
setelah sampai di Mension Ayara langsung menuntun nenek menuju kamarnya. Betapa lelahnya hari ini, setelah mengantar nenek dan memberi obat dan vitamin. Ayara menyuruh nenek untuk tidur...
Ayara yang sedang berjalan menuju kamarnya, sambil berpikir untuk menyingkirkan Calista agar tidak menggangu nya, tiba-tiba..
Drap.....
aaawww...
karena ia berpikir keras sambil berjalan dengan pandangan kebawah, Ayara menabrak dada bidang Alka. Hampir saja Ayara terhyung ke belakang... dengan cepat alka menangkap Ayara kedalam pelukannya
Ada apa hmm? Apa kau sangat lelah?" tanya Alka menatap sambil mengusap jidat nya karena terbentur dada bidangnya...
Mmm. Aku tak papa" lirih Ayara dengan sendu
Alka yang tau atas kejadian yang menimpa Ayara, karena bona telah mencari tau saat Ayara berjalan dengan gaun yang berubah bentukannya... Alka yang merasa marah hanya bisa mengepalkan tangannya, saat bona memberikan rekaman cctv yang terpasang dalam ruangan itu..
Tanpa basa-basi, Alka langsung menggendong Ayara ala bridal style.. Mambuat Ayara kaget...
Aaaa, mass turunin... Aku bisa jalan sendiri "gerutu Ayara yang tak direspon Alka
Setelah berada di kamarnya, Alka meletakkan Ayara dengan lembut di kursi meja rias Ayara.. Alka yang melepaskan aksesoris yang di kenakan Ayara dengan lembut.. dengan sedikit perdebatan Alka yang sangat keras kepala, akhirnya Ayara hanya bisa pasrah...
Setelah sudah terlepas semua, ayara memutuskan untuk mandi... kemudian bergantian dengan Alka, kini alka yang sedang membersihkan dirinya...
Beberapa menit kemudian setelah selesai mandi dan berpakaian yang telah disiapkan Ayara. Alka melihat gadis kecil itu duduk di depan cermin yang sedang memakai skincare karena wajahnya seharian memakai make up, tak ingin wajah mulus nya berjerawat ayara memutuskan untuk maskeran...
Alka yang melihat dengan gemas gadis kecil itu, yang sedang bermaskeran dan menutup matanya sambil memegang kipas portabel agar masker nya cepat kering.. dengan rasa terkejut, ada sebuah benda yang menyekek lehernya itu
__ADS_1
Bughh..
pukulan asal Ayara, tak sengaja kena benda pustaka Alka..
AAWWW..."teriak Alka karena merasakan ngilu pada benda pustaka nya itu
Mass,, so..soryyy. Aku kaget, lagian ngapain kamu tiba-tiba ada disitu"ucap Ayara yang panik dan bingung harus ngapain melihat calon suaminya meringkuk sambil memegang benda pustaka nya..
tak mendapat respon dari Alka, dengan cepat ayara menyentuh dan mengelus benda pusaka milik Alka, yang berlapis celana pendek yang dikenakan Alka...
Alka yang kaget dan melihat tingkah Ayara menyentuh benda pustaka milik dengan wajah panik. Dengan cepat Alka memutar otaknya tak ingin menyia-nyiakan kesempatan langka ini...
Sayang dekat sininya, tolong elusin ngilu sekali" tanpa sadar Ayara hanya mengikuti perintah Alka, ia tak bisa berpikir dengan baik. Karena Ayara sedang panik
Degh....
plakkk ...
hufftt.. Kauuu,, bisa-bisanya mencari kesempatan dalam kesempitan!!! Ketus ayara melenggang pergi meninggalkan Alka..
Aawww sayanggg... makin sakittt, baru saja akan reda rasa sakitnya, malah dipukul lagi"rengek Alka menatap ayara yang sedang berjalan menuju kamar mandi...
Brakk....
Ayara yang kesal dengan tingkah Alka. Membanting pintu kamar mandi dengan keras. Lalu menguncinya....
Astaga, Ayara Rengganis Putri. Kenapa kau sangat bodoh... Kenapa kau melakukan itu,, bisa saja nanti pria mesum itu memanfaatkan mu.. Kau itu masih tunangan nya, bisa saja sewaktu-waktu kau di campakkan karena sudah tidak.... Aaaaaaa, ibuuu ayah bagaimana ini.. Aku melakukan hal bodoh"gerutu Ayara sambil mengacak-acak rambutnya.. Masker wajah yang mengering kini terpecah-pecah akibat kebanyakan bicara...
__ADS_1
Dengan segera membersihkan wajah, lalu ayara menarik nafas dan menghembuskan dengan pelan. Agar merasa lebih tenang.. Ia melakukannya berulang kali....
Tok..tok.. tokk...
Sayang, maaf aku tidak bermaksud begitu. Rasanya memang sakit dan ngiluu... Aku yak ada maksud lain, suerrr" lirih Alka sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi...
Ceklek....
Ayara yang keluar, tanpa sepatah kata pun. Terus berjalan menuju ranjangnya. Alka yang mengekor ayara dari belakang. Memohon ampun...
Sayang, maaf.. Aku hanya ingin memberikan mu kalung ini" alka sambil menunjuk kalung dengan liontin berlian warna pink
Ayara yang melihat kalung itu di tangan Alka, hanya diam sambil menyilangkan kedua tangannya di dada...
Sayang jangan marah lagii,, ini adalah kalung ibuku. Ini adalah kalung turun-temurun,, ibuku memberikan ini sebelum dia pergi memilih hidup bahagia di tempatnya sekarang... Ibu mengatakan jika kalung ini adalah kalung yang ia modifikasi sendiri, dengan menambah ukiran love didalam batu berlian nya,, kemudian ibu meminta ku untuk memberikan pada istriku.." lirih alka menatap sendu kalung ditangannya
Ayara yang tak tega melihat Alka yang sedih. Dengan cepat Ayara memeluk tubuh Alka..
Sayang.. Ta..tapikan aku belum menjadi istri mu,, kita baru bertunangan.."lirih Ayara dengan tatapan haru
kau akan segera menjadi istriku Ayara Rengganis Putri Yuan..." Alka yang langsung memakai kalung indah itu. lalu memeluk nya dengan erat...
Sampai kapan pun jangan pernah melepaskan kalung ini.." lanjut Alka sambil mencium kening Ayara
baiklah tuan Alka Revandra Yuan "saya akan menjaga kalung ini dengan baik dan tak akan melepaskan nya. Sambil menautkan kelingking nya ke kelingking Alka..
JANJI....
__ADS_1