CINTA SANG CEO MUDA

CINTA SANG CEO MUDA
Kecupan singkat


__ADS_3

Seperti biasa.. Ayara membuat sarapan untuk Alka,nenek dan bona.. Setelah selesai memasak ayara segera membersihkan tubuh nya, dan bersiap-siap untuk ke kantor. Karena lusa adalah hari terakhir Ayara magang di perusahaan Yuan Company.. Perusahaan milik calon suaminya itu..


Setelah melakukan rutinitas nya di Mension akhirnya mereka berangkat menuju kantor.. selama perjalanan tak ada sepatah kata pun yang keluar.. Mereka sibuk dengan tablet masing-masing.. Karena akan ada pertemuan dengan klien membahas proyek sedang berjalan...


akhirnya mobil mewah itupun berhenti di depan loby perusahaan megah nan tinggi itu... setelah mereka berdua keluar, Alka dan ayara langsung menuju lift khusus. Alka yang memegang pinggang Ayara sambil berjalan itu, membuat para karyawan khusus nya karyawan wanita hanya bisa membatin iri terhadap Ayara.. Sedangkan Ayara yang awalnya risih kini sudah terbiasa dengan tangan yang kokoh dan besar itu melingkar di pinggangnya...


Sayang, nanti makan siang lah duluan.. Seperti aku harus ke lokasi proyek bersama Tuan Hendra.. Kemungkinan kami akan makan siang bersama.. Apa kau tidak keberatan??" tanya Alka sambil mengantar Ayara masuk keruangannya..


Nggak papa mas.. Nanti aku pesan online saja, soalnya aku harus mempersiapkan laporan ku karena lusa hari terakhir ku magang" ucap Ayara sambil memegang beberapa berkas di atas mejanya..


Baiklah sayang.. Jika ada apa-apa segera hubungi aku atau bona. Aku bersamanya"titah Alka sambil mencium kening ayara, lalu melangkah pergi keluar ruangan Ayara

__ADS_1


Sayang.." teriakkan Ayara membuat langkah Alka hampir membuka kenop pintu terhenti..


Ada apa hmmm" jawab Alka membalikkan badannya


Drapp...


Ayara yang berlari kecil, langsung memeluk Alka... Terima kasih sayang"lirih Ayara sambil mengeratkan pelukannya..


kenapa sayang ? Ada apa ? Apa kau sakit?"beberapa pertanyaan Alka yang sedikit panik


sayang bisa longgar kan sedikit tidak, kamu ingin membunuh ku?hemm aku tak bisa bernafas ini karena pelukan mu terlalu kuat"bisik alka di telinga ayara.. membuat Ayara kaget dan melepaskan pelukannya

__ADS_1


Aahhh, sayang sorry sorry.. Aku terlalu bahagia dan merasa nyaman dan aman didekat mu"ucap ayara sambil menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal..


Benarkah sayang.."ucap alka yang mendekat pada Ayara.. Ayara yang mundur hingga tubuh berhenti karena sudah menempel pada lemari.. jantung berdebar kencang melihat senyuman penuh arti itu.. tak sempat mengelak. Alka sudah menarik tengkuk gadis kecil itu.. Dan ******* bibir manis Ayara,, Ayara yang kini sudah terbiasa dengan tingkah Alka yang main nyosor saja.. Kini ia melingkar tangan nya di leher Alka dan membalasnya.. ci*man yang semakin memanaskan itu Alka yang kewalahan mengimbangi Ayara.. tiba-tiba....


Tok..tok..tokk..


Permisi nona... Ini beberapa berkas yang harus di periksa "ucap wanita yang membuat map merah..


Ayara yang gelagapan membenarkan pakaian nya.. Karena alka sempat meremas dua benda bulat besar milik Ayara dari luar.. Membuat sedikit kusut baju Ayara...


Alka yang terkekeh melihat gadis kecil nya sedikit panik. Takut dilihat orang lain hanya bisa menatap Ayara dengan penuh cinta...

__ADS_1


Sayang.. Aku pergi sekarang ya Bona sudah menungguku di loby" ucap Alka sambil menyelipkan rambut ayara di telinga nya..


oke, hati-hati yaa. Kalau sudah sampai kabarin aku" ucap Ayara. Lalu mengecup pipi Alka.. Alka yang hanya mengangguk dan tersenyum karena mendapatkan kecup singkat di pipinya. Membuat Alka sangat bersemangat dan segera menyelesaikan pekerjaannya. Tak ingin berlama-lama jauh dari Ayara...


__ADS_2