
Alka yang kaget dengan ucapan ayara, membuat Alka terdiam menatap ayara dengan penuh rasa bersalah...
jika Ayara tau, siapa dirinya yang sebenarnya. Ia tak tahu respon apa yang Ayara berikan padanya... Alka yang tak ambil pusing, langsung menenangkan Ayara..
Sayang, tidak mungkin aku melakukan itu.."dengan bohong Alka mengatakan itu. Padahal saat itu memang benar ia ingin membunuh Calista, namun di tahan dengan Bona.. Karena ingin memberikan kesempatan buat Calista
calon suami mu yang sangat tampan ini, tak akan mengotori tangannya hanya untuk wanita jal*ng seperti itu.." lanjut alka sambil mengusap airmata Ayara
Be.. benarkah??" jawab Ayara yang sedikit ragu. Karena masih tersimpan kata-kata yang di ucapkan nenek jika alka tak segan-segan akan membunuh orang..
Iya syaang ku, benar" meski Alka merasa bersalah karena telah membohongi Ayara...
Ayara yang percaya dan langsung memeluk calon suaminya itu.. Setelah tenang, Ayara melepaskan pelukan itu,, dan mengecup benda kenyal milik Alka...
Cupp....
Kecupan singkat itu, membuat Alka terkejut dan terdiam.. Ayara yang sudah berlari menuju pintu. Dengan pipi merah merona...
Drapp....
__ADS_1
Dengan langkah yang besar alka mengejar ayara yang belum sempat membuka pintu itu. Kini udah berada dalam pelukan Alka...
sudah berani ya gadis kecil ku ini" alka yang menatap ayara dengan senyuman devill
Aaa mass, lepasin" gerutu Ayara yang bergedik ngeri melihat deretan gigi putih dan rapi itu
Kau yang memulai nya sayang" dengan cepat alka ******* bendal kenyal berwarna pink milik Ayara...
Ayara yang mulai kehabisan nafas, dengan cepat alka menyudahi ci*man yang lembut itu..
Huhh.. Mass kau ingin membunuh ku" menatap tajam Alka..
Hehehe, lagian ci*man mu sangat amatir"kekeh Alka sambil mengelap bibir mungil itu dengan jempol nya..
Dah kembali kerja!! Nanti jam 2 siang ada rapat membahas proyek di lokasi H" titah Ayara sambil berlari kecil meninggal Alka
kau sangat menggemaskan kan sayang"gumam Alka
..............
__ADS_1
boss,,"panggil Bona yang berjalan menuju Alka, dan mereka berdua masuk kedalam ruangan Alka..
Aku sudah membawa Calista ke tempat ceryll. Ku pastikan dia akan menjadi santapan buaya bejatt yang tak puas dengan 1 wanita " ucap Bona sambil berjalan menuju sofa...
bagus.. Sekarang pergilah ke devisi cyber ambil data perusahaan milik ayah Calista dan jual data-datanya.. Berani dia sekali menyentuh wanita ku" titah Alka dengan tatapan yang menakutkan, membuat bona merinding melihat betapa kejamnya boss nya itu..
Wajar sih dia seperti ini, karena dia tak akan melepaskan orang yang membuat. Bagian dari hidup nya terluka, di tambah lagi dia bos mafia paling di Takuti" gumam bona dalam hati sambil berjalan menuju devisi cyber
Beberapa jam berlalu, Ayara, Alka dan bona yang makan siang bersama di sebuah restoran mewah.. Kini waktu sudah menunjukkan setengah 2 siang.. Rapat akan dimulai 30 menit lagi..
seperti biasa, ayara uang menyiapkan ruangan untuk rapat, dan menata rapi meja kursi serta beberapa kue yang ia beli saat pulang makan siang tadi. Untuk disajikan saat rapat....
waktu telah menunjukkan jam 5 sore. Akhirnya rapat itu pun selesai. Meski terdapat banyak drama, namun rapat itu membuahkan hasil...
Huffftt, akhirnya selesai... Hampir saja aku stress melihat dan mendengar perdebatan itu"gumam Ayara berjalan lesu menuju ruangannya nya. Alka yang sudah keluar duluan dari ruangan rapat itu.. Karena ia sempat terbawa emosi, sehingga Alka dengan cepat keruangan nya untuk menetralisir emosinya itu....
Drett.. Drettt.. Drettt..
alka yang sedang duduk di kursi kebesaran nya itu dan menutup matanya. Kita terbuka karena getaran ponsel nya karena ada yang menelpon....
__ADS_1
Boss,, senjata yang akan dikirim menuju negara Y. Di rampok saat menuju ke dermaga.." ucap pria seberang.
APA!!!!"teriak Alka dengan penuh amarah, emosi yang tadi belum mereda kini pecah. Dengan sekali pukul diding itu retak. Membuat tangan alka mengeluarkan dar*h segar....