CINTA SANG CEO MUDA

CINTA SANG CEO MUDA
panik Ayara


__ADS_3

pria yang menelpon Alka itu adalah Bona. Bona yang tau jika bos nya kini sedang marah besar. Ia hanya bisa memperkuat dirinya, mendengar kemarahan Alka sang raja bisnis yang kejam....


Ayara mendengar suara seperti orang jatuh dalam ruangan Alka, segera berlari menuju ruangan didepan nya itu....


Sayanggg" teriak Ayara yang melihat dar*h yang berceceran dimana-mana...


Sayang, dimana ?? Dengan panik ayara mencari Alka ruangan itu tak menemukan nya...


sayanggg" terikan Ayara yang kencang membuat Alka terbangun dari ruangan rahasia yang ada diruangan itu. Tak ada orang yang tau jika alka memiliki ruangan rahasia di ruangannya itu kecuali bona..


Alka yang mendengar teriakkan panik itu, langsung keluar..


Sayang"lirih alka dengan tangannya yang masih mengalir dar*h segar....


drappp....


ada apa, kenapa tangan mu bisa begini ?? Siapa yang melakukan nya ?? sayang yang membuat tangan calon suaminya ku jadi seperti ini ?? Tanya ayara sambil menangis dalam pelukan Alka


Aku gapapa sayang, tadi aku tak sengaja memecahkan kaca, pas aku mau membersihkan nya kena tangan ku jadi aku kekamar mandi"ucap alka dengan bohong karena tak ingin ayara tahu jika dia sedang sangat marah. Namun amarah itu hilang saat melihat Ayara...

__ADS_1


Aku tadi liat kamar mandi kamu ga ada, jangan bohong mass" ucap Ayara sambil menatap Alka dengan intens


aku di kamar mandi dekat kamar ku sayang, dirumah ku memang ada 2 kamar mandi. Yang itu untuk tamu jika sedang berbincang di ruanganku. Satu lagi di kamar sayang" alka yang berbohong lagi pada Ayara. Alka tak ingin ayara mengetahui ruangannya rahasia itu. Karena Alka tak mau jika Ayara tau siapa sebenarnya dirinya itu.. tentu saja Alka takut jika Ayara mengetahui ruangan rahasia itu. Karena diruangan rahasia itu adalah tempat persenjataan Alka dan beberapa wajah yang sudab ditargetkan Alka. Yang kini sedang tahap pencarian...


Ayara yang percaya kata-kata itu, langsung mengambil P3K diruangan Alka.. Ayara yang membersihkan luka dan mengobati luka yang ada di tangan Alka, dengan sesekali ia menangis karena pasti calon suaminya itu kesakitan...


Alka yang menatap sendu Ayara karena telah membohongi Ayara, hanya bisa pasrah jika suatu saat ayara tau siapa Alka sebenarnya....


Setelah mengobati tangan Alka, ayara memberikan kecupan pada punggung tangan Alka, sehingga membuat bentuk bibir mungil bekas lipstik Ayara yang menempel. Alka yang tersenyum melihat bentuk bibir berwarna pink kemerahan itu di perbannya. Membuat alka sedikit kembali normal..


Sayang mari kita pulang, ini sudah jam 6 takut nenek khawatir" ucap Alka sambil mengelus kepala Ayara


Sayang, aku sudah menyuruh bik sum memberikan obat dan vitamin pada nenek, aku juga sudah beritahu nenek jika kita pulang terlambat" ucap Alka sambil memeluk pinggang Ayara....


Hufffttt, syukur lah" ucap Ayara sedikit legah


Sayang apa masih sakit?" lanjut Ayara menatap perban Alka yang terbalut di tangannya


Aaa syakitttt" rengek alka dengan manja...

__ADS_1


Issss, orang serius juga!"ketus Ayara


Hehehe, udah ga sakit lagi sayang. Kan udah di beri kiss ini" sambil menunjuk bekas lipstik Ayara yang menempel dan membentuk bibirnya di perban Alka...


Hmmm bagus lah. Lain kali hati-hati" ucap Ayara sambil mengelus tangan Alka


Siap ibu negara"sedikit teriakkan tegas alka sambil memberi hormat pada Ayara...


...................


Sesampainya di Mension. Alka mengantar Ayara ke dalam, setelah sampai depan pintu. Alka meminta izin kepada Ayara...


Sayang aku mau minta izin" ucap alka sambil memegang wajah Ayara


Aku mau pergi sebentar, karena ada pekerjaan sedikit. Bona sudah di sana, dia sedang menunggu ku"lanjut Alka kini sudah memeluk Ayara agar bisa meredam amarahnya


Baik lah, mas hati-hati yaa.. Jangan pulang larut malam. Aku akan menunggu mu mass.. Ingat baliklah dalam kondisi seperti ini" ucap Ayara sambil menatap dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan intens......


Siapp buk boss" ucap Alka sambil mengecup ujung kepala Ayara....

__ADS_1


__ADS_2