
Disebuah cafe seorang gadis sedang sibuk melayani para pelanggan,dengan cekatan ia mengantarkan pesanan para tamu cafe.
Ia selalu tersenyum ramah kepada setiap tamu sehingga tak jarang membuat para tamu betah dan puas berada di cafe tersebut.
Namun dari kejauhan seseorang terus memperhatikan nya dengan wajah tidak suka
Ya ia adalah Ines teman kerja syifa sewaktu di cafe dan gadis yang sedang ines perhatikan adalah Nisa adik dari musuhnya dahulu.
"cih sok cari perhatian sama tamu,pake senyum-senyum segala " gumam ines
"Adik sama kaka sama2 suka cari perhatian pelanggan " ucapnya sambil berlalu pergi
Saat sedang mengelap meja tiba-tiba seseorang memanggilnya
"Nis,bisa keruangan saya dulu " Ucap Rian sang manager cafe
"Oh iya Pak sebentar lagi saya keruangan bapak " Jawab Nisa sambil mengangguk
tok..tok..tok..
Suara ketukan pintu,tak lama pintu terbuka.
Terlihat seorang laki2 sedang duduk sambil menatap layar di depannya
"Maaf pak saya boleh masuk " tanya nisa ragu
semenjak ia bekerja, baru 2x ia masuk kedalam ruangan sang manager yang pertama ketika pertama kali ia masuk saat di perkenalkan oleh sang kaka dan yang kedua saat ini ketika ia di panggil oleh sang manager lansung.
Rian langsung menoleh kearah pintu,ia tersenyum dan mempersilahkannya masuk
"Masuk nis "
Nisa langsung masuk dan berdiri di hadapan Rian, ia menundukan kepalanya karena ia tidak terbiasa berhadapan langsung dengan seorang laki2 kecuali bersama key dan dimas.
__ADS_1
"Duduk nis " Rian mempersilahkan nisa duduk di kursi yang berada di depan mejanya.
"O..oh iya mas " Jawab nisa dan kemudian duduk.
"Maaf ada apa ya bapak memanggil saya " Tanya nisa, namun tak ada jawaban dari orang yang berada di hadapannya.
Sejenak Rian memperhatikan Nisa, baru kali ini ia berhadapan sangat dekat langsung dengan nisa
..."Cantik !! Kamu seperti kaka kamu,sama2 cantik,baik dan murah senyum..Kamu sungguh mengingatkan aku pada kakamu wanita yang dulu aku kagumi..dan sekarang aku senang karena kamu seperti duplikat syifa, apa mungkin aku juga mengagumi mu ?" batin Rian...
Tidak mendengar jawaban sang atasan ,nisa pun langsung mengangkat kepalanya dan melihat ke arah Rian,
ia bingung melihat Rian yang terus menatapnya tanpa bersuara
"Pak, maaf ada apa " ucap nisa dengan nada sedikit keras dari tadi ia berharap sang atasan akan mendengarnya
"eh, iya nis kenapa? " jawab Rian saat ia tersadar dari lamunannya
"Nis bisa gak kamu jangan panggil saya bapak,ko kesannya saya tuh kaya udah tua gitu.Padahal umur aku gak jauh beda sama kaka ipar kamu "
"Terus nisa harus panggil Bapak apa ?" Tanya nisa sedikit ragu dan bingung
"Ya terserah kamu,kamu bisa panggil apa saja asal jangan bapak "
"Mm..nisa bingung harus panggil apa "
"Gimana kalo panggil abang aja saya kan masih muda nis cocok lah kalo kamu panggil abang "
"Ba..baik lah pak terserah bapak saja " ucap nisa terbata-bata
"Loh kok masih bapak sih "
"Eh iya pak,eh bang " jawab nisa sambil menundukan kepalanya
__ADS_1
"Nah gitu dong kan enak di dengarnya. Oh iya abang panggil kamu soalnya abang mau ngasih kamu ini " ucap Rian sambil menyodorkan sebuah amplop coklat
Nisa bingung kemudian mengambil amplop yang di berikan Rian
"Apa ini bang ?"
"itu gaji kamu "
"gaji ? tapi bang nisa kan baru 2minggu kerja disini belum ada satu bulan.kenapa udah gajian lagi ?"
."Ya gak apa-apa lah kan ini udah waktunya gajian walaupun kamu belum ada satu bulan tapi ini udah waktunya semua karyawan nerima gaji..ya termasuk kamu "
"Tapi bang..."
" Udah, gak ada tapi2 an.Itu hak kamu nis .Kamu terima ya "
"Mm..baiklah bang,nisa terima. Makasih ya bang .Kalo gitu Nisa kembali kerja ya bang. Permisi " ucap nisa sopan kemudian ia keluar dari ruangan Rian.
Namun saat ia turun dari tangga, tiba-tiba seseorang menghadangnya
"Ngapain lo dari ruangan Pak Rian?" Ketus ines
"Mm...itu mbak tadi saya di panggil pak Rian " jawab nisa merasa takut dengan tatapan ines
"Ada apa pak Rian panggil lo ?"
selidik ines
"Gak ada apa-apa ko mbak,maaf mbak saya permisi mau kerja lagi " ucap nisa kemudian ia buru-buru pergi meninggalkan ines
"Eh tunggu !!!" teriak ines namun tak di hiraukan nisa
"Ngapain dia ke ruangan pak Rian,pasti dia mau tebar pesona sama pak rian. Huh dasar kelakuan Kakak sama Adik sama aja, sama-sama ganjen " batin ines.
__ADS_1