
Di sebuah ruangan kantor nampak seorang laki-laki yang sedang sibuk menyiapkan berkas-berkas yang akan di bawa untuk meeting hari ini.
Semua berkas telah tersusun dengan rapi ,ia melihat tumpukan berkas yang lainnya di meja.
sejenak ia menarik nafasnya dan membuangnya dengan kasar...
ffiiuuhhhh.....
"Kerjaan gue kapan kelar nya sih,perasaan dari kemarin kagak berkurang tuh tumpukan berkas " gumam dimas
ya ia adalah Dimas, setelah di tinggal key cuti satu minggu ia lah yang mengambil alih semua tugas key,
walaupun ia merasa lelah namun ia tetap semangat dan bersyukur atas kehidupannya saat ini.
Di tinggal kedua orang tua dan tidak punya saudara membuat dimas selalu mensyukuri apa yang ia dapat.
Kasih sayang dan kepercayaan keluarga Mahendra kepadanya membuat hidupnya jauh lebih baik dibandingkan dulu sebelum mengenal keluarga key.
Setelah ia ditinggalkan kedua orang tuanya ia harus bekerja serabutan demi memenuhi hidupnya,walaupun hanya cukup untuk makan.
Namun takdir berkata lain,ia di pertemukan denga Keynan Putra Mahendra yang tak lain anak semata wayang dari pasangan Mahendra dan Ana sekaligus pewaris Pratama Corp.
Keluarga Key yang begitu baik dan hangat menerima kehadiran Dimas dengan tangan terbuka, Ana begitu menyayangi Dimas begitupun dengan Dimas yang menyayangi keluarga key.
Hingga pada akhirnya Ana dan Mahendra memutuskan untuk mengangkat Dimas sebagai anak mereka, dan keputusan mereka sangat di dukung oleh key.
Sikap Ana dan Mahendra terhadap Key dan Dimas selalu adil, dan itu membuat Dimas merasa beruntung hingga Dimas bertekad tidak akan pernah membuat kedua orangtua angkatnya kecewa.
Dimas selalu menuruti semua perintah keluarganya.
Namun satu hal yang sampai saat ini masih ada yang kurang dalam hidup Dimas,yaitu di usianya yang cukup matang untuk berumah tangga namun sampai saat ini belum juga ia mendapatkan seorang wanita untuk dijadikannya istri.
__ADS_1
******
Dengan buru-buru dimas keluar dari ruanganya menuju ke ruanganya key namun saat ia berjalan tiba-tiba seseorang menabraknya
brukkk.........
Semua berkas yang Dimas pegang terjatuh berantakan
"Akh,,,,berkas gue !" pekik dimas
ia langsung berjongkok untuk membereskan berkasnya
"Hadeuhh..lain kali kalo jalan hati-hati bisa kan matanya sekalian dipake biar bisa liat ada orang didepan " ucap Dimas dengan sedikit meninggikan suaranya namun ia tidak sedikitpun menengok ke arah seseorang yang menabraknya.
Wanita yang menabrak dimaspun gugup ketakutan ,ia langsung ikut berjongkok untuk membereskan berkas-berkas dimas
dengan tangan gemetar ia mengambil berkas yang berada di lantai
"ma..maaf pak saya tidak sengaja " ucap sang wanita dengan nada gemetar
setelah selesai mereka berdua langsung berdiri
dimas masih memeriksa berkas-berkas yang ada di tangannya
dengan masih gemetar wanita tersebut menyerahkan berkas nya kepada dimas.
Dimas yang melihat tangan wanita tersebut gemetar langsung menengok ke arah wajah wanita tersebut.
Namun tanpa di duga dimas langsung tertegun ketika melihat wajah wanita tersebut.
Walaupun wanita tersebut menundukan kepalanya namun dimas bisa melihat dengan jelas wajah wanita tersebut
__ADS_1
"cantik juga ni cewe " batin dimas
"Hey, kenapa nunduk gitu..Kamu gak apa-apa kan? "tanya dimas
" sa..saya tidak apa-apa pak, maaf saya tidak sengaja menabrak bapak "
"oh, it's ok. Memangnya kamu mau kemana buru-buru sekali " tanya dimas penuh selidik
"Saya mau ke ruangan HRD,saya dapat panggilan interview "
"HRD ? bukannya hrd di lantai bawah ya "
"i..iya pak maaf saya salah lantai tadi saya lupa saat menanyakan kepada resepsionis ruangan HRD lantai berapa. Sekali lagi saya minta maaf pak "
"cantik,,,kesempatan nih hehe gak akan gue sia-siakan kesempatan ini. euuhhh imut banget ni cewe apalagi saat ketakutan gini...duh jantung gue...kenapa dag dig dug kaya gini sih "_batin key
"mmm...baiklah saya maafkan,mari saya antar kamu ke ruangan HRD "
"eh,,tidak usah pak biar saya sendiri saja,kalau bapak berkenan boleh beritahu saya di lantai berapa ruangan mana tempat HRD "
"Ya Allah kenapa jantung ku dag dig dug seperti ini..duh mana gak enak banget sama mas ini, baru juga ngelamar udah bikin kesalahan mati deh aku bisa-bisa aku gak lulus tes " batin wanita tersebut
"gak apa-apa lah biar saya antarkan ,oh iya nama kamu siapa ?" tanya dimas
"sekalian aja gue kenalan,kali aja jodoh hihi " batin dimas
"Nama saya Nayla pak "
Dimas mengulurkan tangannya untuk berkenalan
"Nama saya Dimas, ok nayla mari saya antar kamu ke ruangan Hrd "
__ADS_1
Nayla pun hanya mengangguk saat menjawab ucapan dimas.
...****************...