Cinta Seputih Berlian

Cinta Seputih Berlian
interview kerja


__ADS_3

Berlian memeriksa kotak surat sebelum naik lift menuju apartemen nya, ternyata ada surat dari perusahaan yang dia masukkan lamaran tempo hari dia sangat senang.


Dia mendapatkan surat untuk datang interview pada esok hari jam8 pagi, dia akan memberitahu Bima nanti bila pulang kerja untuk minta ijin pergi interview.


Bima pulang dengan wajah nampak sangat lelah, Berlian memberikan kopi kepadanya dan dia duduk di atas sofa setelah mencuci tangan dan wajahnya.


Setelah nampak tenang Berlian mulai bicara dengan Bima, untuk meminta ijinnya bekerja besok karena Bima adalah suaminya dia tidak bisa memutuskan sendiri.


"Mas aku mendapat surat untuk datang interview besok di perusahaan COREX. CORP, aku minta ijin agar bisa datang interview dan mohon doakan bisa di terima di sana agar aku bisa mendapatkan gaji dan bisa mencicil hutang kepada mama", kata Berlian sambil menatap Bima takut suaminya marah.


"Tentu saja kau boleh pergi aku tidak akan mengekangmu, mengenai hutang mama sudah memberikan kepada mu sehingga tidak perlu membayarnya", balas Bima.

__ADS_1


Dia senang bila Berlian bisa di terima bekerja di perusahaan temannya yang bergengsi itu, karena dia tahu jelas perusahaan itu tidak mengenal koneksi namun kemampuan seseorang.


Namun dia tidak menyukai kata Berlian tentang bekerja untuk membayar hutang, yang intinya dia ingin terbebas dari Bima begitu hutangnya lunas dan Bima tidak suka mendengar hal itu karena dia mencintai Berlian dan tidak berniat bercerai dengannya.


"Terima kasih mas besok aku akan memanggil taksi ", kata Berlian.


" Tidak perlu aku akan mengantarmu kesana ", balas Bima.


"Tapi.. aku takut merepotkan mas Bima", kata Berlian ragu.


" Aku tidak keberatan mengantar istriku namun kau bisa bekerja di perusahaan ku bila memang tidak nyaman di sana", katanya.

__ADS_1


Berlian setuju setelah menimbang segala sesuatu, naik taksi juga rawan macet dan biaya bengkak sedang dia tidak punya uang saat ini lebih baik Bima yang mengantar.


"Oh ya Berlian ini kartu peganglah buat biaya bulanan, terserah kau pakai saja dengan bebas dan yang satu untuk keperluan pribadimu aku suamimu dan sudah sewajarnya memberi nafkah kepadamu", kata Bima.


" Tidak perlu mas kita akan berpisah nanti pada akhirnya, sehingga aku tidak membutuhkan nafkah darimu makanya aku ingin bekerja agar bila kita berpisah nanti aku mempunyai pendapatan ", kata Berlian sambil menundukkan kepala.


Perpisahan dengan Bima dia tidak mengharapkan hal itu terjadi, namun sejak awal mereka mempunyai kesepakatan dan dia harus bekerja agar bisa segera membebaskan Bima dari keterpaksaan karena menikah dengannya.


" Berlian aku sudah memutuskan tidak akan bercerai denganmu, kita akan memulai semua dari awal juga aku sudah mengambil kegadisanmu dan harus bertanggungjawab untuk itu", kata Bima.


"Mas tidak perlu khawatir malam itu kita hanya terhanyut suasana, dan aku sudah melupakan hal itu dan tidak perlu merasa terbeban bersama denganku hanya karena sudah tidur denganku", kata Berlian.

__ADS_1


" Kau salah Lian aku menyukaimu dan tidak ingin bersama dengan yang lain sehingga aku tidak akan berpisah denganmu", katanya.


"Tapi mas menikah denganku karena terpaksa dan aku tidak ingin mas hidup denganku ,karena hanya menyenangkan mama saja dan menjadi beban mas nanti", kata Berlian.


__ADS_2