CINTA SANG CEO MUDA

CINTA SANG CEO MUDA
mendengar kisah Alka


__ADS_3

Hummm, enak sekali sayang" jawab serentak Alka dan nenek memuji makanan yang ayara masak. Walaupun sederhana mampu membuat alka dan nenek makan dengan porsi yang lebih banyak dari pada biasanya. Alka dan nenek yang nambah hingga 3 kali itu. Membuat Ayara sangat terkejut dan bahagia melihat kedua orang di hadapan nya, begitu menyayangi nya. Sudah lama sekali Ayara tidak mendapatkan kehangatan itu..


Boss, nekk.. Kok aku tidak di sisakan siiihh" bona yang tiba-tiba datang dan langsung duduk di samping nenek itu. Terkejut melihat makanannya sudah ludes habis


Sapa suruh, kau telat datang kesini" jawab santai nenek tanpa merasa bersalah. Alka dan Ayara yang hanya terkekeh melihat nenek dan bona seperti anjing dan kucing yang tak pernah mau ngalah...


Yasudah, sebentar ya saya akan memasakkan lagi" Ayara yang hendak berdiri ditahan Alka


Ga usah sayang.. Biarin saja dia kelaparan, toh ada bik sum yang bisa membuatkan untuk nya" alka memegang tangan Ayara meminta untuk duduk kembali


Aku takut dia akan kecanduan dengan masakanmu sehingga dia akan makan makanan mu saja sayang " lanjut Alka dengan penuh kecemburuan dan tatapannya tajam melihat bona

__ADS_1


Ckkk. Kau Alka, aku tidak seperti itu." jawab bona sambil kebelakang meminta bik sum untuk menyiapkan makanan untuknya..


nek, ayuk. Kita ke kamar nenek harus istirahat dan minum obat bukan" ayara mengguyarkan keheningan saat bona melangkah kedapur memanggil bik sum


Aaaiyaa sayang.. Nenek harus istirahat. nenek harus selalu segar dan sehat, agar bisa melihat Alka-Alka Junior " goda Alka menatap kedua wanita yang ia sayangi itu


Dengan tatapan tajam ayara menatap Alka, Ayara bingung melihat perubahan sikap Alka saat bersama neneknya itu. Betapa manjanya Alka jika berada dirumah.. Tidak seperti di kantor yang begitu dingin dan cuek..


Yuna, betapa beruntungnya nya engkau mendapatkan menantu yang begitu cantik dan berhati lembut seperti Ayara ini. Semoga kau bahagia disana " gumam nenek sambil berjalan menuju kamarnya dan di dampingi oleh Ayara yang memegang erat tangan wanita paruh baya itu...


Ayara yang mendengar itu, terkejut mendengar nama seorang wanita itu.. Dengan rasa penasaran Ayara langsung bertanya pada nenek.

__ADS_1


Nek, siapa wanita yang nenek sebut tadi ?"tanya lembut ayara..


hmm, Yuna adalah ibu Alka dan Yuna adalah anakku. Yuna sudah meninggal sejak alka berumur 10 tahun. Akibat depresi berat, karena sebuah penghianatan yang dilakukan suaminya. Revandra melakukan sebuah kesalahan besar, ia menghianati yuna dengan berselingkuh dengan adik Yuna sendiri. sehingga membuat Yuna begitu depresi hingga akhir nya yuna memilih hidup bahagia di alam sana" lirih nenek sambil meneteskan airmata, nenek menyesel karena ia tak bisa berbuat apa disaat putri mendapatkan masalah yang begitu menyakitkan. nenek merasa bersalah karena ia memilih tinggal di luar negeri, karena ia pikir ia akan menghabiskan masa tuanya dengan tenang di negeri orang itu...


Sejak saat aku mengetahui Putri ku, depresi berat dan melihat alka yang tak terurus aku memutuskan untuk pulang ke negara ini. saat aku sedang perjalanan pulang, aku mendapat kabar jika putri ku telah tiada.. Aku yang mendengar kabar itu, membuat rasa bersalah ku semakin besar. Karena aku tak sempat meminta maaf bahkan berada disampingnya saat putri ku terpuruk. Sejak kepergian putri ku, aku membawa Alka keluar negeri dan aku yang merawat alka dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Hanya itu yang bisa ku lakukan, dengan harapan Yuna bisa memaafkan ku..." tangisan nenek pecah dalam pelukan Ayara. Ayara yang ikut menitihkan air mata, dengan cepat ia mengusap air matanya dan menenangkan nenek semampunya..


Ayara.."lirih nenek menatap penuh haru pada ayara


Jangan tinggalin Alka, dan jangan menghianati cintanya. Alka memiliki trauma pada penghianatan yang begitu besar sejak kecil. Melihat kejadian langsung dihadapan nya, buat Alka sangat benci akan penghianatan. Jika ada yang menghianati nya tanpa terkecuali, baik orang yang ia sayangi bahkan diriku ini, menghianati nya tak segan-segan ia melukai bahkan membunuhnya" lanjut nenek dengan tatapan yang penuh harapan dan penuh penekanan. Mendengar ucapan itu membuat Ayara dengan susah menelan salivanya. sedikit membuat nya takut saat mengetahui sisi gelap Alka..


Nek, istirahat lah.. Nenek harus istirahat yang cukup. Nenek ingin melihat Alka-Alka Junior bukan" Ayara yang mengalihkan pembicaraan yang membuat nya takut itu. Dengan anggukan nenek, akhirnya wanita paruh baya itu tertidur lelap akibat kelelahan dan kekenyangan.....

__ADS_1


__ADS_2