Cinta Sang Cassanova

Cinta Sang Cassanova
# Tamu bikin kesel


__ADS_3

*Tak perlu takut jika kau tak melakukan kesalahan,terus melangkah hadapi kenyataan walaupun semua terasa berat


~Syifa Az-zahra~โ˜˜*


..................


Lelah....


itulah yang dirasakan syifa saat ini


ingin rasanya ia segera pulang,mandi,dan langsunng merebahkan tubuhnya di atas kasur


Namun semua itu hanya khayalannya saja, kenyataannya adalah saat ini ia sedang sibuk membersihan meja-meja di caffe


Walaupun lelah,syifa tak pernah mengeluh ia tak pernah memperlihatkan kelemahannya di depan orang lain


Dimas dan Key masih menikmati minumannya di sambil berceloteh


Setelah klien nya pergi mereka tidak langsung pulang


mereka menghabiskan waktunya di caffe karena pekerjaannya sudah selesai


dan mereka memutuskan untuk nongkrong sebentar di caffe tersebut


"nyet telpon si dani lah,ajak nongkrong sekalian udah lama kita ga ngumpul "


Dimas tidak menjawab namun langsung memgeluarkan hp dari saku nya da menghubungi temannya


Tak lama datang seorang laki-laki tinggi,putih,matanya sipit dan rambutnya yang sangat rapi.


Laki-laki bernama Dani Saputra Ceo Saputra grup sekaligus sahabat key dan Dimas juga


"Beuh....datang juga lo, mentang-mentang udah resmi jadi ceo lupa lu sama temen..padahal lu jadi ceo juga gara-gara gue "


Dimas yang memang bawaannya bawel


entah dimana saja dan dengan siapa saja mulutnya tak pernah sepi


Dani langsung duduk di depan key


Penampilan dani yang cool selalu menarik perhatian di sekitarnya namun ketika bersama key pesona dani memudar,terkalahkan oleh pesona key


"Napa gara-gara elu nyet perasaan bokap gue yang maksa-maksa gue buat gantiin dia,apa hubungannya sama elu."


"Lah lu kaga nyadar dan, gara-gara do'a gue yang terkabul makanya lu bisa cepet jadi ceo..gue tuh ga pernah lupa ngedo'ain elu "


"Apaan...do'a lu mana bisa terkabul,solat aja lu kagak pernah"


Dimas langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal


diantara mereka bertiga dimas lah yang selalu jadi bahan bully an

__ADS_1


"mau pesen apa lo" key langsung bertanya kepada dani


Danipun langsung mengangkat tangannya melambaikan kearah pelayan


"Mbak saya pesan cappuchino satu" Kata dani sambil memberikan senyum godaannya kepada pelayan tersebut


pelayan itu pun langsung salting


"i..iya mas,apa ada lagi yang mau di pesan?"


namun dijawab gelengan kepala oleh dani


Pelayanpun langsung pergi meninggalkan meja


" syifaaaa......"teriak ines memanggil syifa lagi


"Astaghfirullah....iya mbak ada apa " syifa kaget karena teriakan sang kepala pelayan


"Cepat bersihkan meja no 7 sama 8" Ines memberi tugas lagi kepada syifa


(padahal dari tadi dia sendiri cuma diem,berdiri,merhatiin tamu,terus teriak-teriak manggil syifa ๐Ÿ˜…)


dengan sigap syifa langsung mengambil lap


ia langsung menuju meja,membereskan gelas dan piring kotor kemudian mengelap meja


setelah selesai mengelap meja,syifa langsung bergegas membawa gelas dan piring kotor


bugh


prannkkkk


syifa tersungkur jatuh,gelas da piring yang ia bawa pecah


Semua orang kaget


langsung melihat ke arah syifa


dug..dug...


syifa terkejut melihat pecahan gelas dan piring di hadapanyan


jantungnya berdebar cepat


ia gugup karena ini pertama kalinya ia mendapat masalah


"Heh bisa hati -hati ga sih lo,lo ceroboh banget sih..makanya kalo jalan pake mata kaga becus banget sih lu kalo kerja " maki key kepada syifa


padahal dia sendiri yang salah karena posisi kakinya yang berada di luar meja


Syifa bangun dan langsung membereskan pecahan gelas dan piring tersebut namun tak lama suara langkah sepatu menghampirinya

__ADS_1


tak tak tak


"Heh syifa apa-apaan kamu ini,bisa hati-hati ga sih kerjaan kamu tuh ga bener banget bikin masalah terus,lihat sekarang gelas sama piringnya kan jadi pecah..Kamu fikir kamu bisa ganti apa gelas sama piring itu,piring sama gelas itu tuh harganya mahal kamu ga bakalan bisa bayar"


ines langsung memarahi syifa,ines merasa ada kesempatan untuk menjatuhkan syifa


"Eh mbak santuy dong ga usah pake ngegas gitu,kasian noh temennya bukannya bantuin...dia tuh pasti ga sengaja lagian berapa sih harga tuh gelas sama piring biar saya yang ganti "


dimas yang melihat gadis yang terjatuh itu langsung membelanya


"Lagian mbak itu tu gara-gara teman saya yang ini,teman saya yang salah"


dimas menepuk pundak key


key yang tidak terima langsung membela dirinya,


terus membela diri bahwa ia tidak salah,


key terus menyudutkan syifa dan merasa dirinya benar dan mamaksa meminta ines memanggil managernya


tak lama datanglah Rian,manager caffe bunga sekaligus pemilik caffe tersebut


ines yang melihat ke 4 cowo tersebut memanfaatkan keadaan untuk terus menyalahkan syifa


"ini pak rian gara-gara si syifa kerjanya ga bener,bisanya cuma bikin masalah aja..lihat pak gelas sama piringnya pecah terus dia nyalahin mas nya ini"


ines menunjuk key


"Maafkan saya pak rian,saya tidak sengaja..saya juga tidak menyalahkan bapak ini"


Syifa menunduk tidak berani menatap orang-orang yang ada di depannya.


Rian tidak memperpanjang masalah,ia langsung meminta maaf kepada key


Rian tidak mau mengganggu kenyamanan para tamu yang lain nya


"Sekali lagi saya minta maaf pak atas kejadian ini,sebagai permintaan maaf kami, makanan dan minuman bapak kami gratiskan." jelas Rian sambil mengatupkan kedua tangannya di dada


kemudian menoleh ke arah syifa


"Lain kali lebih hati-hati ya kerjanya,segera bersihkan dan kembali ke belakang."


Syifa menganggukan kepalanya dan kemudian menunduk


"Makanya kalo kerja tuh yang bener,untung aja bos lu baik kagak langsung pecat lo."


Kata key kemudian pergi meninggalkan caffe


"hhuufftt....dasar tamu nyebelin, padahal dia yang salah dia yang marah-marah


iihh...sebel-sebel ngeselin banget sih tuh orang.." gerutu syifa

__ADS_1


...****************...


__ADS_2