
Satu bulan berlalu kini tiba hari dimana Dimas dan Nayla menikah.
Semua terlihat sibuk terutama sang mama yang begitu antusias dan heboh saat akan menikahkan anak keduanya.
Mama Ana terlihat sibuk bolak balik memeriksa semua persiapan pernikahan anaknya yang akan berlangsung nanti siang.
Prosesi akad akan berlangsung nanti siang sedangkan resepsi di adakan malam hari.
Awalnya Dimas menolak untuk mengadakan resepsi namun apadaya titah sang Ibu Ratu tidak bisa di bantah,setelah melalui pergulatan hebat antara dimas dan sang mama akhirnya dimas menyetujuinya dengan syarat mengadakan resepsinya cukup di rumah utama tampa harus menyewa aula hotel seperti keinginan sang mama.
ddorrr..ddoorr...
terdengar suara gedoran pintu kamar.
Namun sang penghuni kamar tak menghiraukanya,ia malah menutup kepalanya dengan bantal dan semakin mengeratkan selimutnya
ddor...dorr...dorr...
"Dimaaaassss...."
Sang ibu ratu langsung berteriak saat tak ada jawaban dari dalam kamar
"Dimaassss" mama ana kembali berteriak,namun masih belum ada jawaban
akhirnya ia memanggil sang suami
"Papa....." teriaknya
mendengar sang istri memanggill papa langsung beranjak mengahampiri sang istri
"Ada apa sih ma, kok ribut terus.Berisik ma "
"ini dimas mama gedor-gedor tapi ga nyaut-nyaut. Ni anak kalo tidur udah kaya orang mati aja " jawab mama ana sambil berkacak pinggang emosi
"Husshh...mama kalo ngomong suka seenaknya,kalo malaikat lewat terus di catet gimana hayoo"
"Ck. becanda pah, si papah mh gak asik ni kalo di ajak becanda. Udah ah cepetan bangunin tuh anaknya. Pusing mama ngadepin tuh bujang satu katanya mau nikah tapi cueknya MasyaAlloh."
Ucap mama ana sambil geleng-geleng kepala
"ya udah papa coba bangunin dimas, udah sana mama siapkan yang lain aja "
******
Acara yang di tunggu-tunggu pun tiba.
__ADS_1
Semua tamu undangan akad nikah telah hadir.
Sepasang sejoli duduk manis di hadapan penghulu,mengijabkan janjinya kepada Tuhan untuk bersatu dan hidup bersama.
Acara ijab kabul telah selesai,taklupa acara sungkeman kepada kedua orang tua pun telah selesai.
Saat ini sedang dilaksakan acara makan bersama para tamu undangan.
Acara akad nikah hanya di hadiri oleh para keluarga dan tetangga dekat serta beberapa sahabat-sahabat key dan dimas.
Sedangkan para tamu jauh dan kolega-kolega bisnis papah,key dan dimas pada malam hari saat resepsi.
Setelah istirahat, acara resepsipun dilaksanakan.
Sebagian tamu undangan telah hadir memenuhi halaman kediaman key.
Syifa dengan usia kandungannya yang mulai membesar membuat dirinya mudah lelah dan lapar.
Ia duduk di sebuah meja dengan di temani berbagai macam makanan di hadapannya.
Matanya berbinar ketika melihat makanan-makanan yang berjejer di atas meja.
Tak lupa ditemani sang suami di sisinya.
"Yang, yakin ni makanan bakal abis " tanya key sambil terus memandang ke arah jejeran makanan
"Emangnya kenapa mas ? ada yang aneh ? atau aku gak boleh makan" jawab syifa dengan ketus, Hormon kehamilan lah yang membuatnya gampang emosi.
Tapi dengan sabarnya key selalu mengerti dengan perubahan sikap sang istri.
"eh, bukan gitu yang . bo..boleh kok. Ya udah yuk cepat makan katanya tadi udah lapar. " jawab key melihat wajah sang s
istri yang mulai berubah key langsung mengambil alih sendok yang ada di atas piring dan menyuapi sang istri.
Ketika syifa sedang asyik makan tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya.
Ia langsung menoleh ke arah belakang
Dilihatnya sang adiklah yang datang bersama rey.
Semejak Nisa bekerja di caffe, Nisa dan Rian semakin dekat
Begitu juga rian,key, dan dimas.
Mereka menjadi dekat karena seringnya bertemu ketika syifa dan nisa berkumpul selalu mengajak mereka bertiga.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum mbak " sapa Nisa kemudian mencium tangan Syifa dan key bergantian
"Wa'alaikumssalam dek, baru datang ?"
Nisa hanya mengangguk menjawab pertanyaan sang kaka
Mata nisa dan rian langsung terfokus dengan keadaan di depannya
tumpukan piring yang mulai kosong membuat mereka berdua melongo
"Mbak ini bekas makan mbak semua ? " tanya nisa tak percaya
Dan Syifa hanya tersenyum memperlihatkan gigi putihnya ketika sang adik bertanya.
"Gak salah nih key, bumil makan segini banyaknya Lapar apa rakus?" tanya Rian sama tidak percayanya dengan Nisa
"Kagak !!! udah biasa. " jawab key singkat
Dimas langsung berbisik kepada rian
"Udah jangan dibahas nanti bumil bisa esmoshii kalo kebanyakan nanya. Bisa gawat bro. Mending lo duduk aja "
Rey yang mendengar bisikan key bergidik ngeri langsung duduk di sisi key
" Duduk yuk nis " ajak rian
"Oh iya gue belum ketemu pengantinnya nih " ucap rian
"Udah tar aja, sekarang mendingan lo sama nisa makan aja dulu. Tar tuh pengantin juga bakal nyamperin kesini kalo liat kita "
"Lah masa iya pengantin yang datang nyamperin tamu !! eh tapi kalo liat tamu yang ngantri gitu gue jadi males buat nyamperin mereka ke depan " ucap rian yang melihat antrian tamu yang hendak memberikan ucapan selamat kepada pengantin
"Makanya udah duduk aja tunggu sampe sepi dulu." jawab key
"Abang mau makan apa ? biar nisa ambilkan " tanya nisa yang sudah berdiri hendak mengambilkan makanan untuk rian
"Apa aja deh nis, terserah kamu "
jawab rian sambil tersenyum manis.
...****************...
Maaf baru bisa up 🙏
Mon maaf dan minta di maklum ya soalnya othor mulai repot kalo punya bayi.
__ADS_1