Cinta Seputih Berlian

Cinta Seputih Berlian
Bella masuk penjara


__ADS_3

Bella terbangun dengan tubuh lelah dan dia sudah senang berhasil membuat Bima tidur dengannya, lalu dia membangunkan Bima yang tertidur di sebelahnya.


"Bima bangun sayang sudah pagi", katanya sambil menggoyang bahu kekasihnya itu.


Lelaki itu terbangun dan menatapnya dengan malas, karena mengganggu tidurnya yang kurang dan masih mengantuk berat karena dia baru tertidur subuh tadi setelah permainan panas mereka.


" Kenapa bangun pagi kita cek out siang, aku mengantuk jangan ganggu aku tidur ", sahutnya.


" Kau siapa kenapa bisa tidur di sini? Dimana Bima? ", teriak Bella .


Dia sangat terkejut karena lelaki yang dikira Bima adalah orang yang tidak dia kenal, dia cepat memakai pakaiannya dan segera menelepon Bima namun tidak diangkat.


" Kau tidak perlu tahu siapa aku yang jelas aku menikmati permainan panas kita tadi malam, kau bisa hubungi aku bila membutuhkan aku dengan senang hati aku akan menghangatkan ranjang mu", sahutnya cuek.


"Dasar lelaki gila", teriak Bella.


Dia segera berjalan keluar kamar dan akan mencari Bima, namun dia membutuhkan pakaian baru sehingga dia masuk toko pakaian bermerk di samping hotel.

__ADS_1


Namun ketika akan membayar pakaian dengan kartu dari Bima, kasir menolak kartunya dan mengembalikan kepada Bella.


"Maaf nona kartu ini di blokir apakah ada kartu yang lain? ", tanyanya.


" Tidak mungkin kau pasti salah karena kartu ini non limit", balas Bella.


"Saya sudah mencoba berkali-kali tetap sama nona", sahutnya.


Akhirnya Bella membatalkan membeli baju yang di belinya, dan meletakkan di troli dan keluar dengan kesal karena Bima juga tidak mengangkat telepon nya.


Dia lapar namun tidak memegang uang Bella sungguh menyesal tidak membawa uang cash, sehingga dia tidak bisa membeli sesuatu tanpa kartu.


"Dasar lelaki sialan awas kalau dia membutuhkan aku", geramnya.


Dia lalu pulang ke apartemen dan memasak mie instan karena sudah kelaparan, untung di apartemen ada uang cash untuk membayar taksi juga mie instan buat dia makan.


Dia harus bertanya kepada Bima kenapa kartu pemberiannya di blokir, namun Bima tidak mengangkat telepon darinya membuat dia heran tumben Bima tidak mengangkat ponselnya.

__ADS_1


Ting tong...Suara bel apartemen nya berbunyi dan Bella beranjak membuka pintu, ingin mengetahui siapa tamunya karena selain Johan dan Bima tidak ada yang mengetahui apartemen nya.


Dia terkejut ketika melihat dua polisi berdiri di depannya, dan membawa surat penangkapan dirinya .


"Apakah anda benar nona Arabella? ", tanya polisi itu.


" Benar ...ada masalah apa? ", tanya Bella.


" Kami di tugaskan untuk menangkap anda karena kejahatan yang anda lakukan", balas polisi itu.


"Tidak... ini pasti ada kesalahpahaman", sahut Bella.


" Lebih baik jelaskan di kantor polisi dan siapkan pengacara anda.


Bella terkejut dan langsung mengirim pesan kepada keluarganya, kalau dia di bawa ke kantor polisi.


Setelah berada di kantor polisi dia di tempatkan di penjara khusus wanita, ada 4 orang selain dirinya dan dia mulai ketakutan melihat wanita yang mirip preman itu.

__ADS_1


"Pak polisi tolong bebaskan saya karena saya tidak salah", teriaknya.


" Dasar penghuni baru sangat berisik, diam atau kusumpal mulutmu biar tidak ribut lagi", kata wanita yang berwajah menakutkan karena ada bekas luka mirip kelabang yang menghias wajahnya.


__ADS_2