
Alka yang hanya menatap ayara dengan penuh bahagia, benar kau sangat cemburu bila ada wanita lain di sisiku. Aku berjanji sayang hati ini, jiwa dan raga ini hanya milikmu Ayara. Aku tak pernah merasakan cinta yang begitu besar setelah ibuku pergi memilih hidup bahagia di alamnya. Aku sangat mencintaimu ayara. Bu lihat lah putra mu ini, sekarang sedang tergila-gila dengan gadis kecil ini. tolong beri restu ke bahagiaan yang tiada tara bu" gumam Alka dalam hati...
Ntah dari mana rasa suka itu muncul dari kedua makhluk ciptaan tuhan itu. Dengan sekejap mereka saling menaruh hati dalam waktu beberapa bulan saja..
Sayang tinggal lah bersama ku disini, nenek bahagia melihat mu ada dirumah ini"mohon Alka menatap Ayara dengan harapan besar
dengan polosnya Ayara melontarkan pertanyaan...
Tuan kita tidak akan satu kamar kan, sebelum kita menikah dengan sah dan diakui secara agama dan negara berjanji lah untuk tidak menyentuh ku" ayara menatap alka dengan tajam
Huffttt sayang, bagaimana bisa aku jauh dari mu. Selama ini aku sangat tersiksa tanpa dirimu di sisiku. Aku seperti orang sakau tiap malam tak bisa tidur. Plisss aku janji aku tidak akan menyentuh mu, tapi izinkan aku tidur di samping mu" rengek Alka seperti ingin tidur bersama ibunya....
Jika aku tidak menepati janji. Bunuh lah aku Ayara" lanjut Alka dengan nada penekanan. Karena Alka sangat benci akan penghianatan, sehingga tidak terkecuali pun baik orang yang ia sayangi sekaligus yang namanya penghianatan harus menjalani hukumannya
Baik lah tuan, akan ku pegang kata-katamu. Jika kau melanggar janji mu. Akan ku buat kau sangat menyesalinya!!" cam Ayara dengan tatapan yang tajam, dan senyuman aneh. Membuat Alka bergedik ngeri melihat senyuman aneh itu. Baru kali ini alka merasa nyalinya menciut hanya karena ancaman itu
__ADS_1
Ba..baiklah sayang. Aku akan menyuruhku bona untuk memindahkan barang barang mu. Mari kita masuk seperti akan turun hujan" jawab alka yang sedikit takut....
Setalah mereka kembali ke dalam, hujan pun turun dengan deras...
Krukk...krukkk...
Perut Ayara yang berbunyi. Dengan sedikit menahan malu, untuk kedua kalinya cacing dalam perut nya itu tak bisa diajak bekerjasama...
sayang kamu laper?? Hemm" tanya Alka sambil mengusap perut rata milik Ayara...
Hehehe,, iyaa tuan karena kondisi hujan begini membuat ku lapar"jawab Ayara dengan asal. Padahal ia memang belum sarapan dari semalam karena ia terburu-buru takut telat datang kekantor...
Tidak usah sayang, buk sum akan memasakkan untuk mu" jawab alka dengan menatap lembut gadis kecilnya itu
Aaa,, aku ingin sekali memasak. Bakal sia-sia bakat ku yang telah di ajari ibuku" rengek Ayara sambil memegang lengan besar alka...
__ADS_1
Hmm baiklah, tapi hati-hati ya... Aku akan menunggu mu disini karena ada beberapa pekerjaan yang belum selesai" jawab alka sambil mengecup kening Ayara
setelah 1 jam ayara berkutat dengan benda-benda di dapur nya itu.. Kini sudah tersedia beberapa menu makanan yang di ajari oleh ibunya itu.. Ayara memasak sayur capcay, telur dadar, dan sambal terasi dengan aroma yang sangat sopan masuk kedalam hidung. Membuat nenek keluar kamar dengan cacing yang demo ingin diberi asupan itu...
Hummmm, siapa yang masak ini. Aromanya sangat enak" sambil berjalan ke meja makan
Alka yang dari tadi duduk di meja makan dan berkutat dengan benda lipat nya hanya bisa menahan lapar....
Ayara nek yang masak" jawab Alka penuh senyuman
Ting.. Ting... Ting....
Makanan segara hadir " teriak Ayara sambil mendorong teroli yang berisikan makanan yang telah ia buat itu..
Alka dan nenek tertawa melihat tingkah gadis kecil itu.. Hanya bisa menahan diri untuk tidak mencubit gemas pipi yang begitu chubby itu...
__ADS_1
Wahhhh, sayang kuu... Sudah lama nenek tidak memakan masakan sederhana ini. Terakhir nenek memakan nya saat aku berumur 25 tahun" jawab nenek yang tak sabar ingin menyantap hidangan itu. Terutama sambal terasi buatan ayara....
Yaa, yang pastinya setiap orang akan berusaha dari bawah untuk mencapai puncak tertinggi. Dulu nenek bukan lah orang mampu. Karena berkat kerja keras suaminya. Nenekpun bisa hidup dengan sangat mampu....