Cinta Seputih Berlian

Cinta Seputih Berlian
ijin kerja


__ADS_3

"Aku besok akan wawancara pekerjaan karena itu aku ingin bilang kalau di terima , aku meminta ijinmu untuk bekerja di kantor COREX.CORP terlebih dahulu apapun hasilnya besok.


Karena walaupun kau tidak menganggapku sebagai istrimu namun kita adalah suami istri , dan aku masih menghormati mu sebagai suami dan meminta ijin agar aku bisa bekerja dan gajinya nanti bisa buat membayar hutang ke mama.


Aku juga tidak akan memaksa dirimu untuk tidak membenciku, dan juga aku tidak peduli bagaimana pikiranmu terhadapku yang penting bagiku aku tidak melakukan seperti apa yang ada dalam pikiranmu itu.


Setelah hutang ku lunas kita akan bercerai dan hidup masing-masing, aku juga tidak akan menuntut apapun darimu namun sebelum itu dan kita terikat pernikahan aku mohon setidaknya kita bisa berteman tidak saling membenci karena bagaimana pun kita serumah akan tidak nyaman bagi kita bila bermusuhan.


Aku berjanji tidak akan mencampuri urusan mu dengan Bella, namun kuharap kau tidak menunjukkan hubunganmu dengan Bella bila berada di tempat yang tahu kalau kita terikat pernikahan.


Kau bebas melakukan apapun aku tidak akan melarangnya dan kita hidup masing-masing, tanpa saling ikut campur bisakah seperti itu? "tanya Berlian.


Bima merasa bersalah mendengar kata-kata Berlian, dia tahu kebenciannya kepada Berlian karena provokator Bella dan baru menyadarinya namun dia gengsi meminta maaf.

__ADS_1


" Baiklah.. aku setuju" jawabnya.


"Karena tidak ada hal lain yang perlu aku sampaikan, aku pergi dulu maaf sudah mengganggu istirahat mu" kata Berlian sambil beranjak pergi.


"Berlian tunggu.. " cekal Bima memegangi tangan Berlian.


"Ada apa? " tanya Berlian kaget.


"Aku sudah lama memaafkan sebelum kau memintanya" kata Berlian.


Bima melepas tangan Berlian dan menatapnya dengan lembut, sekarang setelah pandangannya jernih dia baru sadar Berlian sangat cantik natural biarpun tidak memakai make up berbeda dengan Bella yang selalu memakai make up tebal.


Bella tidak pernah tampil natural di depannya dan selalu memakai riasan tebal, namun di depannya kini wajah Berlian yang putih mulus merona pink dan bibirnya semu pink tanpa lipstik sungguh menggoda dan membuatnya ingin mencicipi nya.

__ADS_1


Melihat pandangan Bima jantung Berlian berdebar dia takut Bima akan membaca perasaannya, sehingga cepat-cepat pergi setelah Bima melepaskan pegangan tangannya.


Di kamar dia memegang dadanya dan membayangkan seandainya saja Bima bisa mencintai dirinya maka semua tidak akan memerlukannya.


Dia hanya ingin cinta Bima dan harta tidaklah penting baginya, namun sayangnya meskipun memiliki tubuhnya lewat ikatan pernikahan namun hati Bima milik orang lain.


Namun dia sungguh tidak berdaya dan tidak bisa berbuat apa-apa, karena pernikahan ini juga menyelamatkan nyawa adiknya yang segalanya baginya.


Sekarang adiknya dalam kondisi sehat dan tidak terancam nyawanya, dia bisa lega dan mulai berfikir untuk membayar hutang karena dia bersalah sudah menghambat kebahagiaan Bima bersama Bella.


Sebenarnya dia sungguh tidak rela lelaki sebaik Bima bersama Bella, namun Bima sangat mencintai dirinya dan tidak akan percaya apapun yang dia katakan tentang Bella.


Meskipun dia mengatakan kepada Bima tentang Bella , justru Bima akan menganggap dia iri sehingga memfitnah Bella karena ingin merebut Bima sebagai miliknya pribadi tanpa gangguan Bella yang munafik dan murahan itu.

__ADS_1


__ADS_2