ia bekerja melamar seorang gadis sederhana yang sangat jauh jika di bandingkan dengan kehidupannya.

__ADS_1


Ada sedikit rasa bimbang di hati nayla karena ia sadar perbedaan status mereka yang berbeda.


Namun saat ia melihat sikap keseriusan dimas dan sikap orang tua nya dimas yang begitu baik kepadanya membuat ia sedikit yakin bahwa ini yang terbaik untuknya.


Nayla menarik nafasnya dalam dan mengeluarkannya perlahan


ia menatap dimas dalam


"Bismillah...ya mas aku mau" ucap nayla pelan


dimaspun yang mendengar jawaban nayla begitu bahagia


ia langsung memakaikan cincin di jari manis nayla dan mengecupnya.


"Makasih sayang udah mau nerima lamaran aku, lamaran resminya tunggu sebentar lagi ya. Setelah selesai acara nanti aku tanya ke mamah papah kapan mereka ada waktu untuk datang ke rumah kamu nemuian orangtua kamu." ucap dimas meyakinkan nayla


Nayla pun mengangguk dan tersenyum manis serta bahagia.

__ADS_1


...****************...


...****************...


__ADS_2