Cinta Si Gadis Buta

Cinta Si Gadis Buta
Bertemu kembali


__ADS_3

Lima tahun kemudian..


Marlon dan Liora di undang ke indonesia oleh salah satu stasiun tv terkenal, karena hubungan mereka yang sangat sensasional sehingga membuat beberapa stasiun tv tertarik pada hubungan mereka.


Bara yang sibuk dengan pekerjaan di perusahaannya hingga tak mengetahui jika akan ada artis luar negri yang akan datang ke perusahaannya, semenjak kepergian Hanna, Bara sudah tidak lagi menggunakan media sosial apapun, apa lagi untuk menonton tv, setiap pulang dari kantor Bara langsung pergi ke kamar nya untuk menyendiri.


Saat Bara sedang memejamkan mata nya, tiba tiba ponselnya berdering, Bara langsung meraih ponsel nya dan melihat siapa yang sudah menelfon nya, saat ia melihat bahwa itu adalah Ifan, Bara langsung mematikan ponsel nya, ia berpikir bahwa jika Ifan menelfon pasti akan mengajaknya untuk minum minuman di bar.


Bara pun kembali memejamkan mata nya dan tertidur, saat di malam hari Bara terbangun dan keluar kamar untuk mencari makan di dapur nya, saat Bara mau memasuki ruang makan ia melihat bi Tuti sedang ketiduran di ruang tv dan tv nya masih menyala, Bara akhirnya menghampiri bi Titi terlebih dahulu agar pindah ke kamar nya, saat Bara mau membangunkan bi Tuti, mata nya tertuju pada siaran tv yang sedang berlangsung, Bara terkejut saat melihat Hanna ada di dalam siaran tv itu.


"Hanna" batin Bara, hati nya mulai bergemuruh dan jantungnya kembali berdebar, betapa senangnya ia saat melihat istri nya masih hidup.


Bara pun langsung menghubungi produser di perusahaannya agar besok pagi mempersiapkan penyambutan yang terbaik untuk menyambut kedatangan artis dari luar negri yang sudah mereka undang.


Dengan suasana hati yang bahagia Bara segera menelfon kedua orang tua nya agar besok pagi ikut hadir ke acara pertemuan di perusahaannya.


Bara belum memberitahu jika Hanna akan hadir di antara para artis luar negri itu.


"Hanna akhirnya kita bisa bertemu kembali, mengapa kamu mengganti nama? apakah karena kamu marah sama aku" Batin Bara sambil memperhatikan Hanna yang sedang tayang di siaran Tv nya.


Keesokan pagi nya Bara sangat semangat dan berpakaian sangat rapih, bi Tuti pun heran mengapa Bara bisa sebahagia itu.


Setelah sarapan Bara langsung pergi ke perusahaannya ia ingin menyambut kedatangan Hanna terlebih dahulu.

__ADS_1


saat tiba di perusahaan Bara membawa buket bunga mawar merah dan sebuah coklat berbentuk hati, para pegawai dan yang ada di sekitar gedung pertemuan pun sangat terpana oleh ketampanan Bara yang sedang membawa bunga dan coklat.


"ya ampun itu presdir kita kah? andaikan setiap hari dia berpenampilan seperti itu, aku bakal betah deh di kantor" ucap salah satu karyawan yang baru saja di lewati oleh Bara.


"Eh denger denger sih di antara artis yang di undang oleh perusahaan ada yang mirip sama istrinya presdir, aku jadi penasaran nih apa yang akan terjadi saat mereka datang" tutur karyawan lain.


"Serius kamu, masa sih ada yang mirip"


Mereka pun saling bertukar pertanyaan mengenai Hanna dan Bara, saat asik berbincang tiba tiba salah satu artis lokal yang di undang oleh perusahaan juga menggertak mereka yang sedang bergosip.


mereka pun segera pergi ke tempat kerjanya masing masing.


Setelah beberapa jam kemudian, Liora beserta dengan artis artis yang lainnya tiba di perusahaan Bara, mereka pun langsung menuju ke gedung pertemuan.


Betapa terkejutnya Bara saat melihat Liora sedang di gandeng dengan sangat mesra oleh Marlon, banyak para fans mereka yang berteriak histeris saat melihat kedatangan Marlon dan Liora.


"Selamat datang tuan Marlon dan nona Liora" sapa seorang presenter.


Bara pun langsung ikut menghampiri Marlon dan Liora, ia ingin memastikan apakah wanita yang sangat mirip dengan Hanna itu benar istrinya atau bukan.


"Selamat datang tuan Marlon" sapa Bara sambil menghampiri Marlon dan Liora.


"Terima kasih presdir Bara Defano, senang bertemu dengan anda" Marlon pun memperkenalkan Liora pada Bara, jantung Liora berdetak tak karuan ia merasakan keanehan saat melihat Bara, ingatan dimasa kecilnya pun tiba tiba terlintas di ingatan Liora, Liora mencoba untuk tidak mengingat apapun agar kepala nya tidak sakit dan tidak merusak acara reality show yang sedang disiarkan secara Live.

__ADS_1


"Kenapa aku merasa gak asing ya sama pria ini" Batin Liora saat sedang bersalaman dengan Bara.


Marlon menggenggam tangan Liora seolah menyuruh Liora untuk melepaskan tangan Bara, Liora pun langsung melepaskan tangannya dan kemudian berjalan ke arah kursi yang sudah di siapkan oleh kru.


Acara itu membahas soal bisnis yang sedang di jalankan oleh beberapa artis luar negri yang telah mereka undang, hingga setelah di pertengahan acara para host pun menanyakan soal kisah asmara pada masing masing artis, para penonton sangat menantikan jawaban dari Marlon dan Liora, hingga pertanyaan itu tiba pada kedua pasangan itu.


"Sudah berapa lama kalian menjalin hubungan hingga akhirnya menikah" tanya salah satu host.


Marlon dan Liora saling menatap satu sama lain, Liora mengeratkan genggaman tangannya pada Marlon, hingga membuat Marlon yang harus menjawab pertanyaan itu.


"Kami sudah menjalin hubungan selama 5 tahun, setelah satu tahun pernikahan Liora mengalami kecelakaan dan amnesia hingga saat ini ingatannya masih belum pulih, dan aku harus mencoba untuk membuatnya jatuh cinta lagi pada suami nya yang malang ini" jelas Marlon kemudian di sambut suasana haru dari para penonton yang melihat ekspresi Marlon yang memelas.


Bara merasa bahwa Marlon sedang membohongi para penonton, ia melihat Liora seperti orang yang sedang kebingungan, ingin rasanya Bara berbicara empat mata dengan Liora, namun ia belum menemukan bagaimana caranya supaya bisa mengajaknya untuk bicara.


setelah acara selesai Liora meminta izin pada Marlon untuk pergi ke toilet, Marlon pun mengizinkannya kemudian ia pergi karena di panggil oleh salah satu rekan bisnis nya yang juga seorang artis.


Bara melihat Liora pergi dan ia pun menggunakan kesempatan itu untuk menemui Liora dan mengajaknya untuk berbicara berdua, saat Liora keluar dari toilet, Bara datang dan menarik tangan Liora kemudian memeluknya dengan erat, Liora pun memberontak karena mendapat perlakuan yang tidak senonoh bagi nya.


"Anda jangan kurang ajar ya, jangan mentang mentang pengusaha, bisa seenaknya memperlakukan saya seperti itu" pekik Liora setelah menampar Bara.


"Hanna, kamu Hanna kan, kamu istri aku" ucap Bara sambil kembali meraih tangan Liora, sayang nya Liora langsung menepis tangan Bara dan berjalan meninggalkannya.


Bara langsung menahannya kemudian menyandarkan Liora ke dinding, setelah itu Bara langsung ******* bibir Liora yang mungil, Liora terbelalak saat mendapat ciuman dari Bara, tubuhnya secara sadar tidak menolak serangan dari Bara, ia malah merasakan kenyamanan dan juga merasakan keakraban dalam dirinya.

__ADS_1


"Aneh kenapa aku gak nolak" batin Liora.


__ADS_2